fbpx

Edukasi Apa Itu Kebijakan Moneter dan...

Apa Itu Kebijakan Moneter dan Fiskal? Bagaimana Cara Kerjanya?

07-10-2021Penulis: Adi Kurniawan

apa itu kebijakan moneter dan fiskal

Dalam dunia trading forex, sangat penting bagi trader untuk memperhatikan kebijakan moneter dan fiskal suatu negara agar keputusan arah trading semakin kuat. Hal tersebut dikarenakan kebijakan moneter dan fiskal suatu negara dapat mempengaruhi nilai mata uang negara yang bersangkutan. Apa itu kebijakan moneter dan fiskal? Bagaimana cara kerjanya? Yuk simak artikel berikut ini!

Apa Itu Kebijakan Moneter dan Fiskal?

Kebijakan fiskal adalah kebijakan yang dibuat oleh pemerintah untuk mengatur pengeluaran dan pendapatan negara. Sedangkan kebijakan moneter adalah kebijakan yang dibuat oleh Bank Sentral untuk mengatur jumlah uang yang beredar dan tingkat suku bunga. Nah, di bawah ini kami akan uraikan bagaimana masing-masing dari dua kebijakan tersebut bekerja!

Kebijakan moneter

Contoh sederhana dari kebijakan moneter adalah operasi pasar terbuka bank sentral. Ketika ada kebutuhan untuk meningkatkan uang tunai dalam perekonomian, bank sentral akan membeli obligasi pemerintah atau melakukan ekspansi moneter.

Pada gilirannya, suku bunga berkurang karena permintaan obligasi dan mendorong turunnya suku bunga. Secara teori, ini membuat lebih banyak orang dan pebisnis akan membeli dan berinvestasi. Permintaan barang dan jasa akan meningkat dan sebagai hasilnya output akan meningkat. Untuk mengatasi peningkatan tingkat produksi, tingkat pengangguran harus turun dan upah harus naik.

Di sisi lain, ketika bank sentral perlu menyerap uang ekstra dalam perekonomian dan menekan tingkat inflasi turun, mereka akan menjual obligasinya. Hal ini akan menghasilkan tingkat suku bunga yang lebih tinggi, yang pada akhirnya akan menekan tingkat harga (inflasi).

Kebijakan fiskal

Secara umum ada dua kebijakan fiskal yang dilakukan pemerintah, yaitu kebijakan kontraktif dan kebijakan ekspansif. Kebijakan fiskal ekspansif adalah kebijakan fiskal yang bertujuan meningkatkan output perekonomian. Sebaliknya, kebijakan fiskal kontraktif bertujuan mengurangi output perekonomian.

Pemerintah dapat meningkatkan pajak atau menurunkan pengeluaran pemerintah untuk melakukan kebijakan fiskal kontraktif. Hal ini akan menurunkan output riil, karena lebih sedikit pengeluaran pemerintah, maka lebih sedikit pendapatan yang dapat dibelanjakan bagi konsumen. Karena lebih banyak upah konsumen akan dikenakan pajak, maka permintaan juga akan menurun.

Sedangkan, kebijakan fiskal ekspansif berarti pajak dikurangi atau pengeluaran pemerintah meningkat. Dengan kata lain, hasilnya adalah pertumbuhan output riil karena pemerintah akan menggerakkan permintaan dengan peningkatan pengeluaran. Sementara itu, konsumen dengan pendapatan yang lebih besar akan bersedia membeli lebih banyak.

Nah, itulah pembahasan mengenai kebijakan moneter dan fiskal yang dilakukan pemerintah di suatu negara. Pada dasarnya, pemerintah akan cenderung menggunakan kombinasi opsi moneter dan fiskal ketika menetapkan kebijakan yang berhubungan dengan ekonomi.

Manfaatkan Kebijakan Suatu Negara dengan Trading!

Akhir-akhir ini, Amerika sedang dilanda suatu polemik kebijakan moneter. Negara tersebut diperkirakan akan berencana melakukan tapering atau pelonggaran moneter dengan mengurangi skala pembelian obligasi. Jika ini terjadi, hal tersebut akan berdampak baik untuk dolar AS (USD), serta berdampak buruk bagi mata uang saingan USD dan emas.

Oleh karena itu, inilah saat yang tepat untuk trading emas dan forex di Mentari Mulia! Jangan khawatir jika Anda merupakan seorang pemula karena para profesional kami akan selalu siap memberikan bimbingan dan edukasi dengan sepenuh hati.

Dengan berinvestasi bersama kami, Anda juga berkesempatan untuk mendapatkan berita pasar terupdate dan sinyal trading harian dari analis profesional yang tersebar di berbagai negara. Untuk itu, tunggu apalagi? Segera manfaatkan momen ini! Untuk buka akun, silakan klik di sini