Analisis Harian Wall Street Naik Tipis Meski...

Wall Street Naik Tipis Meski Ada Kecemasan Perang Tarif

15-07-2025Penulis: Adminno1

Indeks saham AS bergerak menguat tipis pada hari Senin, mengangkat Nasdaq Composite ke level tertinggi sepanjang masa karena para pedagang tampak tidak terpengaruh oleh ketegangan perdagangan global yang kembali terjadi menjelang laporan keuangan perusahaan yang akan dirilis akhir pekan ini.

Nasdaq naik 0,3% ke level 20.640,3, mencapai level penutupan tertinggi baru, sementara Dow Jones Industrial Average naik 0,2% ke level 44.459,7. S&P 500 naik 0,1% ke level 6.268,6, mendekati rekor penutupan tertingginya pada hari Kamis. Sebagian besar sektor menguat, dipimpin oleh jasa komunikasi, sementara energi mengalami penurunan paling tajam.

Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Senin bahwa AS akan mengenakan “tarif yang sangat berat” terhadap Rusia jika tidak ada kesepakatan dalam 50 hari, The Wall Street Journal melaporkan. Tarif tersebut akan “sekitar 100%,” katanya.

Dalam unggahan media sosialnya pada hari Sabtu, Trump mengungkapkan rencana untuk mengenakan tarif 30% terhadap Uni Eropa dan Meksiko, efektif 1 Agustus.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan pada hari Minggu bahwa Uni Eropa akan menunda rencananya untuk mengenakan bea masuk kepada AS atas ekspor tahunannya senilai 21 miliar euro ($24,50 miliar) ke blok tersebut hingga “awal Agustus,” dengan harapan mencapai kesepakatan dengan pemerintahan Trump, lapor Financial Times. Tarif tersebut awalnya dijadwalkan berlaku pada hari Selasa.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS beragam, dengan imbal hasil obligasi 10 tahun naik 2,1 basis poin menjadi 4,43%, sementara imbal hasil obligasi dua tahun stabil di 3,91%.

Raksasa perbankan JPMorgan Chase, Wells Fargo, Bank of America, Morgan Stanley, Goldman Sachs, dan Citigroup dijadwalkan melaporkan hasil keuangan kuartalan terbaru mereka akhir pekan ini. Perusahaan-perusahaan besar seperti Netflix, Johnson & Johnson, Abbott Laboratories, PepsiCo, dan American Express juga akan melaporkan hasil keuangannya minggu ini.

“Musim laporan keuangan kuartal kedua dimulai minggu ini dengan Indeks S&P 500 kemungkinan menunjukkan pertumbuhan yang moderat,” ujar Chris Haverland, ahli strategi ekuitas global di Wells Fargo, dalam sebuah catatan. “Tidak seperti kuartal pertama, laporan keuangan kuartal kedua seharusnya mencerminkan dampak tarif sebagaimana yang telah diterapkan dan terakumulasi sejak Februari.”

Data resmi inflasi konsumen AS untuk bulan Juni akan dirilis pada hari Selasa, sementara laporan harga produsen untuk bulan lalu dijadwalkan pada hari Rabu. Indeks harga konsumen (IHK) diperkirakan meningkat 0,3% secara berurutan dan 2,6% secara tahunan pada bulan Juni, menurut konsensus yang dihimpun Bloomberg.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 2,2% menjadi $66,97 per barel pada perdagangan sore hari Senin.