Mengapa Memilih Kami?

Dengan pengalaman lebih dari 5 tahun, kami siap memberikan pelayanan terbaik bagi para klien

Trading aman dan nyaman bersama kami sekarang!
platform

MetaTrader5:
Platform trading terpercaya siap melayani Anda

Berita

Analisis Harian
Muncul Struktur 5 Gelombang Lagi, Harga Emas Memiliki Harapan Naik Ke Level Lebih Tinggi!

Penulis: Guru Ling14 May 2021

Kemarin, harga emas berkonsolidasi naik. Pada sesi awal, harga emas berkonsolidasi naik hingga mencapai resistensi di sekitar 1823 kemudian tidak dapat naik lagi. Pada sesi tengah, harga emas berkonsolidasi turun. Pada sesi akhir, harga emas melanjutkan penurunan hingga mencapai di sekitar 1808 lalu tidak dapat turun lagi. Setelah itu, harga emas melakukan rebound hingga mencapai di sekitar 1828 kemudian tidak dapat naik lagi. Pasar akhirnya ditutup pada 1826.3. Analisis Fundamental Data Indeks Harga Produsen (IHP) yang diumumkan setelah Indeks Harga Konsumen (IHK) masih melebihi ekspektasi. Sementara, berita tentang kekhawatiran terhadap inflasi di AS masih akan dipanas-panaskan oleh pasar. Hal ini dapat menyebabkan resistensi yang membatasi emas mengalami peningkatan. Hanya saja, koreksi turun imbal hasil dolar AS dan obligasi AS semalam memberikan support kepada harga emas. Ini menyebabkan harga emas kembali mengalami koreksi naik saat berada di tahap akhir. Analisis Teknikal Pada grafik harian, sebelumnya harga emas menguji turun lagi pada struktur bentuk N di sekitar 1677 dan membentuk struktur double bottom. Setelah itu, terjadi rebound hingga menembus middle band yang sangat menguntungkan bagi harga emas. Pada dasarnya, harga emas telah mengonfirmasi kenaikan setelah terjadi penembusan di posisi 1800. Selain itu, panduan level tinggi channel memiliki harapan mendorong dan mempertahankan kenaikan konsolidasi secara bertahap. Pada grafik 4 jam, dengan tembusnya harga emas di titik 1.800 bahkan menembus batas resistensi di sekitar 1802 minggu lalu, perkembangan struktur menjadi lebih jelas dan telah berubah menjadi gelombang rebound. Harga emas di sekitar 1677 ditetapkan sebagai titik awal. Karena di titik ini pernah terbentuk struktur head and shoulder, maka level tertinggi dari rebound sebelumnya di sekitar 1798 ditetapkan sebagai gelombang A, dan level tertinggi setelah mengalami koreksi ditetapkan sebagai gelombang C. Ekspektasi untuk menguji titik sekitar 1875 jatuh di posisi yang sama dengan batas tertinggi dari grafik saat ini. Ditambahkan dengan target rebound pada Fibonacci retracement 50% pada kisaran harga 2075-1676 juga berada di sekitar 1875. Hal ini menunjukkan 3 alasan kuat pada posisi yang sama, sehingga memiliki harapan agar memandu harga emas mengonfirmasi tantangan di sekitar harga ini tetapi juga harus memerhatikan titik resistensi. Pada struktur, jika menetapkan titik awal di sekitar 1756 untuk tindak lanjut ke level yang lebih tinggi, ini mungkin merupakan struktur 5 gelombang yang baru, dan termasuk dalam struktur 4 gelombang koreksi retracement yang stabil di posisi atas baru-baru ini. Koreksian ini menuju Fibonacci retracement 50% pada kisaran harga 1770-1845, juga berada di sekitar 1807 guna menemukan support (semalam harga emas jatuh di sekitar posisi ini dan mengalami peningkatan kembali). Konfirmasi pengoreksian struktur 4 gelombang memberikan peluang yang besar bagi struktur 5 gelombang untuk menguji kenaikan, hanya saja tantangan level tinggi ruang di sekitar 1875 menjadi lebih rumit. Saat ini, posisi rebound level tinggi yang dipertimbangkan berada di sekitar 1860, jika harga emas mampu mengonfirmasi tantangan di sekitar sini, maka juga berarti bahwa harga emas telah mengonfirmasi target tahap awal. Oleh karena itu, para investor disarankan untuk tetap memperhatikan tindak lanjut tantangan naik oleh harga emas. Strategi Investasi Malam Berhati-hatilah ketika berinvestasi di malam hari dan ambil posisi Beli (Buy) di harga rendah. Ambil posisi Beli (Buy) di 1820.0-1826.0, terapkan stop loss di 1815.0, target di 1833.0-1842.0, level resistensi: 1860.0, level support: 1808.0. Data Penting Malam Ini 20:30  Penjualan Ritel (Bulanan) AS Bulan April (%)   20:30  Indeks Harga Impor (Bulanan) AS Bulan April (%) 21:15  Indeks Produksi Industri (Bulanan) AS Bulan April (%) 22:00  Indeks Sentimen Konsumen Michigan (Pendahuluan) AS Bulan Mei 01:00 [dini hari]  Jumlah Bor Sumur AS Hingga 14 Mei Catatan Ulasan malam hari ini berlaku selama waktu sistem GMT 09:30-20:00 (HKT 17:30-04:00)
Analisis Harian
Indeks Harga Produsen (PPI) AS Lebih Baik dari Ekspektasi, Menyebabkan Emas Rebound Tajam

Penulis: Guru Liu14 May 2021

Analisis Fundamental Menurut situs Paper Gold of China, jumlah perdagangan pada bursa pertukaran emas terbesar di dunia Exchange Traded Fund (ETF) terhitung tanggal 14 Mei adalah 1024.28 ton, berkurang 0.87ton dengan hari sebelumnya, dan tercatat peningkatan bersih sebesar 7.24 ton dalam bulan ini. Karena dolar AS dan imbal hasil obligasi AS menurun, serta data Indeks Harga Produsen (PPI) AS sebelumnya yang lebih baik dari ekspektasi sehingga meningkatkan tanda-tanda tekanan inflasi. Meskipun Indeks Harga Produsen(PPI) AS naik lebih tinggi dari yang diharapkan, menurut data Indeks Harga Produsen(PPI) kemarin hal ini terjadi seperti sesuai dan masuk akal. Tekanan transmisi tidak akan menikat lebih tinggi sehingga kekhawatiran para investor mereda. Maka dari itu imbal hasil dan dolar turun bersamaan, dan hal tersebut mendorong harga emas. Pada Kamis, emas spot ditutup naik tipis sekitar $11 dolar AS pada sesi akhir perdagangan harian, menjadi 1.826,27 dolar AS per ounce. Setelah satu tahun blokade pandemi, tetapi kondisi perekonomian dunia masih melemah dan memicu resesi ekonomi global. Perkembangan pemulihan penuh ekonomi global tidak mungkin dapat berkinerja baik di setiap negara. Banyak negara dengan tingkat inflasi yang lebih tinggi akan mendorong permintaan emas untuk sebagai aset lindung nilai. Strategi Investasi Hari Ini Pada grafik harian emas, Bollinger Bands harga emas melebar, Stochastic membentuk Death Cross. Pada grafik 4 jam, Bollinger Band harga emas menyempit, Stochastic membentuk Golden Cross; Pada grafik 1 jam, Bollinger Band harga emas melebar, Stochastic membentuk Golden Cross. Terdapat konsolidasi koreksi untuk jangka pendek. Strategi hari ini adalah Jual di harga tinggi, disarankan Jual (Sell) di 1826.8-1837.8, terapkan stop loss di 1839.8, target di 1813.8-1821.8, level resistensi: 1845.4, level support: 1800.9. Pada grafik harian perak, Bollinger Band harga perak mengarah ke atas, Stochastic membentuk Death Cross; Pada grafik 4 jam, Bollinger Band harga perak mengarah kebawah, Stochastic membentuk Golden Cross; Pada grafik 1 jam, Bollinger Band harga perak menyempit, Stochastic membentuk Golden Cross. Terdapat konsolidasi koreksi untuk jangka pendek. Strategi hari ini adalah Jual di harga tinggi, disarankan Jual (Sell) di 27.10-27.50, terapkan stop loss di 27.60, target di 26.59-27.00, level resistensi: 27.70, level support: 26.26. Informasi dan Acara Penting Hari Ini      20:30 Tarif Bulanan Penjualan Ritel AS Bulan April (%) 20:30 Tarif Bulanan Indeks Harga Impor AS Bulan April (%) 21:15 Tingkat Output Industri Bulanan AS Bulan April (%) 22:00 Indek Kepercayaan Konsumen Nilai Awal University Of Michigan Bulan Mei 01:00 AM, Jumlah Total Sumur Mingguan AS Hingga Tanggal 14 Mei Catatan Informasi rekomendasi operasi hari ini berlaku untuk waktu sistem GMT 02:00-11:00 (HKT10:00-19:00). Untuk rekomendasi operasi pasar malam, pelanggan dapat merujuk pada analisis pasar malam.
Analisis Harian
Ulasan Pasar Tanggal 14 Mei 2021

Penulis: Peter Cruz14 May 2021

Pasar terdampak oleh tekanan inflasi dan nilai tukar dolar AS yang mendapat keuntungan dari data yang lebaih baik dan sentimen yang akan membuat Fed terpaksa untuk mengambil tindakan lebih cepat dengan adanya inflasi yang lebih tinggi. Dengan aplikasi baru untuk asuransi pengangguran yang terus menurun, menurut data Departemen Tenaga Kerja klaim pengangguran telah mencapai level terendah 14-bulan, sehingga dolar AS berada di posisi terdepan di bidang G10. Dengan beberapa data positif, data ekonomi dua hari terakhir telah memicu kekhawatiran akan inflasi karena kelangkaan bahan baku dan pekerja yang menjadi ancaman sehingga menyebabkan harga melonjak. Pada daftar data ada Risalah Rapat Kebijakan Moneter ECB Zona Euro; Penjualan Ritel AS; Indeks Harga Impor & Ekspor AS; Produksi Industri AS; Tingkat Pemanfaatan Kapasitas AS; Indeks Sentimen Konsumen Michigan AS; Investori Usaha AS dan Jumlah Rig Minyak AS Baker Hughes AS.
Berita Ekonomi
Dolar Diperdagangkan Stabil Pada Hari Selasa Jelang Data Inflasi AS

Penulis: Admin11 May 2021

Dolar diperdagangkan stabil terhadap mata uang utama lainnya jelang rilis data inflasi AS yang baru akan dirilis besok. Sebelumnya dolar melemah setelah laporan tenaga kerja Non-Farm Payroll di penghujung pekan lalu sangat jauh dari perkiraan. Pasar ingin mengetahui dampak dari data tenaga kerja pekan lalu itu dapat memicu inflasi tinggi seperti spekulasi sebelumnya. Pergerakan mata uang akhir-akhir ini diwarnai oleh naik-turunnya yield obligasi pemerintah AS yang merefleksikan peluang Fed untuk mulai melakukan perubahan kebijakan moneternya seiring dengan pemulihan ekonomi di AS. Meskipun sejumlah pejabat Fed terus menegaskan tidak akan mengubah kebijakan tersebut dalam waktu dekat dan jika terjadi lonjakan inflasi maka hal tersebut hanya bersifat transisi. Dengan permintaan yang diperkirakan terus naik dengan pelonggaran semakin meluas dan meningkatnya aktifitas ekonomi mulai berjalan normal seiring dengan program vaksinasi yang sukses. Sedangkan penawaran masih belum normal masih terkendala dengan terbatasnya bahan baku selama masa pandemik sebelumnya akan menyebabkan inflasi naik. Dalam survey yang dilakukan oleh Fed cabang New York tercatat ekspektasi kenaikan inflasi mencapai level tertinggi sejak September 2013 lalu. Survei ini mengukur seberapa anggaran belanja rumah tangga pada bayar kredit rumah, sewa, bbm dan biaya kuliah. Meskipun demikian masih diperlukan data lebih komprehensif sebelum Fed mulai membahas tapering. Presiden biden dalam konferensi pers semalam mengatakan dalam beberapa bulan mendatang AS akan mengalami pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam 40 tahun terakhir. Tidak ada data ekonomi penting yang akan dirilis, namun sejumlah pejabat Fed akan memberikan testimoni. Di lain tempat, Poundsterling terus menguat mencapai level tertinggi bulanan terakhir namun juga terhadap Euro seiring dengan semakin meluasnya pelonggaran di negara ini. Sementara pemilu di Skotlandia sudah berakhir seperti yang diperkirakan dengan kemenangan partai Skolandia National Party yang memiliki agenda untuk megajukan referendum kemerdekaan dari Inggris. Namun pasar tidak melihat hal tersebut sebagai ancaman karena masih diperlukan proses dalam jangka panjang. Ketua partai tersebut – Nicola Sturgeon menyampaikan prioritas utamanya adalah masih pada mengendalian pandemik covid-19. Selain itu usulan referendum tersebut untuk dapat diterima oleh pemerintah Inggris.
Berita Ekonomi
Dolar Lebih Lemah Pada Senin Pagi Setelah Rilis Payrolls AS Minggu Lalu

Penulis: Admin10 May 2021

Dolar lebih lemah pada Senin pagi setelah rilis laporan tenaga kerja Non-Farm Payroll AS pekan lalu yang dirilis sangat jauh dari perkiraan. Diluar perkiraan penambahan lapangan kerja diluar sektor pertanian atau Non-Farm Payroll hanya menambahkan sebanyak 266K yang sangat jauh dari perkiraan mendekati 1 juta lapangan kerja. Begitu juga data periode sebelumnya di revisi turun dari 916K menjadi hanya 770K. Sementara tingkat pengangguran juga meningkat 6.1% dari periode sebelumnya 6.0% dan juga lebih jelek dari perkiraan turun 5.8%. Satu-satunya data positif adalah terjadinya kenaikan upah rata-rata 0.7% jauh lebih baik dari perkiraan 0.0% dan periode sebelumnya yang -0.1%. Menurunnya penambahan lapangan kerja ini diperkirakan karena sebagian rakyat AS masih segan untuk mengambil peluang kerja karena adanya dana bantuan dari paket stimulus fiskal bulan Maret lalu, yang masih berlaku hingga bulan September mendatang. Terutama di sektor manufaktur dan tenaga kerja paruh waktu, meskipun di sektor pariwisata terjadi peningkatan sebanyak 330K lapangan kerja namun tidak diimbangi dengan sektor manufaktur. Dengan data ini menegaskan mengapa ketua Fed – Jerome Powell dan pejabat Fed lainnya belum membahas perihal tapering dalam pertemuan moneter beberapa pekan lalu. Hal ini sekaligus menghapus spekulasi akan terjadinya lonjakan inflasi seperti yang selama ini beredar di pasar. Sementara itu Euro menguat hingga 1.2172 mendekati level tertinggi yang terjadi pada 26 Februari lalu di 1.2177 seiring dengan pelemahan mata uang dolar. Fundamental ekonomi Uni Eropa sendiri tidak ada yang dirilis namun dengan laju program vaksinasi yang semakin meningkat diharapkan dapat segera menyusul pemulihan ekonomi di AS dan Inggris tidak lama lagi. Hari ini akan dirilis data sentimen investor dan sepanjang pekan ini akan dirilis data sentimen ekonomi dari ZEW dan juga data inflasi di Jerman dan Prancis serta proyeksi ekonomi dari Komisi Eropa.
Berita Ekonomi
Dolar Lebih Lemah Jumat Pagi Menjelang Laporan Non-farm Payrolls AS

Penulis: Admin07 May 2021

Dolar melemah terhadap mata uang lainnya menjelang laporan tenaga kerja Non-Farm Payroll malam ini. Dengan perkiraan akan terjadi penambahan lapangan kerja mendekati 1juta atau tepatnya sebanyak 990K dari periode sebelumnya 916K. Ini merupakan kenaikan terbanyak sejak Agustus tahun lalu seiring dengan pemulihan ekonomi dengan pelonggaran sejumlah pembatasan sebelumnya. Sejumlah besar perusahaan kembali berbisnis sehingga melakukan perekrutan sumber daya manusia untuk mengisi kekosongan yang terjadi sebelumnya.   Meskipun demikian tidak sepenuhnya laju penambahan tenaga kerja ini secepat yang diperkirakan dimana komponen tenaga kerja dari sektor manufaktur justru terus menurun dalam 5 bulan terakhir dan tidak terjadi pengurangan yang cukup signifikan dari laporan mingguan klaim pengangguran. Data ISM sektor jasa dan data ADP meskipun naik namun tidak sebanyak yang diperkirakan. Ini menandakan meski terjadi lonjakan penambahan lapangan kerja di sektor jasa namun secara umum aktifitas ekonomi di sektor jasa masih belum terlalu banyak permintaannya. Sedangkan argumen yang positif adalah terjadinya penurunan jumlah PHK seperti yang dilaporkan Challlenger -96.6% dari periode sebelumnya -86.2%. Kepercayaan konsumen yang meningkat hingga level tertinggi sejak Maret tahun lalu dan indeks sentimen konsumen dari University of Michigan yang naik tajam. Selain data Non-Farm Payroll, pasar juga akan mencermati data upah rata-rata dan tingkat pengangguran yang dirilis bersamaan. Di lain tempat, Poundsterling melemah terhadap Dolar paska pertemuan moneter MPC dari Bank Sentral Inggris (BOE). Seperti yang sudah diperkirakan tidak ada perubahan kebijakan moneter dan juga tidak ada tapeirng atau pengurangan program QE-nya. BOE optimis akan pemulihan ekonomi seiring dengan pelonggaran bertahap yang dilakukan namun optimisme ini tidak diikuti dengan proyeksi kebijakan moneter yang lebih cepat. BOE menyatakan kebijakan moneter tidak akan berubah sampai inflasi 2% dan utilitas kapasitas mencapai maksimum.

Testimonial

Mungkin kata-kata kami belum dapat menggugah, biarlah nasabah kami yang berbicara

Mitra Kami