Berita Ekonomi Tak Sesuai Ekspetasi, Data Inflasi...

Tak Sesuai Ekspetasi, Data Inflasi AS Sebabkan Dolar Melemah

15-09-2021Penulis: Admin

strategi

Dolar melemah, sedangkan emas naik hingga menembus level psikologis 1.800 dolar AS pada Rabu (14/9) pagi di waktu Asia. Kenaikan inflasi AS yang lebih lambat dari perkiraan menyebabkan ketidakpastian atas jadwal tapering Federal Reserve AS. Hal ini pun menyebabkan adanya penurunan harga pada dolar dan memicu kenaikan harga emas.

Kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, melonjak 12,6 dolar AS atau setara dengan 0,68 persen dan menjadi ditutup pada 1,807,10 dolar AS per ons.

Indeks Harga Konsumen inti AS menguat tipis, 0,1 persen pada Agustus. Kenaikan ini tidak sesuai dengan dari ekspektasi sebelumnya, yaitu 0,3 persen. Kemudian, kenaikan IHK ini mmebuat dolar AS melemah. Itu adalah kenaikan terkecil sejak Februari.

The Fed kemungkinan akan memperlambat langkah-langkah dukungan ekonomi dan mempertahankan suku bunga rendah setelah melihat data ini. Suku bunga yang lebih rendah menurunkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Logam mulia lain, perak untuk pengiriman Desember naik 8,8 sen, menjadi ditutup pada 23,884 dolar AS per ons. Platinum untuk pengiriman Oktober turun 18,8 dolar AS atau 1,95 persen menjadi ditutup pada 938,3 dolar AS per ons.

Di sisi lain, EUR/USD naik tipis hingga ke harga 1,18034. Pasangan GBP/USD pun menguat tipis sampai 1,3762, sedangkan pasangan USD/JPY mengalami penurunan hingga ke 109,584. Begitu pula terjadi penurunan pada AUD/USD dan menjadi ditutup pada 0,73157.