Berita Ekonomi Dolar Lebih Rendah Kamis Pagi...

Dolar Lebih Rendah Kamis Pagi Seiring dengan Lonjakan Inflasi AS Minggu Ini

15-04-2021Penulis: Admin

Dolar lebih rendah Kamis pagi, seiring dengan lonjakan inflasi AS pada minggu ini setelah komentar dari sejumlah pejabat Fed yang berulang lagi menegaskan bahwa tingkat inflasi pasti terjadi namun tetap tidak akan mengubah kebijakan moneter dari Fed karena sifatnya yang temporer.

Meski sejumlah data inflasi naik melampaui perkiraan, namun dolar justru terus melemah begitu juga yield obligasi pemerintah AS yang meskipun naik namun tidak cukup berarti.

Ketua Fed – Jerome Powell dalam pidato kemarin mengatakan Fed akan mengurangi pembelian surat berharga pada program QE-nya sebelum mengubah kebijakan suku bunga acuan. Hal ini menegaskan urutan prioritas kebijakan moneter yang kemungkinan akan berlangsung secara bertahap dalam beberapa jangka waktu bulan bahkan hingga tahun ke depan.

Sedangkan, Wakil Ketua Fed – Richard Clarida mengatakan kebijakan moneter yang benar adalah tidak menghilangkan volatilitas inflasi namun yang perlu di perhitungkan adalah inflasi dalam jangka panjang yang dipastikan tidak akan jauh dari target Fed 2%.

Jika dalam jangka panjang terus meningkat, baru diperlukan campur tangan Fed. Sementara laporan aktifitas ekonomi dari 12 negara bagian dalam Beige Book menunjukkan pemulihan ekonomi antara akhir Februari hingga awal April berjalan dengan kecepatan sedang.

Sedangkan skeptisme akan program vaksinasi di AS meningkat setelah adanya 6 kasus vaksin produksi Johnson & Johnson memberikan dampak negatif berupa penggumpalan darah sama seperti vaksin dari AstraZeneca di Eropa. Dua badan kesehatan AS, yaitu FDA dan CDC sempat menganjurkan untuk penundaan penggunaan vaksin ini, namun setelah melalui investigasi keduanya kembali memperbolehkan penggunaan vaksin ini.