Berita Ekonomi Dolar Terpuruk Jelang Pertemuan Kebijakan...

Dolar Terpuruk Jelang Pertemuan Kebijakan The Fed

02-11-2021Penulis: Admin

Selasa (02/11) pagi WIB, menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve, dolar AS melemah. Dolar AS mengalami kenaikan harian terbesar dalam lebih dari empat bulan pada sesi sebelumnya.

Indeks dolar, yang mengukur mata uang AS terhadap enam mata uang utama rivalnya, turun 0,321 persen pada 93,894. Fokus tertuju pada kebijakan moneter di Amerika Serikat, Australia dan Inggris dengan The Fed secara luas diperkirakan akan mengumumkan pengurangan stimulus yang merupakan faktor yang telah memicu kenaikan greenback dalam beberapa minggu terakhir.

Data inflasi yang semakin cepat telah mendorong beberapa bank investasi seperti Goldman Sachs untuk memajukan ekspektasi kenaikan suku bunga oleh The Fed pada awal Juli 2022, dibandingkan dengan sebelumnya di kuartal ketiga tahun 2023. Pasar uang menetapkan probabilitas 50 persen untuk kenaikan suku bunga 25 basis poin oleh Fed pada Juni mendatang, dibandingkan dengan 15 persen bulan sebelumnya.

Dolar Austrailia melemah turun 0,01 persen menjadi 0,7518 dolar AS, setelah jatuh dari level tertinggi hampir empat bulan di 0,75555 dolar AS yang dicapai minggu lalu, menjelang keputusan kebijakan bank sentral Australia (RBA) pada Selasa waktu setempat. Euro naik sedikit, yaitu 0,037 persen menjadi 1,16045 dolar AS, setelah menyerahkan sebagian besar keuntungan dari kebijakan Bank Sentral Eropa pada Jumat (29/10) ketika menyentuh 1,1535 dolar AS, terlemah sejak 13 Oktober.

Pound Inggris jatuh ke level terendah dalam lebih dari dua minggu terhadap dolar, tertekan oleh ketidakpastian atas sikap kebijakan bank sentral Inggris (BoE) dan meningkatnya pertengkaran pasca-Brexit dengan Prancis atas hak penangkapan ikan. Sebagian besar memperkirakan BoE akan menaikkan suku bunga sebesar 15 basis poin menjadi 0,25 persen pada Kamis (4/11). Di sisi lain, USD/JPY turun ke 113.912.