Emas Turun di Tengah Menguatnya Dolar AS, Namun Prospek Jangka Panjang Tetap Bullish
Harga emas mengalami penurunan di tengah menguatnya dolar AS, meskipun imbal hasil US menurun. Setelah mencapai harga tertinggi, emas kembali turun setelah DPR Amerika meloloskan anggaran yang menimbulkan banyak hutang. Menguatnya dolar AS karena data PMI yang lebih baik juga mengurangi daya tarik safe haven emas.
Namun, risiko geopolitik yang masih membayangi, seperti konflik Iran-Israel dan masalah Rusia yang tidak kunjung selesai, masih mendukung bias bullish jangka panjang terhadap emas. Investor perlu memantau perkembangan geopolitik ini untuk menentukan arah harga emas selanjutnya.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas
- Menguatnya dolar AS: Dolar AS menguat karena data PMI yang lebih baik, yang mengurangi daya tarik safe haven emas.
- Risiko geopolitik: Konflik Iran-Israel dan masalah Rusia yang tidak kunjung selesai masih mendukung bias bullish jangka panjang terhadap emas.
- Anggaran AS: DPR Amerika meloloskan anggaran yang menimbulkan banyak hutang, yang dapat menyebabkan inflasi dan menurunkan nilai mata uang AS.
Analisis Teknis
Harga emas terkoreksi di bawah $3300 karena investor merealisasikan taking profit. Namun, trend bullish masih membayangi dengan konfirmasi dari Relative Strength Index (RSI) yang tetap di atas garis netral 50%, meskipun condong ke sisi bawah.
Level Penting
Untuk melanjutkan kenaikan, harga emas harus menembus resisten pertama di $3345.58. Sementara itu, untuk pembalikan bearish, penjual emas harus menutup di bawah harga $3285, dengan support awal di $3258.78.
Level Resistance dan Support
- Resistance: R3 $3400.50, R2 $3378.10, R1 $3345.58
- Support: S1 $3258.78, S2 $3230.99, S3 $3205.82
Rekomendasi Trading
Open Buy
Di area $3295 – $3299
TP 1 $3310
TP 2 $3325
TP 3 $3345
SL $3275
Dengan demikian, investor perlu memantau level-level penting ini untuk menentukan arah harga emas selanjutnya. Jika harga emas dapat menembus resisten pertama di $3345.58, maka prospek bullish akan semakin kuat. Namun, jika harga emas menembus di bawah support awal di $3258.78, maka prospek bearish akan semakin kuat.
Kesimpulan
Harga emas mengalami penurunan di tengah
menguatnya dolar AS, namun prospek jangka panjang
tetap bullish karena risiko geopolitik yang masih
membayangi. Investor perlu memantau level-level
penting dan perkembangan geopolitik untuk
menentukan arah harga emas selanjutnya.
Disclaimer On Alfien Chou