Gold memantul naik dari $3249 saat dollar US mendekati terendah Febuari 2022 di tengah ketidak pastian mengenai kepemimpinan The Fed.
Gold naik tetapi di batas oleh resiko geopolitik yang tenang dan menunggu rilis data ISM, ADP, klaim pengangguran dan NFP di hari Kamis
Spekulasi Presiden Trump dapat mengganti ketua The Fed di bulan September atau Oktober membebani dollar melemah sehingga membuat Emas memantul naik di atas $3300.
Prospek teknis XAU/USD siap pullback ke $3200.
Bias harga Gold adalah ke atas tetapi dalam jangka pendek telah beralih ke netral hingga sedikit bearish, setelah XAU/USD jatuh di bawah Simple Moving Average (SMA) 50 di $3322 maka ini membuka peluang untuk pullback.
Analisis Teknikal
- Moving Averages (MA)
Gold futures daily chart menunjukkan sinyal “Strong Buy” MA jangka pendek dan panjang mayoritas mengarah positif.
Namun RSI di kisaran menengah (58–60) menandakan momentum melemah.
- RSI & MACD
RSI (58–60) tidak terlalu jenuh beli, tetapi tidak dalam tren kuat.
MACD menunjukkan histogram melemah dianggap mendukung strategi “sell on rise” saat harga menyentuh resistance.
Resistance & Support
Resistance global yang penting diperkirakan di sekitar $3345–$3350/oz.
Support terdekat berada di kisaran $3285 di mana beberapa analis menyebutnya sebagai zona pivot penting.
Resistance
R3 $3400.60
R2 $3345.55
R1 $3325.50
Support
S1 $3285.30
S2 $3260.13
S3 $3224.10
Harga emas tetap terkonsolidasi dalam kisaran efektif (range-bound), dengan strategi umum: “sell on rise” ketika harga mendekati resistance, “buy on dip” di area support.
Sell on dip di range
$3330 – $3340
TP $3320
TP $3310
SL $3345
Buy on dip di range
$3285 – $3280
TP $3295
TP $3305
SL $3280
Disclaimer On Alfien Chou