Harga Emas Melemah, Tapi Momentum Bullish Masih Terjaga Jelang Rilis Data Ekonomi Penting
Harga emas pada Senin pagi mencatat penurunan moderat, namun secara teknikal logam mulia ini masih mempertahankan bias bullish jangka panjang. Meskipun pergerakan jangka pendek menunjukkan tekanan turun, harga XAU/USD tetap berada di atas indikator Exponential Moving Average (EMA) 100 pada grafik harian, menandakan kekuatan tren naik yang masih bertahan.
Saat ini, indikator Relative Strength Index (RSI) berada di bawah garis tengah, mendekati level 41.50, mengisyaratkan bahwa potensi penurunan lanjutan masih terbuka dalam waktu dekat. Namun, secara keseluruhan pasar emas bergerak sideways dalam kisaran sempit, mencerminkan ketidakpastian investor menjelang awal bulan Juli dan menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat seperti ISM, ADP, dan Non-Farm Payroll (NFP).
🔍 Level Teknikal Kunci
| Level | Harga ($) | Keterangan |
|---|---|---|
| Support 1 | $3.270 | Area demand harian |
| Support 2 | $3.250 | Fibonacci retracement 61.8% |
| Resistance 1 | $3.335 | High sebelumnya, mendekati MA 50 (H4) |
| Resistance 2 | $3.370 | Area supply mingguan |
📈 Skenario Pergerakan Harga
📌 Skenario Bullish:
Jika harga menembus dan bertahan di atas $3.335, maka peluang terbuka untuk melanjutkan kenaikan menuju $3.350 dan $3.380.
📌 Skenario Bearish:
Jika harga menembus support $3.270, tekanan jual berpotensi membawa harga ke $3.250, bahkan $3.215 jika tekanan berlanjut.
⚠️ Waspadai Volatilitas Jelang Sesi AS
Menjelang penutupan bulan Juni, aktivitas perdagangan cenderung melambat. Namun, volatilitas dapat meningkat tajam seiring masuknya sesi Amerika dan rilis data ekonomi minggu ini yang berpotensi menjadi katalis utama bagi pergerakan harga emas.
Disclaimer on Alfien Chou