Guo Ji Ri Bao Edisi 22 Oktober 2021

PT. Mentari Mulia Berjangka dengan bangga memberitahukan bahwa perusahaan kami diliput oleh harian Guo Ji Ri Bao edisi 22 Oktober 2021! Dalam edisi kali ini, Guo Ji Ri Bao mengundang analis senior kami, Ardhita W, untuk berbagi pandangannya.

Mentari Mulia Berjangka Memberikan Bantuan kepada Habitat for Humanity untuk Tenaga Kesehatan Indonesia

Pada 11 September 2020, PT Mentari Mulia Berjangka memberikan bantuan berupa puluhan ribu  masker kesehatan dan ratusan botol hand  sanitizer yang akan disalurkan kepada nakes melalui Habitat For Humanity Jakarta. Bantuan ini diterima langsung oleh Abraham Tulung, General Manager Habitat for Humanity Jakarta, Yonita Liana selaku Corporate Relations Coordinator, dan didampingi Rudi Nadapdap selaku Disaster Risk Reduction and Response Manager for Humanity.

Habitat for Humanity merupakan organisasi Non Profit yang berdiri sejak tahun 1997. Habitat for Humanity berfokus memberikan bantuan berupa rumah singgah sementara untuk para petugas kesehatan dan pegawai rumah sakit sebagai salah satu upaya untuk memutus mata rantai virus korona. Selain itu, Habitat for Humanity juga menerima dan menyalurkan bantuan berupa alat kesehatan selama pandemi.

Distribusi bantuan masker dari PT Mentari Mulia Berjangka dikirimkan ke beberapa titik yang membutuhkan yaitu Pemda Bekasi (8000 masker), Rumah Sakit Polri (4000 masker), Sentul (2500 masker), Mauk (2500 masker) dan Cilegon (3000 masker). Sedangkan untuk Hand Sanitizer disebar ke Sentul, Mauk, dan Cilegon dengan total 120 pcs

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), per tanggal-9 September pasien yang terkonfirmasi lebih dari 203.000 jiwa dengan rincian: 145.200 orang sembuh, 8.336 orang meninggal, dan 49.806 orang harus dirawat atau di isolasi. Melihat pergerakan dari ke hari, jumlah penderita covid-19 ini terus meningkat.

Para dokter dan nakes yang berjuang di garda terdepan merasa lebih aman dengan bantuan Habitat for Humanity karena mereka memiliki rumah singgah yang layak tanpa takut menularkan penyakit ke keluarga yang ada di rumah. Setiap rumah singgah sementara juga dilengkapi dengan alat kesehatan seperti masker dan hand sanitizer yang memadai dan sesuai standar WHO. Fasilitas lainnya yaitu makanan bergizi serta transportasi antar jemput dari rumah sakit. Ketika bantuan ini diberikan, jumlah nakes yang telah terbantu dengan program ini sebanyak 1.800 orang.

“Data yang kami dapat dari rumah sakit itu kebutuhannya semakin meninggi dan sepertinya kita harus siap sampai akhir tahun.” ujar Rudi Nadapdap.

PT Mentari Mulia Berjangka berperan aktif dan konsisten untuk membantu isu-isu sosial. Sebelumnya PT Mentari Mulia Berjangka juga telah mengadakan aksi peduli lingkungan di monas dan membantu YPAC untuk pendidikan anak-anak dengan cerebral palsy di Jakarta.

  1. Mentari Mulia Berjangka telah diakui sebagai salah satu perusahaan pialang berlisensi terbaik di perdagangan berjangka Indonesia. Dibawah pengawasan BAPPEBTI (dengan izin no.56/BAPPEBTI/SP/05/2013), membuktikan layanan yang solid dan sah bagi klien. PT. Mentari Mulia Berjangka menawarkan produk Forex, Indeks Hong Kong, Emas Loco London, dan Komoditi Multilateral dengan layanan teknologi canggih untuk pasar Indonesia dengan standar internasional. Kami bertekad untuk memberikan usaha terbaik dalam meningkatkan kesadaran masyarakat umum serta pengetahuan terhadap pasar derivatif Indonesia.

Tim Sukarelawan PT. Mentari Mulia Berjangka Terjun ke Lapangan untuk Melestarikan Lingkungan Jakarta

Pada tanggal 19 September 2019, Mentari Mulia Berjangka dengan bangga mengadakan acara kemanusiaan di salah satu lokasi yang menjadi ciri khas di Jakarta, yaitu Monumen Nasional. Sekitar 36 karyawan Mentari Mulia Berjangka dengan bersuka cita turut berpartisipasi dalam acara tersebut.

Acara tersebut diadakan untuk merepresentasikan tujuan perusahaan untuk berkontribusi kepada lingkungan dan masyarakat umum. Dengan mendirikan kantornya di kota besar seperti Jakarta, Mentari Mulia Berjangka menyadari pentingnya lingkungan hidup yang sehat dan bersih. Seluruh peserta berjalan menyusuri seluruh area Monumen Nasional dan mengambil sampah yang mereka temukan. Baik itu di trotoar pejalan kaki, lahan parkir, bahkan di taman, antusias untuk berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat terlihat jelas di masing-masing peserta.

Sebagai perusahaan yang tidak hanya fokus dalam menciptakan bisnis yang hebat tapi juga berkontribusi ke masyarakat, Mentari Mulia Berjangka akan selalu memiliki amal dan acara kemanusiaan lainnya tiap tahunnya. Mentari Mulia Berjangka berusaha untuk menjadi panutan bagi karyawannya sekaligus inspirasi bagi orang lain untuk selalu menunjukkan kepedulian kita terhadap bumi tempat kita tinggal sekecil apapapun itu.

Mentari Mulia Turut Mewarnai Dunia Anak-Anak YPAC

JAKARTA – Mentari Mulia (Mentari Mulia) melakukan kegiatan amal, Selasa (12/11) pagi. Para karyawan Mentari Mulia menyambangi anak-anak yang menempuh pendidikan di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) untuk berbagi kebahagiaan dengan memberikan donasi sarana dan pra-sarana. Serah-terima donasi dilakukan antara Drs. Ofik Taufiqurohman selaku Direktur Utama Mentari Mulia dan Agoes Abdul Rakhman – Direktur Pelaksana YPAC Jakarta. Kegiatan ini bertemakan “Be The Rainbow and Color The World”, yang sejalan dengan komitmen Mentari Mulia untuk terus memberi dengan cinta dalam sukacita.

Senyum dan tawa terpancar dari wajah anak-anak serta para karyawan Mentari Mulia. Goresan kuas nan warna-warni dibubuhkan di atas wajah dan tangan, anak-anak menikmati kegembiraan yang tercipta. Begitupun karyawan Mentari Mulia, yang begitu antusias dalam bermain, bernyanyi, dan berinteraksi dengan anak-anak.

Kegiatan ini ditutup dengan menyanyi bersama dan pemberian kenang-kenangan dari anak-anak. Berbagai kenang-kenangan untuk Mentari Mulia dibuat dengan sangat indah dan menarik. Mentari Mulia juga membeli seluruh souvenir buatan tangan anak-anak.

YPAC adalah yayasan yang telah berpengalaman selama lebih dari 50 tahun dalam membina anak-anak berkebutuhan khusus. YPAC Jakarta merupakan suatu organisasi non-pemerintah, nirlaba yang bersifat sosial, dengan berdasar pada azas bahwa setiap manusia mempunyai hak untuk mengembangkan pribadinya dan setiap manusia mempunyai kesadaran dan tanggung jawab sosial terhadap sesama manusia.

Bagi anak-anak, Yayasan Pembinaan Anak Cacat sudah menjadi rumah kedua yang terus menumbuhkan harapan bagi mereka. Sekalipun penuh dengan segala keterbatasan karena Cerebral Palsy, mereka pantang menyerah. Terbukti, tidak sedikit dari mereka mendulang prestasi.

Mentari Mulia turut mendukung keberlangsungan YPAC untuk terus mencerdaskan anak bangsa Indonesia sebagai bukti nyata dari sumbangsih Mentari Mulia kepada masyarakat luas.

Guo Ji Ri Bao Edisi 21 Oktober 2021

PT. Mentari Mulia Berjangka dengan bangga memberitahukan bahwa perusahaan kami diliput oleh harian Guo Ji Ri Bao edisi 21 Oktober 2021! Dalam edisi kali ini, Guo Ji Ri Bao mengundang analis senior kami, Zhen QuanXi, untuk berbagi pandangannya.

Guo Ji Ri Bao Edisi 20 Oktober 2021

PT. Mentari Mulia Berjangka dengan bangga memberitahukan bahwa perusahaan kami diliput oleh harian Guo Ji Ri Bao edisi 20 Oktober 2021! Dalam edisi kali ini, Guo Ji Ri Bao mengundang analis senior kami, Rio Lee, untuk berbagi pandangannya.

Emas Turun Dua Hari Berturut-turut

Emas melemah di Selasa (19/10) pagi waktu Asia. Penurunan ini merupakan kerugian hari kedua berturut-turut akibat kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS mengurangi daya tariknya, meskipun sentimen penghindaran risiko di pasar keuangan yang lebih luas membatasi kerugian untuk logam.

Kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, turun 2,6 dolar AS atau 0,15 persen sampai ke harga 1.765,70 dolar AS per ounce.

Sentimen di pasar keuangan yang lebih luas tetap lemah karena pertumbuhan ekonomi di China melambat, sementara lonjakan harga oil yang tak kunjung berhenti memicu kekhawatiran tentang peningkatan inflasi.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang jadi acuan naik karena investor meningkatkan taruhan kenaikan suku bunga, sementara indeks dolar tetap stabil.

Sementara emas dipandang sebagai lindung nilai inflasi, emas juga bersaing dengan greenback untuk status safe-haven. Pengurangan stimulus bank sentral dan prospek kenaikan suku bunga mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik, membebani emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Investor semakin memprediksi Federal Reserve untuk mulai mengurangi pembelian aset setelah data menunjukkan peningkatan yang solid dalam harga-harga konsumen AS bulan lalu. Hal ini dapat memperkuat dolar dan menciptakan penurunan pada emas.

Akan tetapi, laporan Federal Reserve pada kemarin mengatakan bahwa produksi industri AS turun 1,3 persen pada September, jauh lebih besar dari yang diharapkan karena efek Badai Ida yang masih ada terus menghambat aktivitas, memberikan beberapa dukungan pada emas.

Harga logam mulia lainnya, platinum untuk pengiriman Januari turun 21 dolar AS atau 1,98 persen, menjadi ditutup pada 1.037,90 dolar AS per ounce. Perak untuk pengiriman Desember turun 8,5 sen atau 0,36 persen, hingga ke 23,264 dolar AS per ounce.

Sementara itu, EUR/USD alami kenaikan hingga ke 1.16306. Begitu pula pada GBP/USD, terjadi kenaikan sampai ke harga 1.37516. AUD/USD pun meningkat ke 0.74350, sedangkan USD/JPY menurun ke 114.129.

Senin Pagi, Emas Berdiri di Posisi Tertinggi

Senin (18/10) harga emas stabil. Emas masih bertahan pada posisi tertingginya pada di akhir pekan lalu.

Harga emas menetap di posisi mingguan terbaik dalam 5 bulan terakhir seiring pelemahan dolar AS.Penguatan yield obligasi USA mengangkat daya tarik emas.

Harga emas di pasar spot stabil pada level 1.794,08 per ounce atau naik 2,1 persen secara mingguan per akhir pekan lalu. Di pasar futures, harga emas USA melemah tipis 0,1 persen ke harga 1.795,40 per ons.

Terlepas dari pandangan yang dibagikan secara luas bahwa pasar tenaga kerja AS telah cukup pulih untuk memungkinkan The Fed mulai mengurangi pembelian obligasi secara bulanan segera setelah bulan depan, para pembuat kebijakan berbeda pandangan secara tajam atas inflasi dan apa yang harus mereka lakukan tentang hal itu. Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun di bawah 300.000 minggu lalu untuk pertama kalinya dalam 19 bulan.

Komite pengarah Dana Moneter Internasional pada hari Kamis mendesak pembuat kebijakan global untuk memantau dinamika harga dengan cermat, tetapi dengan “melihat” tekanan inflasi yang bersifat sementara dan akan memudar seiring normalnya ekonomi.

Departemen Tenaga Kerja mengatakan indeks harga produsen untuk permintaan akhir naik 0,5 persen pada September, kenaikan terkecil dalam sembilan bulan.

Barrick Gold Corp, sebuah perusahaan tambang melaporkan kenaikan hampir 5 persen dalam produksi emas kuartal ketiga dari tiga bulan sebelumnya, karena produksi melonjak di tambang Veladero di Argentina.

Pada logam lainnya, platinum turun 0,1 persen menjadi 1.054.09, setelah mencapai puncaknya sejak 2 Agustus pada harga 1.062.50 pada hari Kamis. Palladium naik 0,2 persen menjadi 2.132,21. Perak melemah hingga ke 23,45 atau terjadi penurunan setara 0,4 persen.

Sementara itu, EUR/USD alami kenaikan tipis hingga ke 1.15790. Begitu pula pada GBP/USD, terjadi kenaikan sampai ke harga 1.37281. AUD/USD pun meningkat ke 0.73998, sedangkan USD/JPY menurun ke 114.397.

Dolar Terjatuh Akibat Prediksi Pengurangan Pembelian Aset The Fed

Jumat (15/10) pagi, dolar AS terjatuh. Dolar alami penurunan karena investor memprediksi bahwa Federal Reserve akan mulai mengurangi pembelian asetnya bulan depan dan beralih pada suku bunga.

Setelah naik kembali dari level terendah 10 hari pada level 93,754 di awal sesi, indeks dolar AS melemah 0,036% hingga 93,984. Greenback telah reli sejak awal September di tengah ekspektasi Bank Sentral AS akan memperketat kebijakan moneter lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya, di tengah membaiknya ekonomi dan melonjaknya inflasi.

Namun, dolar berbalik arah, bahkan setelah risalah pertemuan kebijakan Fed 21-22 September mengkonfirmasi pengurangan stimulus kemungkinan akan dimulai tahun ini dan data menunjukkan bahwa tekanan harga masih memukul konsumen AS. Prediksi mengatakan bahwa Federal Reserve akan mulai mengurangi pembelian asetnya pada awal bulan depan, dan penghentian program pembelian obligasi besar-besaran akan terjadi cukup cepat.

Euro datar terhadap dolar AS di level USD1,15955 atau jatuh dari tertinggi sembilan hari yang dicapai semalam. Sementara pound Inggris naik 0,15% terhadap dolar, pada USD1,36815.

Kembalinya selera risiko mungkin juga telah mengurangi permintaan untuk safe-haven greenback, dengan pasar ekuitas AS mencatat kenaikan yang solid di tengah pendapatan yang optimis, kata Vassili Serebriakov, ahli strategi valas dan makro di UBS.

Di sisi lain, AUD/USD naik tipis sampai ke 0.74148. Kenaikan tipis terjadi pula pada USD/JPY sampai ke harga 113.878. GBP/USD pun naik hingga 1.36834.

Emas Melonjak ke Level Tertinggi Hampir Satu Bulan

Kamis (14/10), emas menguat sekitar dua persen hingga level tertinggi hampir satu bulan meneruskan kenaikan sebelumnya karena mundurnya dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah AS mengangkat permintaan terhadap logam mulia yang dianggap aman.

Kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, naik 35,4 dolar AS atau setara dengan 2,01% menjadi ditutup pada 1.794,70 dolar AS per ounce.

Reaksi awal setelah data Indeks Harga Konsumen adalah lonjakan besar dalam imbal hasil. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan kemarin bahwa indeks harga konsumen AS, ukuran inflasi, naik 0,4% pada September, lebih tinggi dari ekspektasi pasar untuk kenaikan 0,3%. Dalam 12 bulan hingga September, IHK AS meningkat 5,4% setelah naik 5,3% tahun-ke-tahun pada Agustus.

Emas pada awalnya memangkas kenaikannya karena imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang jadi acuan naik di atas 1,6 persen menyusul data yang menunjukkan harga konsumen AS meningkat secara solid pada September dan siap untuk kenaikan lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang. Namun, kemunduran berikutnya dalam imbal hasil mengurangi peluang kerugian memegang emas tanpa bunga, mendorong reli yang kuat pada logam mulia. Logam ini juga mendapat dukungan dari penurunan dolar dan kekhawatiran bahwa inflasi yang tinggi akan memukul pertumbuhan ekonomi global.

Bank sentral AS memberi petunjuk bahwa mereka bisa mulai mengurangi dukungan era krisis mereka untuk ekonomi pada pertengahan November, meskipun mereka tetap terbagi atas seberapa besar ancaman yang ditimbulkan oleh inflasi yang tinggi dan seberapa cepat mereka mungkin perlu menaikkan suku bunga sebagai tanggapan, risalah dari pertemuan kebijakan mereka 21-22 September menunjukkan.

Sementara itu, EUR/USD mengalami peningkatan tipis hingga ke harga 1.15890. Peningkatan tipis terjadi pula pada USD/JPY sampai ke harga 113.464. GBP/USD pun menguat hingga 1.36615 dan AUD/USD naik sampai ke 0.73734.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 65,6 sen atau 2,91%, menjadi ditutup pada 23,17 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik 12,5 dolar AS atau 1,24%, menjadi ditutup pada 1.024,19 dolar AS per ounce.