Ulasan Pasar Tanggal 22 Juni 2021

USD dolar kembali ke posisi terdepan di sesi Asia, tetapi trennya dapat berbalik dengan cepat. Dasar teknis untuk pergerakan ke bawah yang berkelanjutan meyakinkan, setidaknya sebelum Fibonacci 38,2%. Para juru bicara Fed menjadi fokus dalam minggu ini, sementara para investor menunggu data ekonomi AS.

Dolar AS tertahan pada hari Selasa di pasar Asia sementara para investor menunggu sesi tanya jawab dari Ketua Fed Jerome Powell diperkirakan akan memberikan panduan ketika dia bersaksi di Kongres AS.

Pada daftar data, ada Pinjaman Bersih Sektor Publik Inggris; Indeks RedBook AS; Penjualan Rumah yang Ada di AS; Indeks Manufaktur Fed Richmond AS; Keyakinan Konsumen Zona Euro; Pidato Jalur ECB Zona Euro; Lelang surat utang 2 Tahun AS; Zona Euro Pidato Schnabel ECB dan ketua Fed AS Jerome Powell bersaksi di Kongres.

Koreksi Gelombang 4 Meredakan Pergerakan!

Kemarin, harga emas anjlok Pada sesi awal hingga tengah, terus koreksi rebound. Pada sesi akhir, harga emas bergerak hingga mencapai resistansi di sekitar 1797, lalu bergerak sideways hingga stabil. Namun, harga emas masih belum mampu kembali ke posisi 1800 yang kemudian berbalik dan menguji turun hingga mencapai rekor terendah di sekitar 1761. Pasar ditutup pada titik terendah harian di 1761.6.

Analisis Fundamental:

Perubahan dasar pada keputusan suku bunga The Fed minggu lalu menyebabkan The Fed berubah menjadi “hawkish” hampir dalam semalaman. Namun sebenarnya tidak begitu berlebihan, ini hanyalah rangkaian efek yang dihasilkan dari rebound dolar AS. Sementara, harga emas yang setelah melalui retracement besaran pada minggu lalu, ruang pengujian turun menjadi relatif terbatas.

Analisis Teknikal:

Pada grafik mingguan, setelah struktur bullish yang berkepanjangan dengan dorongan dari 3 faktor sekaligus, serta dengan bagian atas atau bawah di sekitar middle band yang menarik tindak lanjut posisi rendah, setidaknya akan menyebabkan pasar berpikir secara momentum. Namun, jika tidak mau begitu saja, apakah setelah dengan penyesuaian retracement di ruang yang hampir dihabiskan, dana pembelian tetap akan memerlukan penyesuaian keuntungan jangka pendek.

Pada grafik harian, sejak harga emas membentuk struktur double bottom yang diikuti dengan pengujian naik di 1677 menunjukkan adanya penembusan pada garis tren tekanan bawah dengan titik tertinggi mencapai di sekitar 1916 yang hampir membentuk pembalikkan tren. Namun, dengan munculnya retracement besaran saat ini, harga emas tidak hanya breakdown membentuk 50% Fibonacci Retracement pada kisaran posisi 1677-1916, melainkan juga menunjukkan kondisi relatif lemah pada 61,8% Fibonacci Retracement atau mengacu pada memperpanjang momentum pengujian turun.

Namun kenyataannya, 61,8% Fibonacci Retracement pada kisaran posisi 1677-1916, spesifiknya support pada posisi 1767 tidak dapat dianggap sebagai penjatuhan sebenarnya. Lagi pula, perpanjangan penembusannya tidak besar dan juga tidak memunculkan tindak lanjut yang pesat. Demikian, pemulihan kembali harga emas setelah itu masih logis. Selain itu, tanda-tanda pasif yang muncul setelah penurunan memerlukan pertimbangan koreksi secara teknikal tertentu, sehingga perlu mengingatkan para investor agar tetap sabar.

Pada grafik 4 jam, disini kami tetap menyarankan untuk membentuk struktur 5 glombang dari retracement baru-baru ini. Sementara itu, tindak lanjut afiliasi yang menurunkan secara betahap gelombang 3, setelah menghabiskan banyak ruang koreksi, masih saja memiliki ekspektasi mengoreksi gelombang 4. Disini, kami melihat bahwa grafik harian belakangan gelombang 3 memiliki penurunan, baik dari pertimbangan tanda pasif maupun kurangnya keyakinan menindaklanjuti, setidaknya koreksi pada posisi harga sangatlah diperlukan, apalagi ruang masih relatif besar.

Demikian, jika rebound pesat harga emas masih relatif logis, kami yakin bahwa pergerakan koreksi iini tidak akan terlalu cepat. Oleh karena itu, para investor disarankan agar tetap waspada dalam mengikuti pengujian turun harga emas atau dapat mempertimbangkan untuk menindaklanjuti koreksi rebound.

Strategi Investasi Malam:

Berhati-hatilah ketika berinvestasi di malam hari dan ambil posisi Beli (Buy) di harga rendah. Ambil posisi Beli (Buy) di 1764.0-1770.0, terapkan stop loss di 1759.0, target di 1778.0-1788.0, level resistansi: 1800.0, level support: 1761.0.

Data Penting Malam Ini:

20:30  Indeks Aktivitas Nasional Fed Chicago AS Bulan Mei

22:15  Ketua Bank Sentral Eropa, Christine Legarde Menyampaikan Pidato

Catatan:

Ulasan malam hari ini berlaku selama waktu sistem GMT 09:30-20:00 (HKT17:30-04:00)

Sikap Hawkish Fed Membuat Emas Anjlok Pada Minggu Lalu

Analisis Fundamental:

Menurut situs ‘Paper Gold of China’, jumlah perdagangan pada bursa pertukaran emas terbesar di dunia, Exchange Traded Fund (ETF), terhitung tanggal 19 Juni adalah 1053,06 ton, meningkat 11,07 ton dibandingkan dengan hari sebelumnya, dan tercatat kenaikan bersih sebesar 9,85 ton dalam bulan ini.

The Fed mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka akan mempertimbangkan apakah akan mengurangi skala pembelian aset pada setiap pertemuan berikutnya dan memajukan ekspektasi kenaikan suku bunga hingga 2023. Pada hari Jumat, Presiden Fed St. Louis Brad mengatakan bahwa inflasi yang lebih kuat dari yang diharapkan, dan pengetatan kebijakan moneter yang lebih cepat adalah respons “alami” terhadap inflasi, yang efeknya adalah menekan harga emas.

Saat ini, pasar khawatir bahwa Fed akan melakukan seruan lebih lanjut. Jika prediksi ini benar, Fed mungkin akan mengurangi pembelian aset dan membahas untuk menaikkan suku bunga di masa depan, tetapi ini masih harus diperhatikan. Karena indeks dolar AS mencatat kinerja mingguan terbaik dalam sembilan bulan terakhir, hal tersebut melemahkan daya tarik emas bagi pemegang mata uang lainnya.

Pada hari Jumat, harga emas turun sebesar $9,11 atau 0,51%, dan ditutup dengan penurunan untuk hari keenam berturut-turut. Emas mencatat kinerja mingguan terburuk dalam lebih dari satu tahun. Emas spot akhirnya ditutup pada $1.762,9 per ons.

Strategi Investasi Hari Ini:

Pada grafik harian emas, Bollinger Bands harga emas melebar, Stochastic berada di level rendah. Pada grafik 4 jam, Bollinger Band harga emas mengarah ke bawah, Stochastic membentuk Death Cross. Pada grafik 1 jam, Bollinger Bands harga emas melebar, Stochastic berada di level rendah. Terdapat konsolidasi koreksi untuk jangka pendek.

Strategi hari ini adalah Beli di harga rendah, disarankan Beli (Buy) di 1756.7-1767.7, terapkan stop loss di 1754.7, target di 1772.7-1780.7, level resistensi: 1799.6, level support: 1738.1.

Pada grafik harian perak, Bollinger Band harga perak melebar, Stochastic membentuk Death Cross; Pada grafik 4 jam, harga perak Bollinger Band mengarah ke bawah, Stochastic membentuk Death; Pada grafik 1 jam, Bollinger Band harga perak melebar, Stochastic Cross berada di level rendah. Terdapat konsolidasi koreksi untuk jangka pendek.

Strategi hari ini adalah Beli di harga rendah, disarankan Beli (Buy) di 25.46-25.86, terapkan stop loss di 25.36, target di 25.96-26.36, level resistensi: 26.67, level support: 25.27.

Informasi dan Acara Penting Hari Ini:   

09:30 Nilai awal penjualan ritel telah disesuaikan secara musiman (tarif bulanan) Australia bulan Mei

20:30 Indeks Aktivitas Nasional Fed Chicago AS bulan Mei

Catatan:

Informasi rekomendasi operasi hari ini berlaku untuk waktu sistem GMT 02:00-11:00 (HKT10:00-19:00). Untuk rekomendasi operasi pasar malam, pelanggan dapat merujuk pada analisis pasar malam.

GBPUSD : Pound Inggris Keluar dari Titik Terbawah Saat Tren Naik Jangka Panjang

Setelah penundaan satu bulan sejak pencabutan pembatasan sosial dan kesehatan terbaru di Inggris, sekarang giliran The Fed untuk memberi tekanan pada Pound. GBP/USD mempercepat penurunannya sejak Rabu malam. Hal ini terjadi setelah Federal Reserve mengubah pandangannya dan sekarang mengharapkan dua kenaikan suku bunga pada tahun 2023.

Aura positif yang mengelilingi Pound mulai memudar karena peningkatan kasus virus corona mengurangi optimisme yang menyambut keberhasilan program vaksinasi negara itu.

GBP/USD turun 0,3 persen pada hari Jumat, menjadi $ 1,3885. GBP/USD turun ke level terlemah sejak awal Mei, dan kehilangan 1,6 persen sejak pertemuan Federal Reserve hari Rabu.

Negara itu mencatat lebih dari 11.000 kasus baru dari virus Covid-19 pada Kamis, jumlah tertinggi sejak 19 Februari, meski negara itu telah menyuntikkan lebih dari 42 juta orang, atau sekitar 80 persen populasi orang dewasa, dengan satu dosis vaksin, dan lebih dari 30 juta dengan dua dosis.

Masalah yang kini menyeruak adalah munculnya varian Delta dari virus corona. Virus ini pertama kali ditemukan di India. Menurut sebuah penelitian di Skotlandia, virus ini lebih beresiko dibandingkan dengan varian virus sebelumnya di Inggris.

Kenaikan tersebut telah meyakinkan Perdana Menteri – Boris Johnson untuk menunda pembukaan kembali penuh ekonomi negara itu selama sebulan. Sementara penjualan ritel secara tak terduga turun 1,4 persen antara bulan April dan bulan Mei.

Menambah kesengsaraan dari Pound Sterling adalah kondisi hubungan yang semakin kacau antara London dan Brussels, khususnya mengenai perdagangan antara Irlandia Utara dan seluruh bagian Inggris.

“Kesabaran Brussel dengan usaha London untuk menguasai perdagangan di seluruh Inggris Raya termasuk Irlandia Utara, semakin menipis” kata analis di INGA dalam sebuah catatan.

Tekanan politik yang dihadapi pemerintah Inggris tidak hanya berasal dari pihak eksternal saja. Namun, tekanan juga bertambah setelah Perdana Menteri – Johnson mengalami kekalahan memalukan ketika Partai Konservatifnya kalah dalam pemilihan parlemen di lumbung suara partainya.

Semua ini menandai perubahan pandangan untuk mata uang yang telah naik 0,7% sejak Maret. Pound berada di bawah tekanan, saat ini diperdagangkan pada level terendah dalam satu bulan. Pound berada di bawah titik 1,40 dan di bagian bawah channel naik yang telah berosilasi sejak awal pandemi, memvalidasi target bearish pertama dari ide perdagangan hari Senin.

Jika breakout dari bawah dikonfirmasi pada pembukaan pasar hari Senin, itu akan menjadi sinyal teknis utama untuk pembalikan yang bearish pada GBP/USD. Support berikutnya yang harus diperhatikan adalah titik terendah pada Maret/April di $1,3680 dan kemudian titik terendah pada September di $1,2675. Prospek bearish tidak akan berlaku jika terjadi rebound di atas $1,40. Traders dapat membuka posisi dalam konfigurasi bearish untuk menguji reaksi di titik 1.37404. Kita bisa berekspektasi rebound yang bullish dari level ini dalam waktu dekat bagi para pedagang yang ingin masuk kembali ke posisi.

Secara keseluruhan, kita bisa melihat kelebihan posisi sell oleh traders komersial menurut data Commitment of Traders (CoT) yang terbaru. Posisi sell bersih dari traders komersial pernah lebih besar dari ini, tetapi cukup tinggi untuk mengklaim penurunan kuat dalam pound terhadap dolar.

Level Support dan Resistance:

R3 1.4000
R2 1.3964
R1 1.3870
S1 1.3740
S2 1.3680
S3 1.2675

Sumber Grafik: Tradingview 20.06.2021

Setelah Quadruple Witching Day, Emas Akan Melanjutkan Tren Kenaikannya Sebagai Aset Lindung Nilai Terhadap Depresiasi Dolar AS

Jumat lalu adalah hari Quadruple Witching Day, mengacu pada tanggal berakhirnya kontrak berbagai produk keuangan derivatif pada hari Jumat ketiga setiap bulan Maret, Juni, September, dan Desember di pasar AS. Diperkirakan harga komoditas akan berfluktuasi lebih besar pada hari Quadruple Witching Day, yang berarti bahwa kontrak indeks saham berjangka, opsi indeks saham, opsi saham, dan saham tunggal berjangka semuanya akan berakhir pada waktu dan hari yang sama.

Settlement dari keempat macam aset ini akan mendorong volatilitas tajam pada pasar dimana akan terjadi tarik-menarik antara pelaku bullish dan bearish. Di bawah tekanan aksi likuidasi untuk opsi emas berjangka, harga emas spot mencapai titik terendah di $1.760,80 per ons.

Mulai minggu ini, opsi emas berjangka akan meluncurkan perdagangan opsi periode kontrak baru. Emas yang telah oversold minggu lalu akan mendorong aksi beli di harga rendah dan di lain sisi, emas juga berperan sebagai aset lindung nilai terhadap depresiasi dolar AS di masa mendatang, mengingat pemerintahan Biden siap berkompromi dengan partai oposisi untuk meluncurkan stimulus infrastruktur sebesar 6 triliun dolar untuk merangsang pemulihan ekonomi.

The Fed mengusulkan untuk menaikkan suku bunga dua kali sebelum akhir tahun 2023, tetapi itu adalah untuk dua tahun kemudian, sedangkan aksi pencetakan uang dalam jumlah besar dari pemerintahan Biden merupakan situasi saat ini.

Pencetakan uang kertas dolar AS dalam jumlah besar tentu akan menyebabkan depresiasi pada nilai tukar mata uang. Alat terbaik untuk melakukan lindung nilai terhadap depresiasi dolar AS adalah emas. Oleh karena itu, yang paling dikhawatirkan oleh para investor adalah kapan terjadi pencetakan uang kertas dalam skala besar, bukan kenaikan suku bunga yang baru akan terjadi dua tahun kemudian.

Kesimpulan: Dolar AS diprediksi akan mengalami depresiasi, disarankan untuk membeli emas pada setiap penurunan untuk melakukan lindung nilai terhadap depresiasi dolar.

Taktik Trading:

Setiap penurunan pada XAUUSD merupakan kesempatan yang baik untuk Beli (Buy). Setelah profit, ubah stop loss untuk melindungi keamanan modal dan dapatkan keuntungan yang lebih besar. Jika menyentuh stop loss, terus perhatikan koreksi lainnya dan lakukan Beli (Buy) di harga rendah untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Poin Pembelian Pertama: Jika menembus 1768 atau terjadi gap up saat pembukaan market, incar koreksi dan Beli (Buy). Pasang stop loss sebesar $5, dengan target di (1810/1830/1850). Jika menyentuh stop loss, perhatikan Poin Pembelian Kedua, jika tidak dapat menembus turun dari posisi tersebut maka dapat terus melakukan Beli (Buy).

Poin Pembelian Kedua: Jika tidak menembus di bawah 1752, maka lakukan Beli (Buy) pada setiap penurunan. Pasang stop loss sebesar $5, dengan target di (1790/1810/1830). Jika menyentuh stop loss, perhatikan Poin Pembelian Ketiga, jika tidak dapat menembus posisi tersebut maka dapat terus melakukan Beli (Buy).

Poin Pembelian Ketiga: Jika tidak menembus di bawah 1738, maka lakukan Beli (Buy) pada setiap penurunan. Pasang stop loss sebesar $5, dengan target di (1770/1790/1830).

Jika turun menembus 1738, maka tidak disarankan untuk melakukan Jual (Sell). Disarankan untuk menunggu hingga harga kembali di atas posisi (1738) lalu incar koreksi dan terus lakukan Beli (Buy).

Strategi ini efektif selama bulan Juni.

Ulasan Pasar Tanggal 21 Juni 2021

Emas berkoreksi dari penguatan dolar AS baru-baru ini. Bulls dapat menargetkan retracement Fibonacci 38,2% ke grafik harian dan pertemuan dengan support lama. Setelah nada hawkish The Fed, penguatan dolar AS menyebabkan harga komoditas jatuh dan menekan logam mulia.

Emas mengalami aksi jual yang tajam, dan harga logam ditutup di bawah $1.800 per oz pada perdagangan sebelumnya dan berakhir turun 0,52% pada $1.764,23 berkisar antara terendah $1.761,04 dan $1.797,31.

Dolar AS memperpanjang kenaikannya terhadap berbagai mata uang dalam tekanan pendek klasik karena dengan kenaikan yang berlanjut berdasarkan kenaikan yang dicatat oleh sikap hawkish Fed yang tak terduga pada awal pekan ini.

Setelah Harga Emas Konfirmasi Posisi 61,8%, Selanjutnya Mempertimbangkan Koreksi!

Kemarin, harga emas anjlok. Pada sesi awal, harga emas rebound. Pada sesi tengah, setelah bergerak hingga mencapai resistansi di sekitar 1825, harga emas menguji turun kembali. Pada sesi akhir, setelah turun menembus posisi 1800, harga emas lanjut turun hingga mencapai 1767, yang setelah itu diikuti oleh rebound. Pasar akhirnya ditutup pada 1773.0.

Analisis Fundamental:

Setelah keputusan suku bunga The Fed, karena kenaikan suku bunga repurchase pada dasarnya telah memastikan “tekad” The Fed akan mengetatkan kebijakan moneter dalam menanggapi tekanan inflasi, mengetatkan likuiditas pasar, dan posisi dolar AS yang masih lebih rendah jika dibandingkan, demikian mendorong dana untuk mencari lindung nilai dan investasi di dolar AS, hal ini mengakibatkan harga emas terus turun hingga gagal dalam mempertahankan posisi 1800.

Analisis Teknikal:

Pada grafik mingguan, sebelumnya pernah disampaikan bahwa terdapat ekspektasi dan persiapan koreksi setelah struktur mencapai 9. Saat ini, secara fundamental dapat dipastikan bahwa harga emas telah membentuk struktur bullish pada grafik stochastic selama tiga bulan berturut-turut. Sementara itu, ekspektasi momentum pengujian turun akan menjadi lebih kuat, serta bagian bawah di sekitar middle band yang telah siap untuk menarik penutupan di posisi rendah, memiliki harapan memandu harga emas terus berkonsolidasi turun.

Pada grafik harian, sejak gagal mempertahankan posisi tinggi 1900, harga emas melanjutkan penyesuaian hingga memunculkan struktur ABC pada konsolidasi turun. Hal ini karena tindak lanjut sekunder tidak hanya cepat, melainkan juga disertai dengan peningkatan besar dalam ruang, atau mengacu pada gelombang C juga memiliki peluang turun untuk menindaklanjuti tren struktur kecil. Demikian, disini pihak bearish lebih unggul dan memiliki harapan mempertahankan tren saat ini untuk terus menguji turun.

Pada grafik 4 jam, setelah menembus posisi 1900, harga emas muncul struktur divergence karena kurangnya dorongan keyakinan. Namun kemudian secara bertahap telah menyesuaikan dengan konsolidasi turun, serta muncul aksi turun. Dalam beberapa hari ini, dengan harga emas breakdown cepat pada channel dasar menunjukkan pergerakan yang pasti, memiliki harapan mempertahankan momentum turun. Namun, dapat kita lihat bahwa 61,8% Fibonacci retracement pada kisaran posisi 1677-1916, spesifiknya support pada perubahan posisi di 1767telah dikonfirmasi, atau mengacu pada ruang “penyesuaian dan koreksi” telah dihabiskan.

Akan tetapi, jika harga emas masih belum mampu berhenti turun dan stabil di sekitar area sini, maka tumpukan keyakinan pihak bullish sebelumnya akan dihabiskan secara bertahap. Apalagi, sejak harga emas menguji turun di sekitar 1916, telah membentuk struktur 5 gelombang turun. Dan hingga saat ini, harga emas masih bertumpu pada tantangan di gelombang 3, menunggu konfirmasi koreksi gelombang 4, serta setelahnya terdapat persiapan turun pada gelombang 5. Sehingga akhirnya akan memunculkan rekor rendah terbaru dari breakdown di sekitar 1767 yang juga mendorong perubahan sentimen pasar.

Saat ini, harga emas mungkin melangsungkan koreksi gelombang 4. Dan level resistansi atas yang berada disekitar posisi 1800 memiliki permintaan konfirmasi pengujian. Oleh karena itu, para investor disarankan agar tetap sabar dan menunggu hingga harga emas mengonfirmasikan koreksi yang logis melakukan pembelian!

Strategi Investasi Malam:

Berhati-hatilah ketika berinvestasi di malam hari dan ambil posisi Jual (Sell) di harga tinggi. Ambil posisi Jual (Sell) di 1803.0-1809.0, terapkan stop loss di 1814.0, target di 1785.0-1795.0, level resistansi: 1810.0, level support: 1772.0.

Data Penting Malam Ini:

20:30 Indeks Harga Perumahan Baru (Tahunan) AS Bulan Mei

01:30 [dini hari] The Fed, Neel Kashkari Menyampaikan Pidato

Catatan:

Ulasan malam hari ini berlaku selama waktu sistem GMT 09:30-20:00 (HKT17:30-04:00)

Indeks Dolar AS Melonjak Kuat, Berbagai Nilai Komoditas Anjlok

Analisis Fundamental:

Menurut situs ‘Paper Gold of China’, jumlah perdagangan pada bursa pertukaran emas terbesar di dunia, Exchange Traded Fund (ETF), terhitung tanggal 18 Juni adalah 1041,99 ton, meningkat 3,79ton dibandingkan dengan hari sebelumnya, dan tercatat kenaikan bersih sebesar 1,22 ton dalam bulan ini.

Dot plot the Fed memberikan perubahan nada yang jelas, pada akhirnya menunjukkan bahwa meskipun Fed terus menegaskan kembali bahwa inflasi bersifat sementara, penilaian formal mereka terhadap risiko terhadap ekonomi menjadi lebih hawkish. Melemahnya permintaan fisik dan melambatnya aliran spekulatif ke emas, yang sudah terjadi bahkan sebelum pertemuan Fed, juga dapat membantu mendorong koreksi lebih lanjut.

The Fed juga menyatakan akan mempertimbangkan untuk mengurangi skala pembelian asetnya pada setiap pertemuan kebijakan berikutnya. Hal ini telah mendorong imbal hasil obligasi AS melonjak serta merangsang dolar AS naik ke level tertinggi dalam lebih dari dua bulan, yang telah memberi tekanan pada harga emas. Pada hari Kamis, berbagai jenis logam mulia dilepas investor, di antaranya, paladium mencapai performa harian terburuknya dalam lebih dari setahun. Harga emas turun lebih dari 2%, dan emas spot ditutup pada $1.772,98 per ons.  

Strategi Investasi Hari Ini:

Pada grafik harian emas, Bollinger Bands harga emas melebar, Stochastic berada di level rendah. Pada grafik 4 jam, Bollinger Band harga emas melebar, Stochastic berada di level rendah. Pada grafik 1 jam, Bollinger Bands harga emas mengarah ke bawah, Stochastic membentuk Golden Cross. Terdapat konsolidasi koreksi untuk jangka pendek.

Strategi hari ini adalah Jual di harga tinggi, disarankan Jual (Sell) di 1784.7-1795.8, terapkan stop loss di 1797.8, target di 1771.8-1779.8, level resistensi: 1803.6, level support: 1748.9.

Pada grafik harian perak, Bollinger Band harga perak melebar, Stochastic membentuk Death Cross; Pada grafik 4 jam, harga perak Bollinger Band melebar, Stochastic berada di level rendah; Pada grafik 1 jam, Bollinger Band harga perak mengarah ke bawah, Stochastic membentuk Golden Cross. Terdapat konsolidasi koreksi untuk jangka pendek.

Strategi hari ini adalah Jual di harga tinggi, disarankan Jual (Sell) di 26.29-26.70, terapkan stop loss di 26.80, target di 25.80-26.20, level resistensi:27.00, level support: 25.23.

Informasi dan Acara Penting Hari Ini:   

11:00 keputusan suku bunga Bank of Japan

14:00 Tarif bulanan Indeks Harga Produsen (PPI) Jerman Bulan Mei,

14:00 Tarif bulanan penjualan ritel disesuaikan secara musiman Inggris Bulan Mei

14:30 Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengadakan konferensi pers

16:00 Transaksi Berjalan telah disesuaikan musim musiman Euro zone bulan April

01:30 AM, Pidato Kashkari Federal Reserve

Catatan:

Informasi rekomendasi operasi hari ini berlaku untuk waktu sistem GMT 02:00-11:00 (HKT10:00-19:00). Untuk rekomendasi operasi pasar malam, pelanggan dapat merujuk pada analisis pasar malam.

DXY : Dolar AS Kembali Mengepakkan Sayapnya Setelah Pertemuan FOMC

Kemarin, FOMC memutuskan untuk tidak mengubah suku bunga, laju pembelian aset, dan pendiriannya. Hal ini sesuai dengan ekspektasi, namun pertemuan itu jelas hawkish. “Dot plot” dari proyeksi suku bunga menunjukkan bahwa 13 dari 18 peserta FOMC (naik dari 7 dari 18 pada Maret) mengharapkan suku bunga naik pada akhir 2023. Sebanyak 11 peserta mengharapkan dua atau lebih kenaikan pada tanggal tersebut.

Prakiraan pertumbuhan dan inflasi direvisi naik untuk tahun ini. Tetapi, ada sedikit perubahan pada prakiraan tahun 2022 dan 2023. Hal ini membuatnya konsisten dengan komentar baru-baru ini oleh pejabat Fed, bahwa inflasi yang lebih tinggi kemungkinan bersifat sementara.

Ketua Fed – Jerome Powell menjelaskan bahwa perubahan dot plot mencerminkan peningkatan kepercayaan peserta FOMC dalam prakiraan pertumbuhan dan inflasi mereka, meskipun Powell berusaha untuk mengecilkan signifikansinya.

Meningkatnya kekhawatiran peserta FOMC tentang risiko inflasi yang lebih tinggi adalah pendorong nyata dari langkah menuju kebijakan yang kurang akomodatif. Sementara kenaikan suku bunga pertama mungkin telah dipindah, tampaknya hanya ada sedikit peluang untuk mempercepat jadwal pengurangan pembelian aset.

Powell berpendapat bahwa pada saat pertemuan inilah, FOMC mulai membicarakan tentang pengurangan pembelian aset.

Skenarionya pun tetap sama, FOMC akan secara resmi memulai diskusi tentang pengurangan pembelian aset pada bulan September dan mengumumkan di bulan Desember bahwa pengurangan pembelian aset akan dimulai pada kuartal pertama.

Kejutan dari kenaikan yang terjadi lebih awal dari perkiraan yang diumumkan kemarin, turut mendukung Dolar dalam jangka pendek, tetapi inflasi ini mungkin bersifat sementara dan tren jangka menengah utama pada Dolar AS tetap bearish.

Candle yang hampir bullish kemarin, menembus resistance di 90.63. Ini adalah sinyal pembalikan yang mem-validasi pola dasar bulat. Dolar AS telah menelusuri kembali 61,8% dari tren turun pada April-Mei. Jika berhasil melanjutkan kenaikannya di luar rasio ini maka Dolar dapat kembali ke 93,50, dimana ini adalah titik awal dari gelombang penurunan terakhir.

Skenario pemulihan akan dibatalkan di bawah moving average 200 hari dan retracement Fibonacci 38,2% pada 91,00.

Sumber Grafik: Tradingview 17.06.2021

Ulasan Pasar Tanggal 18 Juni 2021

Tidak ada penurunan dalam dolar AS pada hari Kamis, sehari setelah Federal Reserve AS mengubah retorikanya, pasar secara tidak sadar percaya bahwa harga kenaikan suku bunga lebih awal dari yang diharapkan, seolah-olah pengurangan bertahap telah dilakukan pada bulan Agustus.

Pada daftar data ada Penjualan Ritel Inggris; Indeks Harga Produsen (PPI)  Jerman; Pertemuan EcoFin Zona Euro; Transaksi Berjalan Zona Euro; Ekspektasi Inflasi Konsumen Inggris dan Jumlah Rig Minyak AS Baker Hughes AS.