Dolar Memperpanjang Rally Pelemahan di Tengah Kekhawatiran Kebijakan Fed

Dolar memperpanjang rally pelemahannya pada pasar hari Selasa di tengah kekhawatiran baru seputar Federal Reserve yang dapat menaikkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan.

Indeks Dolar sedikit lebih rendah menetap di kisaran 91,523, tidak jauh dari tingkat terendah minggu lalu di 91,484, level yang tidak terlihat sejak 18 Maret.

Pasangan USD / JPY turun 0,2% pada 108,10, EUR / USD naik 0,1% menjadi 1,2050, mendekati harga tertinggi bulan lalu, GBP / USD naik 0,2% pada 1,3990, sedangkan AUD / USD yang sensitif terhadap risiko naik 0,1% menjadi 0,7791.

Imbal hasil Treasury 10-tahun terakhir diperdagangkan pada 1,55%, penurunan tajam dari yang tertinggi hanya 1,78% yang terlihat pada akhir bulan lalu, mengurangi daya tarik aset dalam mata uang Dolar sebagai investasi.

Dolar mengalami awal yang buruk untuk minggu ini, menambah kerugiannya dari minggu lalu, menyusul penurunan imbal hasil obligasi AS. Namun, data posisi terbaru menunjukkan taruhan bullish pada greenback mencapai level tertinggi untuk tahun ini sejauh ini.

Bank Sentral Eropa bertemu pada pekan ini, dan sedikit yang baru diharapkan dengan pembuat kebijakan yang ingin menghindari resiko pasar mengingat kekhawatiran pasar keuangan dari stimulus darurat kemungkinan akan menjadi.

Di lain perdagangan, Bitcoin terus mundur dari rekor tertinggi $ 64.895,22 yang dicapai pada 14 April karena jatuh selama akhir pekan. Pemadaman listrik di wilayah Xinjiang China, yang menggerakkan banyak penambangan bitcoin, dilaporkan menjadi salah satu faktor utama.

Guo Ji Ri Bao Edisi 20 April 2021

PT. Mentari Mulia Berjangka dengan bangga memberitahukan bahwa perusahaan kami diliput oleh harian Guo Ji Ri Bao edisi 20 April 2021! Dalam edisi kali ini, Guo Ji Ri Bao mengundang analis senior kami, Rio Lee, untuk berbagi pandangannya.

Dolar Melanjutkan Pelemahan Pada Pembukaan Pasar Asia Hari Senin

Dolar melanjutkan rally pelemahan yang terjadi dari minggu lalu pada pembukaan pasar Asia hari Senin, mengabaikan kenaikan dari set data makro ekonomi AS.

Indeks dolar AS pada perdagangan hari ini tercatat turun 0,01% menjadi 91,55. Dengan sebagian besar data yang kuat dan berita vaksin positif yang sekarang diperkirakan, greenback akan berjuang untuk mendapatkan keuntungan dalam perdagangan jangka pendek.

Pasangan AUD / USD naik tipis 0,16% menjadi 0,7738 dan pasangan NZD / USD juga naik 0,10% menjadi 0,7162.

Pasangan USD / CNY turun sekitar 0,12% menjadi 6,5296. Data ekonomi China yang dirilis pada hari sebelumnya mengatakan bahwa PDB untuk kuartal pertama tumbuh masing-masing 18,3% dan 0,6% tahun-ke-tahun dan kuartal-ke-kuartal di bulan Maret. Meskipun kedua angka tersebut lebih rendah dari perkiraan, pertumbuhan ekonomi meningkat secara tahunan dan melambat secara triwulanan.

Imbal hasil Treasury 10-tahun jatuh ke level terendah satu bulan di 1,528% selama sesi sebelumnya, dari tertinggi 1,776% pada akhir Maret 2020, bahkan setelah penjualan ritel AS yang lebih kuat dari perkiraan dan klaim pengangguran minggu lalu.

Sementara dari jadwal rilis data ekonomi, tidak ada yang menawarkan banyak alasan untuk optimisme untuk kenaikan Dolar. Bantuan dari Federal Reserve masih belum pulih karena Ketua Jerome Powell mengatakan bank sentral sangat tidak mungkin untuk menaikkan suku bunga sebelum 2022.

Rencana infrastruktur baru Biden, yang ditujukan untuk momentum ekonomi jangka panjang, dapat memberikan sentimen yang dibutuhkan dolar untuk mendapatkan kembali momentum kenaikan, tetapi kemajuan pada langkah legislatif tidak mungkin terjadi sampai musim panas.

Guo Ji Ri Bao Edisi 19 April 2021

PT. Mentari Mulia Berjangka dengan bangga memberitahukan bahwa perusahaan kami diliput oleh harian Guo Ji Ri Bao edisi 19 April 2021! Dalam edisi kali ini, Guo Ji Ri Bao mengundang analis senior kami, Ling JianQi, untuk berbagi pandangannya.

Euro Lebih Rendah Jumat Pagi Terkait Peningkatan Kasus Covid di Eropa

Euro lebih rendah Jumat pagi di tengah berita meningkatnya kasus baru Covid-19 di Jerman yang kembali naik melebihi kejadian di bulan Januari. Hal ini semakin menekan pemerintah Jerman untuk terus meningkatkan pengetatan dan pembatasan dan semakin tertundanya proses pemulihan ekonomi. Walaupun program vaksinasi mulai meningkat dengan hampir 20% populasi penduduk.

Data ekonomi yang dirilis kemarin yaitu inflasi CPI di Jerman dan Prancis juga relatif flat sama seperti periode sebelumnya. Hari ini akan dirilis data inflasi CPI untuk kawasan Uni Eropa secara keseluruhan dan neraca perdagangan.

Poundsterling relatif masih menguat terhadap Dolar dengan optimisme pemulihan ekonomi di negara ini seiring dengan program vaksinasi yang mengungguli wilayah lainnya di benua Eropa.

Dengan kembali dibukanya pusat perbelanjaan, restoran dan bisnis lainnya sejak awal minggu, disambut antusias oleh penduduk Inggris yang sudah 2x mengalami lockdown. Iklan online dibutuhkannya tenaga kerja juga kembali meningkat seperti sebelum terjadinya pandemik. Skotlandia, Irlandia Utara dan Wales baru akan menyusul dibuka kembali pekan depan.

Diharapkan peningkatan aktifitas ekonomi ini akan dapat mendorong fundamental ekononi lebih baik lagi. Data ekonomi berupa Leading indeks juga semakin membaik -0.4% dari periode sebelumnya -0.5%.

Set data fundamental ekonomi AS terus meningkat bahkan melampaui perkiraan. Data ekonomi Retail Sales di AS di bulan Maret dan awal April ini meningkat tajam 9.8% dari periode sebelumnya -2.7% dan cukup jauh melampaui perkiraan 5.8%. Begitu pula dengan data Core yang tidak menyertakan komponen belanja otomotif juga naik cukup signifikan 8.4% dari periode sebelumnya -2.5% dan juga melampaui perkiraan 5.1%.

Data lainnya berupa indeks manufaktur negara bagian Philadelphia juga masih positif 50.2 lebih baik dari perkiraan 41 walaupun sedikit menurun dari periode sebelumnya 51.8.

Sedangkan di negara bagian New York indeks manufaktur juga meningkat secara signifikan 26.3 dari periode sebelumnya 17.4 dan lebih baik dari perkiraan 19.3. Laporan mingguan klaim pengangguran juga berkurang tajam menjadi 576K dari periode sebelumnya 769K dan jauh lebih baik dari perkiraan 703K. Angka ini merupakan angka terendah sejak terjadinya pandemik di AS dengan kembali beroperasinya restoran, peritel dan bisnis lainnya yang mulai melakukan rekrutmen tenaga kerja.

Yield obligasi pemerintah AS juga kembali turun setelah sempat naik sesaat setelah rilis data tersebut. Hari ini akan dirilis data sektor perumahan dan hasil survey preliminary dari University of Michigan.

Guo Ji Ri Bao Edisi 16 April 2021

PT. Mentari Mulia Berjangka dengan bangga memberitahukan bahwa perusahaan kami diliput oleh harian Guo Ji Ri Bao edisi 16 April 2021! Dalam edisi kali ini, Guo Ji Ri Bao mengundang analis senior kami, Zhen QuanXi, untuk berbagi pandangannya.

Dolar Lebih Rendah Kamis Pagi Seiring dengan Lonjakan Inflasi AS Minggu Ini

Dolar lebih rendah Kamis pagi, seiring dengan lonjakan inflasi AS pada minggu ini setelah komentar dari sejumlah pejabat Fed yang berulang lagi menegaskan bahwa tingkat inflasi pasti terjadi namun tetap tidak akan mengubah kebijakan moneter dari Fed karena sifatnya yang temporer.

Meski sejumlah data inflasi naik melampaui perkiraan, namun dolar justru terus melemah begitu juga yield obligasi pemerintah AS yang meskipun naik namun tidak cukup berarti.

Ketua Fed – Jerome Powell dalam pidato kemarin mengatakan Fed akan mengurangi pembelian surat berharga pada program QE-nya sebelum mengubah kebijakan suku bunga acuan. Hal ini menegaskan urutan prioritas kebijakan moneter yang kemungkinan akan berlangsung secara bertahap dalam beberapa jangka waktu bulan bahkan hingga tahun ke depan.

Sedangkan, Wakil Ketua Fed – Richard Clarida mengatakan kebijakan moneter yang benar adalah tidak menghilangkan volatilitas inflasi namun yang perlu di perhitungkan adalah inflasi dalam jangka panjang yang dipastikan tidak akan jauh dari target Fed 2%.

Jika dalam jangka panjang terus meningkat, baru diperlukan campur tangan Fed. Sementara laporan aktifitas ekonomi dari 12 negara bagian dalam Beige Book menunjukkan pemulihan ekonomi antara akhir Februari hingga awal April berjalan dengan kecepatan sedang.

Sedangkan skeptisme akan program vaksinasi di AS meningkat setelah adanya 6 kasus vaksin produksi Johnson & Johnson memberikan dampak negatif berupa penggumpalan darah sama seperti vaksin dari AstraZeneca di Eropa. Dua badan kesehatan AS, yaitu FDA dan CDC sempat menganjurkan untuk penundaan penggunaan vaksin ini, namun setelah melalui investigasi keduanya kembali memperbolehkan penggunaan vaksin ini.

Guo Ji Ri Bao Edisi 15 April 2021

PT. Mentari Mulia Berjangka dengan bangga memberitahukan bahwa perusahaan kami diliput oleh harian Guo Ji Ri Bao edisi 15 April 2021! Dalam edisi kali ini, Guo Ji Ri Bao mengundang analis senior kami, Ling JianQi, untuk berbagi pandangannya.

Dolar Menahan Kenaikan Meskipun Data Ekonomi AS Mencatat Penguatan Pada Hari Rabu

Dolar menahan kenaikannya pada perdagangan hari Rabu, meskipun set data fundamental ekonomi AS masih terus meningkat dalam beberapa sesi terakhir.

Set data makro ekonomi berupa inflasi CPI menunjukkan peningkatan yang signifikan 0.6% melampaui perkiraan 0.5% dan periode sebelumnya 0.4%. Ini merupkan kenaikan terbanyak dalam lebih dari 8 tahun terakhir atau sejak Agustus 2012 lalu. Sedangkan data Core-nya yang tidak menyertakan komponen makanan dan konsumis BBM juga naik 0.3% dari periode sebelumnya 0.1% dan juga lebih baik dari perkiraan 0.2%.

Risiko perdagangan sedikit menurun meskipun terjadi lonjakan inflasi, Fed tidak akan mengubah kebijakan moneternya dan masih akan tetap mempertahankan suku bunga rendah saat ini setidaknya hingga 2023 mendatang. Kenaikan inflasi di tahun ini memang sudah diperkirakan oleh Fed terlebih jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu dimana gelombang pandemik tidak hanya melanda AS namun juga secara global. Dan kenaikan inflasi ini juga terjadi secara global tidak hanya di AS, yang menandakan mulai pulihnya aktivitas ekonomi walaupun belum sepenuhnya terlepas dari pandemik terutama di kawasan Eropa.

Di lain tempat, Euro terus bergerak naik seiring dengan melemahnya Dolar walaupun fundamental ekonomi di kawasan ini juga belum juga membaik. Indeks sentimen ekonomi ZEW mengalami penurunan 66.3 jauh meleset dari perkiraan naik 77.2 dari periode sebelumnya 74.0.

Data yang sama untuk Jerman juga mengalami penurunan 70.7 dari periode sebelumnya 76.6 dan juga meleset dari perkiraan naik 79.1. Sementara industrial production di Italy juga mengalami penurunan 0.2% yang lebih jelek dari perkiraan 0.7% walaupun data periode sebelumnya direvisi naik dari 1.0% menjadi 1.1%.

Hari ini akan dirilis data Industrial Production untuk Uni Eropa secara keseluruhan dan juga pidato dari Presiden Bank Sental Eropa (ECB) – Chirstine Lagarde.

Guo Ji Ri Bao Edisi 14 April 2021

PT. Mentari Mulia Berjangka dengan bangga memberitahukan bahwa perusahaan kami diliput oleh harian Guo Ji Ri Bao edisi 14 April 2021! Dalam edisi kali ini, Guo Ji Ri Bao mengundang analis senior kami, Zhen QuanXi, untuk berbagi pandangannya.