Dua Faktor Negatif Utama Memberi Tekanan Terhadap Emas
Analisis Fundamental:
Menurut situs ‘Paper Gold of China’, jumlah perdagangan pada bursa pertukaran emas terbesar di dunia, Exchange Traded Fund (ETF), terhitung tanggal 28 September adalah 990,32 ton, menurun 3,20 ton dibandingkan hari sebelumnya, dan tercatat penurunan bersih sebesar 9,94 ton dalam bulan ini
Pada saat ini pasar berfokus pada pidato para pejabat Fed minggu ini, termasuk Ketua Fed Jerome Powell, yang akan bersaksi di Kongres tentang kebijakan moneter Fed dalam menanggapi pandemi. Pasar sedang menunggu pidato dari pembuat kebijakan Fed untuk mendapatkan lebih banyak petunjuk tentang strategi pengurangan skala pembelian, sementara dolar AS naik sebesar 0,15% yang membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya, dan imbal hasil obligasi AS jangka 10-tahun naik ke level tertinggi dalam tiga bulan.
Meskipun ada beberapa faktor yang mengkhawatirkan yang mendorong pembelian di harga rendah, namun penguatan dolar AS dan peningkatan imbal hasil obligasi AS telah membatasi kenaikan harga emas. Pada hari Senin, harga emas koreksi dan bergerak stabil dalam perdagangan harian, dan emas spot ditutup di atas 1.750. Kemudian dengan adanya momentum penurunan yang tampak lebih melambat, harga emas mungkin memiliki kesempatan untuk rebound dalam jangka pendek, tetapi prospek secara keseluruhan masih kurang optimis.
Strategi Investasi Hari Ini:
Pada grafik harian emas, Bollinger Band harga emas mengarah ke bawah, Stochastic berada di level rendah. Pada grafik 4 jam, Bollinger Band harga emas menyempit, Stochastic membentuk Death Cross. Pada grafik 1 jam, Bollinger Band harga emas mengarah ke bawah, Stochastic membentuk Death Cross. Terdapat konsolidasi koreksi untuk jangka pendek.
Strategi hari ini adalah Beli di harga rendah, disarankan Beli (Buy) di: 1748.9, dengan stop loss: 1740.9 dan target: 1755.9 Level resistansi: 1766.9 dan level support: 1740.9
Pada grafik harian perak, Bollinger Band harga perak mengarah ke bawah, Stochastic membentuk Golden Cross; Pada grafik 4 jam, Bollinger Band harga perak menyempit, Stochastic membentuk Death Cross; Pada grafik 1 jam, Bollinger Band harga perak menyempit, Stochastic membentuk Death Cross. Terdapat konsolidasi koreksi untuk jangka pendek.
Strategi hari ini adalah Beli di harga rendah, disarankan Beli (Buy) di 22.06-22.46, terapkan stop loss di 21.96, target di 22.56-22.96, level resistansi: 23.42, level support: 21.90.
Informasi dan Acara Penting Hari Ini:
20:00 Pidato Gubernur Bank Sentral Eropa ECB Lagarde
21:00 Indeks Harga Rumah Komposit 20 kota besar AS bulan Juli
21:00 Indeks Harga Rumah FHFA AS bulan Juli
21:00 Pidato Presiden Chicago Fed Evans
22:00 Kepercayaan Konsumen CB Konferensi Konsultatif AS Bulan September,
22:00 Indeks Manufaktur Richmond AS Bulan September
22:00 Ketua Federal Reserve dan Menteri Keuangan AS menghadiri sidang
02:30 AM, Pidato Menteri Keuangan AS Yellen
03:00 Pidato Presiden Atlanta Fed Raphael Bostic
Catatan: Informasi rekomendasi operasi hari ini berlaku untuk waktu sistem GMT 02:00-11:00 (HKT10:00-19:00). Untuk rekomendasi operasi pasar malam, pelanggan dapat merujuk pada analisis pasar malam.
Ulasan Pasar Tanggal 28 September 2021
Pada Grafik menunjukan Emas Berada di bawah tekanan karena dolar as masih tetap kuat, pada angka $1.760 adalah resistansi utama dan bear mengincar dari bawah, dengan adanya outlook Fed yang hawkish, emas masih tetap melemah.
Pada daftar Data Slate Ada Survei Kepercayaan Konsumen Jerman; Lelang Surat Utang Inggris jangka 30 Tahun; Pidato Presiden ECB Lagarde Zona Euro; Inventaris Grosir AS; Neraca Perdagangan Barang AS; Pidato De Guindos ECB Zona Euro; Indeks Buku Merah AS; Indeks Harga Perumahan AS; Indeks Harga Rumah AS; Pidato Panetta ECB Zona Euro; Ketua Fed AS Powell Bersaksi; Indeks Manufaktur Fed Richmond AS; Kepercayaan Konsumen AS; Pidato Schnabel ECB Zona Euro; Lelang Surat Utang 7 Tahun AS; Pidato Bowman Fed AS Dan Stok Minyak Mentah Mingguan AS.
Strategi Emas dan Forex untuk Investasi di Pasar Eropa
Saran untuk Para Investor
Setelah pasang posisi, apabila pergerakan tidak mengikuti arah posisi yang telah diambil kemudian mengalami koreksi dan semakin mendekati harga masuk posisi, maka disarankan menutup posisinya untuk menghindari kerugian.
Data dan Informasi Penting Hari Ini:
07:50 Hasil Rapat Kebijakan Moneter Bank of Japan
14:00 Iklim Konsumen Jerman GfK Bulan Oktober
20:00 Pidato Gubernur Bank Sentral Eropa ECB Lagarde
21:00 Indeks Harga Rumah Komposit 20 kota besar AS bulan Juli
21:00 Indeks Harga Rumah FHFA AS bulan Juli
21:00 Pidato Presiden Chicago Fed Evans
22:00 Kepercayaan Konsumen CB Konferensi Konsultatif AS Bulan September,
22:00 Indeks Manufaktur Richmond AS Bulan September
22:00 Ketua Federal Reserve dan Menteri Keuangan AS menghadiri sidang
02:30 AM, Pidato Menteri Keuangan AS Yellen
03:00 Pidato Presiden Atlanta Fed Raphael Bostic
04:30 AM, Persediaan Minyak Mentah API Mingguan AS Hingga Tanggal 24 September
1.Strategi Emas
Poin Pembelian: Jika menembus di atas (1752) bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi beli, terapkan stop loss (SL) sebesar $5, dan target take profit (TP) pada (1762/1765/1768)
Poin penjualan: Jika harga turun menembus (1747), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar $3, dan target take-profit (TP) pada (1740/1737/1734)
2.Strategi GBPUSD
Poin pembelian: Jika menembus di atas (1.3706) bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 16 poin dan target take-profit (TP) pada (1.3743/1.3753/1.3763)
Poin penjualan: Jika harga turun menembus (1.3693), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 16 poin dan target take-profit (TP) pada (1.3663/1.3653/1.3643).
Apabila setelah pukul 15:30 Waktu Indonesia Barat, harga pasar GBPUSD naik dan tidak dapat menembus (1.3706), saat pergerakan pasar tidak dapat naik lebih tinggi lagi maka dapat mencari titik koreksi untuk mengambil posisi Jual (Sell) dengan menetapkan stop-loss (SL) sebesar 18 poin. Setelah mendapatkan profit, segera menutup posisi Anda.
Apabila setelah pukul 15:30 Waktu Indonesia Barat, harga pasar turun dan tidak dapat menembus angka di atas atau terjadi false breakout, saat pergerkaan pasar tidak dapat menembus turun lebih rendah dan dengan jelas terjadi koreksi harga, maka dapat mencari titik koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy) dengan menetapkan stop-loss (SL) sebesar 18 poin. Setelah mendapatkan profit, segera menutup posisi Anda.
3. Strategi EURUSD
Poin pembelian: Jika menembus di atas (1.1695), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.1713/1.1723/1.1733).
Poin penjualan: Jika turun dan menembus (1.1683), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.1663/1.1653/1.1643).
Apabila setelah pukul 15:00 Waktu Indonesia, harga naik namun masih tidak dapat menembus target EURUSD (1.1695), saat pergerakan pasar tidak dapat naik lebih tinggi lagi maka dapat mengambil posisi Jual (Sell) dengan menetapkan stop-loss (SL) sebesar 18 poin. Setelah mendapatkan profit, segera menutup posisi Anda.
Apabila setelah pukul 15:00 Waktu Indonesia Barat, harga pasar turun dan tidak dapat menembus angka di atas atau terjadi false breakout, saat pergerakan pasar tidak dapat menembus turun lebih rendah dan dengan jelas terjadi koreksi harga, maka dapat mencari titik koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy) dengan menetapkan stop-loss (SL) sebesar 18 poin. Setelah mendapatkan profit, segera menutup posisi Anda.
4. Strategi USDJPY
Poin pembelian: Pada (111.19), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (111.43/111.53/111.63).
Poin penjualan: Pada (111.05), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (110.83\110.73\110.63).
5. Strategi USDCAD
Poin pembelian: Pada (1.2613), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.2643/1.2653/1.2663).
Poin penjualan: Pada (1.2593), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.2573/1.2563/1.2553).
6. Strategi USDCHF
Poin pembelian: Pada (0.9268), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.9293/0.9303/0.9313).
Poin penjualan: Pada (0.9256), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.9233/0.9223/0.9213).
7. Strategi AUDUSD
Poin pembelian: Pada (0.7303), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.7323/0.7333/0.7343).
Poin penjualan: Jika turun dan harga menembus (0.7288), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.7253/0.7243/0.7233).
8. Strategi NZDUSD
Poin pembelian: Pada (0.7023), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.7043/0.7053/0.7063).
Poin penjualan: Pada (0.7005), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.6983/0.6973/0.6963).
Perhatikan baik-baik strategi di atas, posisi take profit (TP) 1, 2, dan 3, jika harga tidak dapat menembus secara efektif, maka segera ambil posisi jual (jika tidak dapat secara efektif menembus turun maka segera ambil posisi beli). Terapkan stop loss (SL) sebesar 18-23 poin sudah cukup, setelah mendapatkan profit boleh tutup posisi. Cepat masuk dan keluar dari pasar. Ketika perubahan pasar sudah dikonformasi, dapat ubah stop loss dan untuk mendapatkan profit hingga 30-7 poin bukanlah masalah besar.
Strategi untuk Mengeksekusi Posisi
Menggunakan prioritas dari waktu ke waktu, disarankan untuk membuka posisi berdasarkan produk yang terpenting. Secara teori, kecuali untuk hari khusus seperti data Upah Non-Pertanian (NFP) di Amerika Serikat, waktu acuan setiap komoditas tidak seragam. Ada waktu yang cukup untuk memperhatikan strategi dari setiap komoditas. Apakah strategi tersebut memenuhi persyaratan untuk membuka posisi.
Untuk mendapatkan keuntungan setiap harinya, jangan hanya fokus pada 1 komoditas, tetapi terapkan strategi untuk semua produk yang memenuhi syarat untuk melakukan pembukaan posisi. Hanya dengan cara ini kita dapat mencapai keuntungan yang besar dan juga dapat melindungi nilai dari risiko.
Investasi terbesar dalam pengendalian risiko modal yaitu dengan hanya menggunakan 10% dari modal. Menggunakan modal untuk investasi dengan dialokasikan secara merata sesuai dengan sejumlah strategi, dengan demikian investor tidak akan kehilangan kesempatan potensi dari pasar dan juga dapat melakukan lindung nilai untuk mengurangi resiko secara keseluruhan.
Emas Mulai Rebound, Prospek Masih Belum Cukup Optimis
Analisis Fundamental:
Menurut situs ‘Paper Gold of China’, jumlah perdagangan pada bursa pertukaran emas terbesar di dunia, Exchange Traded Fund (ETF), terhitung tanggal 27 September adalah 993,52 ton, dengan kekuraganan sebesar 0,87 ton dibandingkan hari sebelumnya, dan tercatat penurunan bersih sebesar 6,74 ton dalam bulan ini.
Setelah hasil pertemuan The Fed cendrung lebih kuat, para investor meningkatkan ekspektasi mereka terhadap The Fed untuk menaikkan suku bunga lebih awal pada akhir 2022. Meskipun para investor telah mencerna panduan kebijakan Fed, imbal hasil obligasi AS jangka 10-tahun naik ke level tertinggi dalam perdagangan harian, sehingga melemahkan permintaan emas. Pada hari Jumat, emas spot naik tipis dan akhirnya ditutup pada $1.748,09 per ons.
Para investor sedang mengevaluasi pernyataan Federal Reserve mengenai langkah-langkah stimulus yang diberikan selama pandemi akan dikurangi secara bertahap, tetapi tidak ada rincian spesifik tentang jadwal pengurangan skala pembelian aset maupun seberapa cepat pengurangan tersebut, hal tersebut telah mempertahankan emas tidak turun lebih lanjut. Ke depannya, para investor harusnya sudah memahami kecuali jika ada perubahan signifikan dalam indeks dolar AS, harga emas mungkin akan lebih terpengaruh oleh selera risiko yang lebih positif dari para investor.
Strategi Investasi Hari Ini:
Pada grafik harian emas, Bollinger Band harga emas mengarah ke bawah, Stochastic membentuk Death Cross. Pada grafik 4 jam, Bollinger Band harga emas mengarah ke bawah, Stochastic membentuk Death Cross. Pada grafik 1 jam, Bollinger Band harga emas mengarah menyempit, Stochastic membentuk Death Cross. Terdapat konsolidasi koreksi untuk jangka pendek.
Strategi hari ini adalah Beli di harga rendah, disarankan Beli (Buy) di: 1751.9, dengan stop loss: 1743.9 dan target: 1758.9 Level resistansi: 1769.9 dan level support: 1743.9
Pada grafik harian perak, Bollinger Band harga perak mengarah ke bawah, Stochastic membentuk Golden Cross; Pada grafik 4 jam, Bollinger Band harga perak melebar, Stochastic membentuk Death Cross; Pada grafik 1 jam, Bollinger Band harga perak mengarah ke bawah, Stochastic membentuk Golden Cross. Terdapat konsolidasi koreksi untuk jangka pendek.
Strategi hari ini adalah Jual di harga tinggi, disarankan Jual (Sell) di 22.57-22.97, terapkan stop loss di 23.07, target di 22.07-22.47, level resistansi: 23.20, level support: 21.70.
Informasi dan Acara Penting Hari Ini:
20:45 Pidato Anggota FOMC Fed Mester
22:00 Pidato Anggota FOMC Ketua Fed Powell
22:00 Jumlah Penjualan Rumah Baru (YoY) AS Bulan Agustus
24:00 Pidato Anggota FOMC Fed Bostic
Catatan: Informasi rekomendasi operasi hari ini berlaku untuk waktu sistem GMT 02:00-11:00 (HKT10:00-19:00). Untuk rekomendasi operasi pasar malam, pelanggan dapat merujuk pada analisis pasar malam.
Emas: Harga Berada Di Bawah Tekanan Menyusul Pengumuman The Fed
Emas telah berada di bawah tekanan sejak Federal Reserve memberi isyarat pada hari Rabu bahwa pihaknya bermaksud untuk segera mengurangi pembelian obligasi dan menaikkan suku bunga tahun depan.
Secara khusus, The Fed mengatakan bahwa “jika kemajuan berlanjut secara meluas seperti yang diharapkan, komite menilai bahwa moderasi dalam laju pembelian aset akan segera dibenarkan.”
Proyeksi bank sentral untuk kenaikan suku bunga juga menyerukan kenaikan suku bunga pada awal 2022, yang juga dapat mengurangi permintaan logam mulia.
Dengan tidak adanya katalis jangka pendek, emas mungkin lebih dipengaruhi oleh pergerakan dolar AS, selera risiko, dan kenaikan imbal hasil obligasi. Imbal hasil obligasi 10-tahun AS naik tajam minggu ini menjadi 1,459%, masih didukung oleh prospek pengetatan bertahap kebijakan moneter Federal Reserve AS.
Singkatnya, karena pejabat Fed terus membahas tentang pengetatan moneter, investor akan menunggu lebih banyak visibilitas tentang niat mereka sebelum membeli emas.
Dari grafik perspektif teknikal, harga emas minggu ini didukung oleh oblique bullish yang terjadi sejak Maret. Meskipun breakout pada garis tren telah melemahkan momentum kenaikan jangka panjang, Emas telah memasuki fase stabilisasi.
Selama beberapa minggu, pasar telah bergerak tanpa arah yang jelas dalam kisaran antara $1.830 dan $1.750, sehingga harga berada di persimpangan.
Emas saat ini mencoba untuk memantul dari batas bawah. Rotasi harga lebih lanjut ke batas yang berlawanan membuat Emas tidak akan keluar dari kondisi saat ini dalam beberapa hari mendatang. Namun, jika support $1.750 memberikan tekanan untuk sell, maka pasar akan memulai koreksi yang lebih dalam menuju $1.690.
Di sisi lain, kita harus menunggu titik kunci pivot di $1,830 ditembus untuk memulai kembali arus untuk buy dan momentum kenaikan. Akibatnya, emas akan terus stabil sambil menunggu aliran arah berikutnya yang akan diberikan pada breakout pada salah satu dari dua batas kisaran. Dengan demikian, para pedagang mungkin melihat ke posisi buy secara konservatif dari emas dalam skenario konsolidasi ini dengan target jangka pendek $1.760 kecuali penurunan kuat di bawah 1.750 pada awal minggu.
Emas berada di bawah tekanan untuk rebound, Evergrande tetap menjadi faktor penting pada aset yang sensitif terhadap risiko. Emas masih tetap lemah dengan pandangan Fed yang Hawkish. Harga emas stabil di sesi pembukaan pada hari Senin, meskipun terbebani oleh dolar AS yang lebih kuat.
DXY mencatat kenaikan minggu ketiga berturut-turut pada hari Jumat karena ketidakpastian atas pengembang properti Evergrande China yang bermasalah sehingga mendorong dolar AS rebound dari penurunan tajam pada sesi sebelumnya. Pada saat ini, emas telah rebound ke $1.759 dari level terendah di $1.747.
Pada daftar data ada Pinjaman Pribadi Zona Euro; Uang Beredar M3 Zona Euro; Laporan Bulanan Buba Jerman; Pesanan Barang Tahan Lama AS; Indeks Usaha Manufaktur Fed Dallas AS; Lelang Surat Utang AS 3 & 6 Bulan serta Lelang Surat Utang AS 2 & 5 Tahun.
The Fed Mempertahankan Kebijakan Moneternya
The Fed Mempertahankan Kebijakan Moneternya, Joe Biden Memiliki Harapan Meluncurkan Rencana Stimulus 4 Triliun, Beli Emas di Harga Rendah untuk Melindungi Nilai dari Depresiasi Dolar AS
Rabu, tanggal 22 waktu AS, The Fed mengumumkan keputusan suku bunga bulan September: FOMC setuju untuk tidak mengubah target keputusan suku bunga yang berada dikisaran 0%-0,25%, sesuai dengan eksektasi pasar.
Mengenai pengurangan pembelian obligasi yang diperhatikan pasar, The Fed pada pernyataan kebijakan moneter menambahkan: “Jika masih berjalan sesuai ekspektasi, maka akan ditentukan komite FOMC, perubahan pembelian aset mungkin juga akan segera terjamin.”
Dari sisi waktu pengurangan pembelian obligasi, Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa pengurangan nilai tersebut, “akan diumumkan paling cepat pada pertemuan berikutnya.”
Namun, dia juga menyatakan bahwa dia bersedia untuk menunggu lebih lama jika diperlukan, beliau juga menekankan bahwa pengurangan nilai tidak diartikan sebagai pemulaan kenaikan suku bunga.
Setelah The Fed mempersiapkan rencana pengurangan pembelian aset, Ketua The Fed Jerome Powell menyatakan bahwa sekarang merupakan “waktu untuk memulai menyusutkan skala pembelian obligasi”, “Jika kemajuan dana sesuai dengan ekspektasi, maka mereka mungkin akan mulai bertindak pada pertemuan berikutnya.” Namun yang terpenting yaitu waktu yang cocok untuk mengakhiri kebijakan tapering ini adalah pada pertengahan tahun 2022.
Dibawah pernyataan “Hawkish” The Fed, harga emas mengalami penurunan secara terus menerus pada hari Rabu dan Kamis di pasar AS. Pasar mengartikan penurunan harga emas pada hari Rabu dikarenakan meningkatnya Indeks Dolar AS yang kemudian menyebabkan penurunan pada harga emas. Akan tetapi harga emas dan Indeks Dolar AS pada hari Kamis mengalami penurunan di saat yang bersamaan. Jadi, apa alasan yang akan digunakan pasar untuk menafsirkan penurunan ini?
Saat harga emas dan Dolar AS turun disaat yang bersamaan, ketiga indeks utama saham AS terus naik bersamaan, ini membuktikan bahwa terdapat investor yang sedang menjual emas dan membali saham untuk mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.
Jadi, mengapa investor tidak mempedulikan resiko kenaikan suku bunga yang akan dilakukan The Fed terhadap saham, melainkan membeli saham AS secara besar-besaran? Alasannya karena investor telah memperkirakan Joe Biden akan berkompromi dengan partai oposisi untuk meluncurkan rencana infrstruktur senilai 4 Triliun guna merevitalisasi ekonomi AS.
Saat depresiasi Dolar AS maka perusahaan AS akan diuntungkan dari rencana stimulus dan menaikkan saham AS. Sehingga sekarang para investor memilih untuk terlebih dahulu membeli saham AS guna memaksimalkan keuntungan mereka.
Saat Joe Biden meluncurkan rencana stimulus infrastruktur 4 Triliun-nya tiba, maka hal ini juga mengartikan bahwa The Fed akan mencetak 4 Triliun uang kertas dan Dolar AS akan depresiasi tajam. Sedangkan, harga emas yang berperan sebagai aset terideal yang melindungi Dolar AS tentu juga akan dipengaruhi oleh pembelian dana safe-haven dan kemudian naik tajam.
Kesimpulan: Harga emas jangan dilihat terlalu bearish. Perhatikan penurunan yang stabil pada setiap gelombang harga, ini merupakan kesempatan beli yang ideal. Pasang stop loss untuk meminimalisir kerugian dan dapatkan keuntungan yang lebih besar.
Taktik Trading: Perhatikan setiap gelombang turun yang stabil pada XAUUSD, ini merupakan kesempatan beli yang ideal. Setelah mendapatkan profit, ubah stop loss untuk melindungi keamanan modal dan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak. Jika menyentuh stop loss, terus perhatikan setiap gelombang penurunan yang stabil dan lakukan beli di harga rendah untuk mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.
Poin Beli 1: Jika menembus (1760) cari koreksi dan terus Beli, terapkan stop loss sebesar $5, target di (1773\1780\1787). Jika menyentuh stop loss, dapat perhatikan Poin Beli 2, jika tidak menembus maka dapat terus Beli.
Poin Beli 2: Jika turun tetapi tidak menembus (1745) cari penurunan yang lemah dan terus Beli, terapkan stop loss sebesar $5, target di (1767\1773\1780), Jika menyentuh stop loss, dapat perhatikan Poin Beli 2, jika tidak menembus maka dapat terus Beli.
Poin Beli 3: Jika turun tetapi tidak menembus (1734) cari penurunan yang lemah dan terus Beli, terapkan stop loss sebesar $5, target di (1760\1767\1774).
Jika menembus (1734) tidak disarankan untuk Jual, sabar menunggu hingga harga kembali ke atas (1734) lalu ambil posisi Beli.
Strategi berlaku selama minggu ini.
Safe Haven Emas Tertekan, Turun Tajam Lebih Dari $38
Analisis Fundamental:
Menurut situs ‘Paper Gold of China’, jumlah perdagangan pada bursa pertukaran emas terbesar di dunia, Exchange Traded Fund (ETF), terhitung tanggal 24 September adalah 992,65 ton, dengan kekuraganan sebesar 8,14 ton dibandingkan hari sebelumnya, dan tercatat penurunan bersih sebesar 7,61 ton dalam bulan ini.
The Fed mengatakan pada hari Rabu bahwa kemungkinan akan mulai mengurangi pembelian aset pada awal November, dan mengisyaratkan bahwa setelah proses pembelian aset berakhir sepenuhnya mungkin akan melakukan peningkatan suku bunga lebih awal dari yang diharapkan. Kenaikan suku bunga Fed akan meningkatkan biaya memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil. Karena para investor telah mempersiapkan diri bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga lebih awal dari yang diharapkan, imbal hasil obligasi AS juga meningkat, dan suku bunga riil telah menyeret harga emas turun.
Para investor lebih cenderung memilih aset berisiko tinggi, yang mendorong kenaikan pasar saham global dan memberikan tekanan pada aset safe-haven. Efek dari pernyataan The Fed telah melampaui efek dari kenaikan dalam jumlah klaim pengangguran awal AS minggu lalu. Pada hari Kamis, emas spot sempat turun lebih dari $30, mencapai titik terendah sejak tanggal 11 Agustus menjadi $1.737,76 per ons, dan akhirnya ditutup pada $1.742,24 per ons.
Strategi Investasi Hari Ini:
Pada grafik harian emas, Bollinger Band harga emas mengarah ke bawah, Stochastic membentuk Death Cross. Pada grafik 4 jam, Bollinger Band harga emas melebar, Stochastic berada di level rendah. Pada grafik 1 jam, Bollinger Band harga emas mengarah ke bawah, Stochastic membentuk Golden Cross. Terdapat konsolidasi koreksi untuk jangka pendek.
Strategi hari ini adalah Jual di harga tinggi, disarankan Jual (Sell) di:1752.5, dengan stop loss: 1760.5 dan target: 1739.5 Level resistansi: 1760.5 dan level support: 1734.5
Pada grafik harian perak, Bollinger Band harga perak mengarah ke bawah, Stochastic membentuk Golden Cross; Pada grafik 4 jam, Bollinger Band harga perak menyempit, Stochastic membentuk Death Cross; Pada grafik 1 jam, Bollinger Band harga perak menyempit, Stochastic membentuk Golden Cross. Terdapat konsolidasi koreksi untuk jangka pendek.
Strategi hari ini adalah Jual di harga tinggi, disarankan Jual (Sell) di 22.69-23.09, terapkan stop loss di 23.19, target di 22.16-22.56, level resistansi: 23.25, level support: 21.88.
Informasi dan Acara Penting Hari Ini:
20:45 Pidato Anggota FOMC Cleveland Meester
22:00 Pidato Ketua Dewan Gubernur Fed AS, Powell
22:00 Jumlah Penjualan Rumah Baru (YoY) bulan Agustus
24:00 Pidato Anggota FOMC Bostic
Catatan: Informasi rekomendasi operasi hari ini berlaku untuk waktu sistem GMT 02:00-11:00 (HKT10:00-19:00). Untuk rekomendasi operasi pasar malam, pelanggan dapat merujuk pada analisis pasar malam.
EURUSD Mendekati Support Utama Setelah Pertemuan The Fed
EURUSD telah pulih dari kisarannya setelah pernyataan Fed yang menunjukkan semakin banyak pejabat yang mendukung kenaikan suku bunga pada tahun 2022.
Meskipun kurangnya pengumuman pengurangan dan revisi ke bawah dari prospek ekonomi, dolar berhasil menguat pada Rabu malam terhadap mata uang utama.
Dolar diuntungkan dari lebih banyak pejabat yang mendukung kenaikan suku bunga Fed tahun depan. Sembilan anggota komite sekarang mengharapkan setidaknya satu kenaikan suku bunga Fed pada 2022, naik dari tujuh anggota pada Juni dan empat anggota pada Maret.
Perkiraan rata-rata suku bunga Fed untuk tahun depan terbagi rata antara satu dan nol kenaikan suku bunga. Pemungutan suara tambahan akan memberi tip pada tingkat rata-rata ke kenaikan tarif penuh.
Kenaikan suku bunga tahun depan mungkin tampak ambisius bagi The Fed meskipun belum mulai mengurangi laju pembelian asetnya, namun pelaku pasar sudah mengantisipasi skenario ini menurut EURODOLLAR Futures.
Dari perspektif teknis, prospek fundamental jangka panjang EURUSD adalah bearish dengan mengikuti bagian bawah dari segitiga menurun di awal musim panas. Prospek jangka pendek beragam, bagaimanapun juga karena EURUSD kembali ke bawah kisarannya di mana telah berosilasi selama dua bulan terakhir.
EURUSD mencoba untuk memantul dari bagian bawah kisarannya pada hari Kamis. Jika rebound ini terkonfirmasi melalui pola “swallow” atau pola reversal lainnya, prospek akan kembali bullish dalam jangka pendek hingga puncak kisaran di sekitar $1,19.
Jika tidak, breakout dari bawah kisaran akan membuka jalan bagi kelanjutan tren menurun yang mendasarinya. Pengembalian ke $1,15 diharapkan dalam jangka pendek.
Ulasan Pasar Tanggal
Emas mengkonsolidasikan kerugian terbesar dalam seminggu di dekat tingkat Agustus awal. Selera risiko meningkat dengan adanya berita Evergrande, refleksi pasca-Fed dan optimisme vaksin/stimulus. Imbal hasil obligasi AS harus diawasi dan juga memperhatikan China dengan cermat, sebagai data dukungan yang kedua.
Pada daftar data ada Indeks Iklim Usaha Ifo Jerman, Penilaian & Berjalan Ekspektasi Usaha Jerman; Penjualan Rumah Baru AS dan Jumlah Rig Minyak AS Baker Hughes AS.