PT. Mentari Mulia Berjangka dengan bangga memberitahukan bahwa perusahaan kami diliput oleh harian Guo Ji Ri Bao edisi 27 Juli 2021! Dalam edisi kali ini, Guo Ji Ri Bao mengundang analis senior kami, Rio Lee, untuk berbagi pandangannya.

PT. Mentari Mulia Berjangka dengan bangga memberitahukan bahwa perusahaan kami diliput oleh harian Guo Ji Ri Bao edisi 27 Juli 2021! Dalam edisi kali ini, Guo Ji Ri Bao mengundang analis senior kami, Rio Lee, untuk berbagi pandangannya.

Dolar berbalik menguat pada pasar Asia hari Senin, jelang pertemuan FOMC minggu ini. Setelah pertemuan moneter FOMC sebelumnya cukup optimis akan pemulihan ekonomi sehingga memberi peluang akan perubahan suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan.
Pasar memperkirakan pengurangan program QE atau tapering tersebut baru akan dibahas pada pertemuan kali ini. Sejumlah data ekonomi yang dirilis akhir-akhir ini yang kurang mendukung membuat peluang tapering dalam waktu dekat menjadi diragukan. Meski demikian jika data sektor tenaga kerja yang diperkirakan Fed akan kembali normal pada September mendatang sehingga memungkinkan bagi Fed untuk antisipasi dengan langkah tapering tersebut.
Sementara data sektor tenaga kerja Non-Farm Payroll baru akan dirilis pekan depan sehingga peluang untuk mengetahui perkembangan sektor tenaga kerja menjadi tertahan. Data fundamental terakhir berupa PMI yang dirilis jumat pekan lalu masih cukup mixed dimana sektor manufaktur terus menguat sedangkan sektor jasa masih cenderung turun.
Poundsterling berlanjut melemah terhadap Dolar seiring dengan data fundamental ekonomi yang memburuk dan kembali meningkatnya kasus baru varian delta covid-19. Dengan meningkatnya penularan varian delta memaksa ratusan ribu pekerja untuk melakukan isolasi mandiri sesuai dengan regulasi pemerintah Inggris yang berlaku.
Meskipun data Retail Sales di Inggris meningkat cukup signifikan 0.5% dari periode sebelumnya -1.3% dan melampaui perkiraan membaik -0.2%. Namun dari PMI di sektor manufaktur maupun jasa justru turun dibawah perkiraan. Data di sektor manufaktur turun ke 60.4 yang meleset dari perkiraan hanya turun ke 62.3 dari periode sebelumnya 63.9. Dan di sektor jasa turun ke 57.8 juga meleset dari perkiraan turun ke 62.0 dari periode sebelumnya 62.4. ini merupakan penurunan terbanyak sejak Maret lalu.
PT. Mentari Mulia Berjangka dengan bangga memberitahukan bahwa perusahaan kami diliput oleh harian Guo Ji Ri Bao edisi 26 Juli 2021! Dalam edisi kali ini, Guo Ji Ri Bao mengundang analis senior kami, Zhen QuanXi, untuk berbagi pandangannya.

Dolar AS memperpanjang rally pelemahan terhadap mata uang utama lainnya pada hari Jumat ditengah merebaknya varian delta covid-19 dan aksi profit taking setelah data sektor tenaga kerja kembali memburuk.
Kasus baru pasien covid-19 di AS meningkat 53% dengan 83% diantaranya disebabkan oleh varaqin delta. Varian ini telah membuat beberapa wilayah kembali memberlakukan pembatasan. Dikhawatirkan hal yang sama akan kembali diberlakukan di sejumlah wilayah di AS yang akan mempengaruhi laju pemulihan ekonomi.
Meski program vaksinasi masih terus dijalankan dengan mencapai 60% populasi dengan vaksin pertama dan 50% populasi sudah 2x vaksin masih belum menjamin penyebaran varian terbaru ini. Jika pemulihan ekonomi terhambat maka dipastikan perubahan kebijakan moneter yang diharapkan pasar juga semakin sulit diwujudkan.
Sementara itu data klaim pengangguran meningkat mencapai angka tertinggi sejak bulan Mei lalu yaitu sebanyak 419K jauh di atas perkiraan yang hanya 350K dan data periode sebelumnya juga di revisi dari 360K menjadi sedikit lebih buruk 368K. Jika tren ini berlanjut maka Fed diperkirakan juga akan menunda perubahan kebijakan moneternya.
Data Leading indeks yang merupakan gabungan 10 indikator ekonomi juga menurun 0.7% lebih jelek dari perkiraan 0.8%. Data periode sebelumnya juga di revisi menurun menjadi 1.2%.
PT. Mentari Mulia Berjangka dengan bangga memberitahukan bahwa perusahaan kami diliput oleh harian Guo Ji Ri Bao edisi 23 Juli 2021! Dalam edisi kali ini, Guo Ji Ri Bao mengundang analis senior kami, Indra Gozali, untuk berbagi pandangannya.

Dolar AS menahan rally kenaikannya pada pasar Asia hari Kamis, setelah pada sesi sebelumnya menguat terhadap mata uang lainnya.
Resiko perdagangan terus meningkat dalam beberapa sesi terakhir, melihat penyebaran pandemic varian baru, Singapura yang sebelumnya sempat mengeluarkan statement berdamai dengan Covid pun kembali memberlakukan pembatasan ketat. Australia juga masih memberlakukan lockdown di Melbourne dan Sydney. Sejumlah negara lainnya juga kembali memperketat pembatasan perjalanan.
Mata uang dolar yang sejak pandemik menjadi safe haven kembali mendapat momentum untuk menguat. Dan juga oleh eskpektasi akan perubahan kebijakan moneter dari Fed terutama perihal tapering dalam watku tidak lama lagi dan normalisasi suku bunga dalam jangka panjang. Tertahannya dolar dikarena market sedikit ambli posisi wait and see menjelang pertemuan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) hari ini.
Poundsterling rebound dari harga terendah sejak Februari seiring tertahannya penguatan mata uang Dolar. Inggris meneruskan rencana pembukaan total akses di seluruh Inggris yang dinamai Freedom Days sejak Senin lalu. Meski demikian tetap disarankan untuk mematuhi protokol kesehatan yang ketat.
Pada saat yang sama Perdana Menteri – Boris Johnson mengumumkan melakukan isolasi mandiri seiring dengan terpaparnya dengan pasien covid-19. Data ekonomi juga masih tidak mendukung untuk penguatan mata uang GBP, hutang sektor publik di Inggris semakin meningkat 22B melampaui perkiraan 21.5B dan periode sebelumnya direvisi membaik dari 23.6B menjadi 19.9B.
PT. Mentari Mulia Berjangka dengan bangga memberitahukan bahwa perusahaan kami diliput oleh harian Guo Ji Ri Bao edisi 22 Juli 2021! Dalam edisi kali ini, Guo Ji Ri Bao mengundang analis senior kami, Adi K, untuk berbagi pandangannya.

Dolar menguat terhadap mata uang utama lainnya karena menjadi asset safe haven yang dipicu oleh kekhawatiran akan kasus baru varian delta covid-19 yang meningkat secara global.
Beberapa negara yang sebelumnya sudah terkendali terjadi kembali kenaikan kasus yang meningkatnya cukup tajam dari varian ini. Seperti di Australia yang kembali memberlakukan lockdown di Melbourne dan Sydney. Di AS juga mengalami hal yang sama terutama di wilayah dengan tingkat vaksinasi yang rendah. Jika tidak segera ditangani secara benar dikhawatirkan akan menghalangi pemulihan ekonomi yang pada akhirnya akan menunda perubahan kebijakan moneter dari Fed seperti yang diharapkan pasar.
Sementara Presiden Biden dalam pidato menyinggung masih tingginya inflasi di AS yang diakui namun diperkirakan hanya bersifat temporer dan akan berangsur turun sama seperti pandangan dari pejabat Fed. Perihal Inflasi ini Menteri Keuangan – Janet Yellen juga menyatakan inflasi masih akan terus melonjak dalam beberapa bulan mendatang.
Poundsterling mengalami penurunan tajam pada hari Freedom Day dimana Inggris menerapkan pembukaan akses total dengan mengakhiri semua pembatasan lockdown yang sudah berlaku lebih dari setahun. Namun justru hal ini menjadi kotradiski dengan Perdana Menteri – Boris Johnson mengumukan isolasi mandiri setelah berhubungan dekat dengan orang positif covid-19. Bahkan AS juga menganjurkan warga AS untuk menghindari perjalanan ke Inggris seiring dengan penularan varian delta covid-19 di Inggris cukup tinggi. Langkah pembukaan
PT. Mentari Mulia Berjangka dengan bangga memberitahukan bahwa perusahaan kami diliput oleh harian Guo Ji Ri Bao edisi 21 Juli 2021! Dalam edisi kali ini, Guo Ji Ri Bao mengundang analis senior kami, Rio Lee, untuk berbagi pandangannya.

PT. Mentari Mulia Berjangka dengan bangga memberitahukan bahwa perusahaan kami diliput oleh harian Guo Ji Ri Bao edisi 19 Juli 2021! Dalam edisi kali ini, Guo Ji Ri Bao mengundang analis senior kami, Zhen QuanXi, untuk berbagi pandangannya.
