Proyeksi EURUSD

Euro terhadap Dolar AS pulih di hari Kamis meski tanpa memutarbalikkan kerusakan yang terjadi di tiga sesi sebelumnya. Hal ini sebagai konsekuensi tumbuhnya perbedaan antara jalan ekonomi pada kedua sisi Antlatik.

Saat penutupan hari perdagangan di sesi terakhir pada minggu lalu, EUR/USD naik 0,25%, menjadi 1,1793. Mata uang tersebut turun hampir 1% sejak awal pekan.

Tapi sementara “sedikitnya penurunan pada Dolar membuat seluruh pasar dapat bernapas lega sejenak, tren masih tetap naik untuk Dolar” kata Han Tan, seorang analis di FXTM.

Proyeksi Euro yang masih suram terus menyingkirkan para pembeli agresif. Hal ini dikarenakan gabungan dari pemulihan ekonomi yang lambat di Uni Eropa, dengan kurangnya dukungan keuangan untuk pemulihan ini dan perkembangan vaksinasi yang lesu.

Hal ini berkebalikkan dengan AS dimana pasar sedang menantikan pemulihan yang cepat, khususnya akibat rencana stimulus raksasa yang didorong oleh administrasi Presiden AS – Joe Biden dan kampanye vaksinasi yang cepat.

Jumlah orang yang terkena virus korona di Eropa dan lainnya, membuat beberapa negara anggota Uni Eropa kembali memberlakukan karantina wilayah dan pembatasan lainnya. Banyak analis menyatakan penurunan dalam kemampuan Uni Eropa untuk pulih dengan cepat.

Sementara itu, Pound Inggris juga memprihatinkan di minggu lalu dimana ia jatuh sekitar 0,50% terhadap Dollar AS karena perselisihan antara Uni Eropa dan Inggris terkait pengiriman vaksin memicu taruhan tren turun.

Uni Eropa sedang menghadapi masalah seputar pengiriman vaksin ditengah-tengah perselisihan antara Brussel dan London. Uni Eropa menyatakan pada pertemuan virtual di hari Kamis bahwa mereka siap memblokir ekspor AstraZeneca. Namun, mereka tidak memberikan pengumuman lebih lanjut yang menjelaskan pemulihan GBP/USD di paruh kedua pekan lalu. Pada hari Jumat, GBP/USD naik sekitar 0,40% ke 1,2789.

Dari sudut pandang teknikal, EUR/USD mungkin tidak bergerak sebaik Pound di sesi mendatang dan tampaknya akan berkonsolidasi dalam kisaran ketat di 1,185 dan 1,175. EUR/USD telah gagal membangun laju positif untuk dirinya sendiri dan kemungkinan akan diperdagangkan sideways sebelum melanjutkan koreksi lebih lanjut menuju angka psikologis 1,17. Para trader dapat membeli EUR/USD secara konservatif untuk pergerakan menuju level 1,17620 (retracement Fibonacci 0,786).

Ke depannya menjelang akhir kuartal, para trader harus mengharapkan pergerakan tak terduga dan volatilitas yang lebih tinggi di semua pasar dalam beberapa hari mendatang karena investor institusional akan menyeimbangkan kembali portofolionya. Para trader harus tetap waspada terhadap perubahan pasar dan berhati-hati.

Level Support & Resistance:

R3       1.20686
R2       1.19790
R1       1.18895
S1        1.17620
S2        1.17000
S3        1.16000

Sumber Grafik: Tradingview 20.03.2021

Harga Emas Jatuh dan Menunggu Arah untuk Kembali Menembus Pasar!

Pada hari sebelumnya, harga emas berfluktuasi sideways. Pada sesi awal, setelah bergerak sideways, harga emas turun dan bertahan stabil di posisi $1,728. Pada sesi tengah, setelah terjadi kenaikan hingga $1,739 lalu mulai terjadi penurunan kembali. Pada sesi akhir, awalnya emas berada di posisi $1,725 dan setelah itu mengalami rebound hingga $1,745. Setelah itu, kembali mengalami penurunan hingga $1,721. Pasar emas akhirnya ditutup pada $1.726.4.

Analisis Fundamental

AS mengumumkan bahwa jumlah klaim tunjangan pengangguran awal pekan lalu secara signifikan lebih rendah dari yang diharapkan. Ditambah lagi dengan tingkat pertumbuhan PDB yang membaik dari perkiraan pada kuartal keempat AS sehingga mendorong dolar AS terus mengalami rebound.

Ketua the Fed – Powell memberitahukan bahwa langkah-langkah bantuan stimulus akan ditarik lebih awal mengikuti pemulihan ekonomi yang pesat, hal ini meningkatkan kekhawatiran pasar yang mengakibatkan harga emas berfluktuasi turun.

Analisis Teknikal

Harga emas tidak banyak berfluktuasi akhir-akhir ini, dan tidak ada perubahan struktur atau posisi yang efektif, karena perubahan yang tidak besar sehingga dapat mempertahankan strategi dan penilaian dari analisis sebelumnya.

Pada grafik mingguan, secara perlahan sudah pulih kembali di sekitar middle band. Tetapi pada minggu lalu, emas tidak behasil meneruskan kenaikannya pada stuktur grafik candlestick, sehingga ekspektasi terjadinya rebound pun ikut menurun. Tentu saja, jika berhasil untuk stabil di dekat area support pada middle band maka kemungkinan terjadinya rebound semakin besar.

Pada grafik harian, channel harga emas jangka panjang telah menembus titik support lower channel. Tetapi karena pergerakannya tidak terlalu besar, maka sentimen untuk melakukan sell masih kurang mendukung. Hingga saat ini, support di sekitar lower channel sudah kembali pulih. Setelah harga emas koreksi, dapat dilihat dengan jelas bahwa emas saat ini mendapatkan tekanan. Untuk saat ini, fokus utamanya adalah apakah bisa harga emas melakukan penembusan dan apakah ada kemungkinan terjadinya koreksi.

Pada grafik 4 jam, struktur yang paling relevan saat ini adalah struktur 5 gelombang dengan menggunakan posisi $1,875 sebagai titik awal dari struktur gelombang penurunan ini. Koreksi rebound saat ini merupakan pergerakan gelombang 4, yang berpotensi dilanjutkan dengan gelombang 5 impulsif penurunan setelah gelombang korektif berakhir.

Hal ini tentunya akan membatasi laju dan ruang koreksi harga emas saat ini. Selain itu, jika dilihat dari pergerakan rebound yang dimulai dari posisi $1,676, ini dapat membentuk struktur kenaikan. Tetapi, rebound naik pada gelombang c tidak berhasil menyentuh puncak channel sideways dan juga gagal untuk membentuk struktur naik.

Di samping itu, koreksi turun saat ini menembus bagian dasar channel, hal ini menunjukkan tren yang lemah sehingga menyelesaikan stuktur koreksi pada gelombang 4 dan mempersiapkan gelombang 5 untuk terus turun hingga mencapai titik terendah.

Hal yang harus diingat, Meskipun harga emas saat ini menembus bagian dasar channel, tetapi perkembangan dan lajunya tidak begitu kuat, sehingga posisi Stop Loss para bullish di sekitar $1,719 terus bertahan dan arah pasar masih belum bisa ditentukan dengan pasti. Para investor disarankan untuk terus bersabar dan untuk sementara ini dapat melakukan jual di harga tinggi dalam kurun harga yang ditentukan, juga dapat menunggu hingga terjadi penembusan sebelum melakukan tindak lanjut!

Strategi Investasi Malam

Berhati-hatilah ketika berinvestasi di malam hari dan ambil posisi Jual (Sell) di harga tinggi. Ambil posisi Jual (sell) di 1731.0-1737.0, terapkan stop loss di 1742.0, target di 1717.0-1725.0, level resistensi: 1742.0, level support: 1700.0.

Data Penting Malam Ini

20:30 Indeks Tingkat Pengeluaran Konsumsi Perorangan AS tingkat tahunan bulan Februari

20:30 Indeks Tingkat Pengeluaran Konsumsi Perorangan Inti AS tingkat tahunan bulan Februari

20:30 Tingkat Pendapatan Perorangan bulanan AS bulan Februari

20:30 Nilai Awal Neraca Perdagangan Komoditas AS bulan Februari

22:00 Nilai Akhir Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan AS bulan Maret

Catatan

Ulasan malam hari ini berlaku selama waktu sistem GMT 09:30-20:00 (HKT17:30-04:00).

Dolar AS dan Imbal Hasil Obligasi AS Meningkat, Emas Mengalami Koreksi

Analisis Fundamental

Menurut situs Paper Gold of China, jumlah perdagangan pada bursa pertukaran emas terbesar di dunia Exchange Traded Fund (ETF) terhitung tanggal 26 Maret adalah 1043,03 ton, setara dengan hari sebelumnya, dan tercatat pengurangan bersih sebesar 50,5 ton dalam bulan ini.

Data Klaim pengangguran AS terbaru dan nilai akhir GDP pada kuartal keempat tahun lalu sangat baik. Departemen Tenaga Kerja AS mengumumkan bahwa jumlah klaim awal tunjangan pengangguran mingguan terhitung hingga tanggal 20 Maret mencapai 684.000, yang merupakan level terendah sejak pekan tertanggal 14 Maret 2020.

Nilai akhir GDP riil tingkat triwulanan tahunan Amerika Serikat pada kuartal keempat meningkat sebesar 4,3%, dengan ekspektasi meningkat sebesar 4,1% dan nilai sebelumnya sebesar 4,1%. Powell mengisyaratkan bahwa Fed pada akhirnya akan mengurangi program bantuan ekonomi, hal ini mungkin akan dianggap oleh pasar sebagai sinyal hawkish, sehingga menekan pergerakan tren pada aset berisiko.

Sementara itu, imbal hasil obligasi AS melonjak dan dolar AS mencapai level tertinggi empat bulan, yang meningkatkan biaya memegang emas untuk pemegang mata uang lainnya, sehingga mengurangi daya tarik emas. Pada hari Kamis, harga emas turun dan spot emas ditutup pada $1.276,38 per ons.

Strategi Investasi Hari Ini

Pada grafik harian emas, Bollinger Bands harga emas menyempit, Stochastic membentuk Death Cross. Pada grafik 4 jam, Bollinger Bands harga emas menyempit, Stochastic membentuk Death Cross; Pada grafik 1 jam, Bollinger Band harga emas bergerak mengarah ke bawah, Stochastic membentuk Golden Cross. Terdapat konsolidasi koreksi untuk jangka pendek.

Strategi hari ini adalah Jual di harga tinggi, disarankan Jual (Sell) di 1733.3-1744.4, terapkan stop loss di 1746.4, target di 1720.4-1728.4, level resistensi: 1755.4, level support: 1696.6.

Pada grafik harian perak, Bollinger Bands harga perak menyempit, Stochastic membentuk Golden Cross; Pada grafik 4 jam, Bollinger Bands harga perak menyempit, Stochastic membentuk Golden Cross; Pada grafik 1 jam, Bollinger Bands harga perak bergerak sideways, Stochastic membentuk Death Cross. Terdapat konsolidasi koreksi pasar untuk jangka pendek.

Strategi hari ini adalah Jual di harga tinggi, disarankan Jual (Sell) di 25.19-25.59, terapkan stop loss di 25.69, target di 24.69-25.09, level resistensi: 25.85, level support: 24.02.

Informasi dan Acara Penting Hari Ini

15:00 Tingkat penjualan ritel bulanan Inggris setelah penyesuaian musiman bulan Februari

17:00 Indeks Iklim Bisnis IFO Jerman bulan Maret

20:30 Tingkat pengeluaran pribadi bulanan AS bulan Februari

20:30 Tarif bulanan inti indeks harga PCE AS bulan Februari

22:00 Nilai Akhir Indeks Kepercayaan Konsumen Universitas Michigan AS bulan Maret

Catatan

Informasi rekomendasi operasi hari ini berlaku untuk waktu sistem GMT 02:00-11:00 (HKT10:00-19:00). Untuk rekomendasi operasi pasar malam, pelanggan dapat merujuk pada analisis pasar malam.

Tahun Fiskal Jepang Akan Segera Berakhir, Waspadai Kenaikan Permintaan JPY

Pemerintah Jepang menetapkan bahwa laporan keuangan meliputi aset dan arus kas luar negeri, dan rekening arus kas masuk harus disetorkan kembali ke perusahaan induk di Jepang, sedangkan yang belum disetorkan kembali tidak dihitung dalam nilai aset bersih perusahaan.

Cabang perusahaan Jepang di luar negeri tersebar di seluruh dunia, dan banyaknya perusahaan luar negeri yang membeli Yen dalam waktu dekat akan menyebabkan nilai tukar mata uang tersebut menguat.

Saat ini sudah tidak lama menjelang akhir tahun fiskal Jepang 2020 pada 31 Maret. Tahun fiskal Jepang yang baru dimulai pada tanggal 1 April setiap tahunnya.

Dalam beberapa hari, perusahaan Jepang di luar negeri akan memicu gelombang pembelian Yen untuk mengirimkan keuntungan labanya kembali ke perusahaan induk untuk dimasukkan dalam laporan akuntansi tahun fiskal, jadi waspadalah terhadap aksi pembelian salam skala besar yang akan meningkatkan nilai tukar Yen.

Pada tanggal 15 Maret, USDJPY sempat mencapai level tertinggi baru (109,35), sedangkan indeks dolar AS berada di (91,97). Kemarin, indeks dolar AS mencapai level tertinggi baru di (92,868), tetapi nilai tukar USDJPY lebih rendah 20 pips dibandingkan dengan tanggal 15 Maret di (109.15).

Hal ini menunjukkan bahwa sudah ada sejumlah investor yang memanfaatkan penurunan Yen untuk masuk posisi buy di harga rendah, karena ini berarti jumlah mata uang asing yang sama dapat ditukar dengan lebih banyak Yen di saat Yen lemah, yang cukup menarik bagi cabang perusahaan Jepang di luar negeri.

Masuk posisi Jual  USDJPY di harga tinggi sebelum tanggal 2 April adalah opsi yang baik. Terapkan stop loss kecil untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Strategi Trading

Setiap rebound dari penurunan pada USDJPY merupakan peluang Jual (Sell). Setelah profit, geser stop loss (SL) untuk menjaga keamanan dana dan mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Jika terkena stop loss (SL), maka kita bisa mencari kenaikan lainnya, dan terus mengambil posisi Jual (Sell) di harga tinggi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Posisi Sell 1: Jika penurunan menembus di bawah (109.03) dapat mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 16 poin, jika terkena stop loss, dapat perhatikan posisi Sell 2. Jika harga tidak dapat menembus, terus ambil posisi Jual (Sell);

Posisi Sell 2: Jika rebound tidak menembus atas (109.43) dapat mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 16 poin, jika terkena stop loss, dapat perhatikan posisi Sell 3. Jika harga tidak dapat menembus, terus ambil posisi Jual (Sell);

Posisi Sell 3: Jika rebound tidak menembus atas (109.83) dapat mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 16 poin.

Apabila penurunan menembus angka (109.83), diharapkan dapat sabar menunggu hingga harga kembali ke posisi diatas (109.83) dan setelah harga rebound bisa mengambil posisi Jual (Sell).

Untuk target Sell, target pertama di (107.63), target kedua di (107.03), target ketiga di (106.53).

Strategi ini berlaku sampai tanggal 2 April.

Usaha Terakhir EURUSD Sebelum Menembus ke Bawah 1,175

Pada hari Kamis, Euro melemah terhadap Dolar AS dan mengindikasikan adanya titik ter-rendah baru sejak bulan November. Hal ini dikarenakan para trader bertaruh terhadap pemulihan ekonomi di AS yang lebih cepat ketimbang di Eropa, yang terkena dampak gelombang Covid-19 yang baru.

Saat artikel ini ditulis, Euro terhadap Dolar AS jatuh 0,33%, menyentuh 1,17734 Dolar per Euro. Indeks Dolar (DXY) yang membandingkan Dolar AS dengan mata uang utama lainnya, naik ke titik tertingginya sejak pertengahan November.

Meskipun begitu, pasar foreign exchange diprediksikan pada awal tahun akan melihat Dolar berada dibawah tekanan akibat rencana stimulus yang diinginkan oleh para demokrat Joe Biden, kata Hussein Sayed seorang analis di FXTM.

“Tapi para investor malah fokus ke proyeksi ekonomi, dengan pertumbuhan AS diharapkan melampaui negara berkembang lainnya untuk beberapa kuartal dan menyebabkan masuknya modal ketimbang keluarnya modal” tambahnya.

Bagi Boris Schlossberg dari BK Asset Management, kekuatan Dolar “sedikit diakibatkan oleh pelemahan Euro ketimbang perbedaan pertumbuhan antara AS dan Eropa”. GDP AS diprediksikan untuk tumbuh 4,3 persen di sidang terakhir dimana Uni Eropa tertahan di 3,7 persen.

Tekanan pada Euro juga dapat dikaitkan dengan pengalihan resiko yang ada di pasar yang memihak kepada Dollar AS. Khususnya dikarenakan pasar ekuitas AS bergejolak.

Pound Inggris mengawali tahun ini dengan titik tinggi yang didorong oleh kesimpulan kesepakatan perdagangan pasca Brexit dengan Uni Eropa, serta kampanye vaksinasi yang cepat. Kini Pound berada hampir di titik yang sama seperti saat tanggal 1 Januari terhadap Dolar (naik 0,42%).

“Pound telah menderita akibat ketegangan antara pemimpin Inggris dan Uni Eropa terkait vaksin” yang dapat “menghambat rencana karantina Inggris” kata para analis di OFX.

Di hari Rabu, Uni Eropa memutuskan untuk menerapkan ekspor vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh mereka dibawah pengawasan ketat untuk mencegah bocornya informasi terkait dosis yang dibutuhkan bagi para masyarakat Eropa ke negara lain.

Perdana Menteri Inggris – Boris Johnson telah memberi peringatan terkait “blokade yang sewenang-wenang” dimana pemerintahannya sedang berusaha untuk meredakan semua ketegangan yang ada. Pada pernyataan yang sama, London dan Brussel telah meyakinkan untuk mengusahakan “langkah spesifik” untuk mencari “solusi yang saling menguntungkan”.

Melihat gambaran teknikal di balik EUR/USD, kami mencatat bahwa seller tetap memegang kendali dengan kuat setelah pertahanan pada titik 1,18522 gagal. Titik menarik berikutnya adalah pada titik 1,17734 yang saat ini sedang diuji. Kemungkinan pembalikan pada titik ini sangat tipis karena buyer cenderung menahan dan mengincar entry ulang pada titik 1,16 sebagai gantinya.

Sumber Grafik: Tradingview: 25.03.2021

Jatuhnya Imbal Hasil Obligasi AS Memberi Support Pada Harga Emas!

Pada hari sebelumnya, harga emas berfluktuasi sideways. Pada sesi awal, setelah pergerakan sideways, emas mengalami penurunan hingga $1,723. Pada sesi tengah, terjadi kenaikan hingga $1,734 dan tidak mengalami kenaikan lagi. Pada sesi akhir, setelah emas sempat stabil di atas support, harga emas rebound hingga $1,738 dan tidak naik lagi. Pasar emas ditutup pada $1,734.0.

Analisis Fundamental

Ketua Fed – Powell terus memberikan tekanan pada imbal hasil Obligasi AS, sehingga menyebabkan imbal hasil Obligasi AS terus turun dan dukungan terhadap harga emas menjadi lebih jelas. Namun reaksi para investor pasar lebih terfokus pada pilihan untuk berinvestasi safe-haven dolar AS. Selain itu, Departemen Keuangan dan Federal Reserve mengklaim bahwa pemulihan ekonomi AS diperkirakan akan melebihi ekspektasi yang ada sehingga membatasi rebound pada harga emas.

Analisis Teknikal

Harga emas tidak banyak berfluktuasi akhir-akhir ini, dan tidak ada perubahan struktur atau posisi yang efektif, variabel-variabelnya tidak cukup besar untuk mempertahankan ide dan penilaian dari analisis sebelumnya. Pada grafik mingguan, secara perlahan sudah pulih kembali di sekitar middle band.

Tetapi pada minggu lalu, emas tidak behasil meneruskan kenaikannya pada stuktur grafik candlestick, sehingga ekspektasi terjadinya rebound pun ikut menurun. Tentu saja, jika berhasil untuk stabil di dekat area support pada middle band maka kemungkinan terjadinya rebound semakin besar.

Pada grafik harian, channel harga emas jangka panjang telah menembus titik support lower channel. Tetapi karena pergerakannya tidak terlalu besar, maka sentimen untuk melakukan sell masih kurang mendukung.

Hingga saat ini, support di sekitar lower channel sudah kembali pulih. Setelah harga emas koreksi, dapat dilihat dengan jelas bahwa emas saat ini mendapatkan tekanan. Untuk saat ini, fokus utamanya adalah apakah bisa harga emas melakukan penembusan dan apakah ada kemungkinan terjadinya koreksi.

Pada grafik 4 jam, struktur yang paling relevan saat ini adalah struktur 5 gelombang dengan menggunakan posisi $1.875 sebagai titik awal dari struktur gelombang penurunan ini. Koreksi rebound saat ini merupakan pergerakan gelombang ke-4, yang berpotensi dilanjutkan dengan gelombang 5 impulsif penurunan setelah gelombang korektif berakhir.

Hal ini tentunya akan membatasi laju dan ruang koreksi harga emas saat ini. Selain itu, jika dilihat dari pergerakan rebound yang dimulai dari posisi $1.676, ini dapat membentuk struktur kenaikan. Tetapi, saat ini emas belum dapat menantang posisi yang lebih tinggi sehingga menunjukkan resistansi yang kuat.

Di samping itu, pergerakan ini juga dapat membentuk struktur channel rebound dimana puncak channel masih belum tercapai hingga saat ini. Tetapi sebaliknya, dasar channel sudah diuji beberapa kali. Setelah pada hari perdagangan sebelumnya, harga emas membentuk penembusan di dekat bagian bawah channel.

Kemarin, harga emas sedikit fluktuasi dan mengalami rebound. Namun, terlihat jelas bahwa batas tekanan di dekat bagian bawah channel masih dipertahankan, sehingga membuat struktur penyesuaian menjadi lemah dan melanjutkan penurunan pasar.

Terlebih lagi, saat imbal hasil Obligasi AS terus turun sehingga gagal mendorong harga emas untuk rebound dengan laju yang relatif cepat. Oleh karena itu, disarankan agar investor dengan hati-hati terus mengikuti perkembangan penurunan pasar saat ini.

Strategi Investasi Malam

Berhati-hatilah ketika berinvestasi di malam hari dan ambil posisi Jual (Sell) di harga tinggi. Ambil posisi Jual (sell) di 1735.0-1741.0, terapkan stop loss di 1746.0, target di 1717.0-1727.0, level resistensi: 1742.0, level support: 1700.0.

Data Penting Malam Ini

20:30 Klaim tunjangan pengangguran awal AS minggu lalu

20:30 Nilai akhir PDB riil tingkat tahunan AS

20:30 Kuartal Keempat Tingkat Pengeluaran Konsumsi Perorangan AS

20:30 Nilai akhir dari tingkat kuartal tahunan pada Indeks Harga PCE Inti AS

22:10 Wakil Ketua the Fed – Clarida berpartisipasi dalam diskusi online

22:30 The Fed – Williams menghadiri forum meja bundar virtual

24:00 The Fed – Bostic memberikan pidato

03:45 Keesokan harinya, Wakil Ketua the Fed – Clarida menyampaikan pidato

(TBC) Presiden AS Biden mengadakan konferensi pers

Catatan
Ulasan malam hari ini berlaku selama waktu sistem GMT 09:30-20:00 (HKT17:30-04:00).

Harga Emas Naik Tipis di Tengah Absennya Berita Penting

Analisis Fundamental

Menurut situs Paper Gold of China, jumlah perdagangan pada bursa pertukaran emas terbesar di dunia Exchange Traded Fund (ETF) terhitung tanggal 25 Maret adalah 1043,03 ton, dengan pengurangan 2,33 ton dibandingkan dengan hari sebelumnya, dan tercatat pengurangan bersih sebesar 50,5 ton dalam bulan ini.

Jerome Powell mengatakan dalam percakapan dengan anggota Komite Perbankan Senat bahwa beliau mengharapkan pemulihan ekonomi AS yang cepat di masa pandemi pada tahun 2021. Pembicaraan Menteri Keuangan AS Janet Yellen kepada anggota parlemen tentang kenaikan pajak diperlukan di masa mendatang untuk mendanai rencana infrastruktur pemerintah dan investasi publik lainnya. Hal ini membuat investor waspada untuk mencari investasi yang lebih aman.

Potensi kenaikan pajak cenderung akan meningkatkan permintaan emas sebagai aset safe haven. Ketua Fed Powell berulang kali menegaskan akan tetap mempertahankan suku bunga mendekati nol, sementara Menteri Keuangan AS Yellen mengatakan kepada anggota parlemen bahwa kenaikan pajak akan diperlukan di masa mendatang untuk mendanai rencana infrastruktur pemerintah dan investasi publik lainnya.

Data resmi AS menunjukkan bahwa pesanan barang tahan lama turun untuk pertama kalinya dalam hampir setahun. Didorong oleh turunnya imbal hasil obligasi AS dan laporan data ekonomi AS yang mengecewakan, ini meningkatkan daya tarik emas sebagai aset safe haven. Harga emas mengalami kenaikan pada hari Rabu, emas spot ditutup pada $1.733,96 per ons.

Strategi Investasi Hari Ini

Pada grafik harian emas, Bollinger Bands harga emas menyempit, Stochastic membentuk Death Cross. Pada grafik 4 jam, Bollinger Bands harga emas menyempit, Stochastic membentuk Golden Cross; Pada grafik 1 jam, harga emas berada di atas middle band pada Bollinger Band, Stochastic membentuk Death Cross. Terdapat konsolidasi koreksi untuk jangka pendek.

Strategi hari ini adalah Beli di harga rendah, disarankan Beli (Buy) di 1718.2-1729.2, terapkan stop loss di 1716.2, target di 1734.2-1742.2, level resistensi: 1761.6, level support: 1706.7.

Pada grafik harian perak, Bollinger Bands harga perak menyempit, Stochastic berada di area bawah; Pada grafik 4 jam, Bollinger Bands harga perak menyempit, Stochastic membentuk Death Cross; Pada grafik 1 jam, Bollinger Bands harga perak melebar, Stochastic membentuk Golden Cross. Terdapat konsolidasi koreksi pasar untuk jangka pendek.

Strategi hari ini adalah Beli di harga rendah, disarankan Beli (Buy) di 24.57-24.97, terapkan stop loss di 24.47, target di 25.07-25.47, level resistensi: 25.79, level support: 24.41.

Informasi dan Acara Penting Hari Ini

15:00 Indeks Kepercayaan Konsumen Gfk Jerman Bulan April

16:30 Swiss National Bank Mengumumkan Keputusan Suku Bunga

17:00 Presiden Bank Sentral Eropa Lagarde Menyampaikan Pidato

17:30 Fed Williams Menyampaikan Pidato

17:30 Gubernur Bank Of England Bailey Berpartisipasi Dalam Debat Panel

17:30 Presiden Bank Sentral Eropa Lagarde Menyampaikan Pidato

20:30 Jumlah Orang Yang Mengklaim Tunjangan Pengangguran Mingguan Amerika Serikat Hingga Tanggal 20 Maret, Nilai Akhir Tingkat Tahunan PDB Riil,Nilai Akhir Tingkat Pengeluaran Konsumsi Pribadi, Dan Nilai Akhir Tingkat Tahunan Indeks Harga PCE Amerika Serikat Kuartal Keempat.

22:10 Wakil Ketua Fed Clarida Berpartisipasi Dalam Diskusi Online

22:30 Fed Williams Menghadiri Forum Meja Bundar Virtual

24:00 Fed Bostic Memberikan Pidato

  • Menunggu Penentuan Presiden AS Biden Mengadakan Konferensi Pers

03:45 Hari Berikutnya, Clarida, Wakil Ketua Federal Reserve, Menyampaikan Pidato

Catatan

Informasi rekomendasi operasi hari ini berlaku untuk waktu sistem GMT 02:00-11:00 (HKT10:00-19:00). Untuk rekomendasi operasi pasar malam, pelanggan dapat merujuk pada analisis pasar malam.

Minyak AS Naik Setelah Kemacetan di Sues

Harga minyak rebound di hari Rabu terlepas pengumuman peningkatan baru dalam inventori mingguan minyak AS. Untuk minggu yang diakhiri per tanggal 19 Maret, inventori ini naik menjadi 1,9 juta barel. Harga kembali pulih setelah berita kapal pengangkut kandas di Kanal Sues yang menghalangi lalu lintas di salah satu rute perdagangan maritim terbesar di dunia tersebut, khususnya kapal tanki minyak.

Sekitar 16:10 GMT, barel WTI AS untuk bulan Mei naik 5,12% dari penutupan sehari sebelumnya ke 60,72 Dollar. Barel ‘Brent North Sea’ untuk pengiriman di bulan yang sama naik 5,10%, menjadi 63,89 Dollar di sekitar waktu yang sama di London.

Harga minyak telah merugi sebanyak 6% di hari Selasa. Hal ini terjadi setelah minyak jatuh lebih dari 6% minggu lalu yang menjadi penurunan mingguan terbesarnya sejak Oktober 2020. Setelah naik lebih dari 30% sejak awal tahun, harga minyak telah mulai terkoreksi di beberapa minggu ini dibalik kekhawatiran gelombang ketiga virus korona di Eropa.

Langkah pembatasan intensif terhadap pandemi, khususnya di Jerman dan Perancis, menumbuhkan rasa khawatir terhadap lambatnya pemulihan ekonomi yang memberatkan pemintaan terhadap minyak. Di Jerman, institut IFO telah merevisi proyeksi pertumbuhan di hari Rabu menjadi turun ke 3,7% yang sebelumnya naik 4,2%.

Hari ini investor “berusaha untuk memperkirakan berapa lama kapal pengangkut tersebut akan menghalangi salah satu jalur perairan terbesar di dunia” kata Edward Moya, seorang analis di Oanda. Hal ini dilakukan untuk mengukur sejauh mana gangguan terhadap pasokannya sebagai hasil.

Kapal tersebut diketahui bernama Ever Given, dengan panjang 400 meter dan bendera Panama yang berlayar dari Yantian (Cina) ke Rotterdam, yang kandas di kanal tersebut pada hari Selasa.

Dengan lalu lintas yang diharapkan bisa kembali normal “hari ini atau Kamis” harga minyak “masih menetap di titik tingginya” di sesi perdagangan Eropa, kata Moya.

Sumber Grafik: Tradingview 24.03.2021

Ulasan Pasar Tanggal 25 Maret 2021

Emas turun kembali ke kisaran pergerakan rata rata (MA) utama. Normal kondisi RSI juga dikendalikan pergerakannya di antara 1,725-1,738 dollar AS. Harga emas menghindari dari tembusan perdagangan harian sekitar US $ 5 dan rebound dari titik terendah menjadi sekitar US $ 1.735 pada Kamis pagi.

Dengan demikian, logam kuning tetap bertahan berada di dekat 200-HMA mulai menurun dengan kemiringan sepanjang symmetrical triangle satu minggu. Tidak hanya formasi segitiga dan pergerakan kuat di dalam key moving average, kondisi RIS juga menantang para trader momentum.

Di daftar data ada Kepercayaan Konsumen Jerman; Penilaian Kebijakan Moneter SNB Swiss; Keputusan Tingkat Inflasi SNB Swiss; Pinjaman Swasta Zona Euro; Jumlah Uang Beredar M3 Zona Euro; Pidato Gubernur ECB Lagarde Zona Euro; Buletin Ekonomi Zona Euro; Pidato Williams dari Fed AS; Pidato Bailey Gubernur BOE Inggris; Harga Belanja Konsumsi Personal Inti AS; Klaim Pengangguran Berlanjut AS; Indeks Harga PDB AS; Klaim Pengangguran Awal AS; PDB AS; Pidato Clarida Fed AS; Pidato Williams dari Fed AS; Perubahan Penyimpanan Gas Alam AS; Aktivitas Manufaktur Fed Kansas AS; Lelang Surat Utang 4-Minggu AS; Lelang Wesel AS 7-tahun; Pidato De Guindos ECB Zona Euro dan Pidato Schnabel ECB Zona Euro.

Kinerja Data Tencent & Xiaomi yang Memuaskan Akan Mendukung Indeks Hang Seng Rebound

Kemarin, saham Hong Kong Tencent dan Xiaomi Group mengumumkan hasil mereka.

Tencent Holdings: Laba bersih sepanjang tahun 2020 adalah 159,85 miliar yuan, dan ekspektasi pasar 129,226 miliar yuan, dan pada periode yang sama mencapai 93,31 miliar yuan tahun lalu.

Kinerja Tencent juga sangat bagus, laba bersih secara signifikan lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar 30 miliar yuan, dan sebenarnya menghasilkan hampir 67 miliar yuan lebih dari tahun lalu.

Grup Xiaomi: Laba bersih sepanjang tahun 2020 ialah 13 miliar yuan, ekspektasi pasar 13,343 miliar yuan, dan pada periode yang sama mencapai 10,44 miliar yuan tahun lalu.

Meskipun laba bersih tahun lalu 343 juta yuan lebih rendah dari ekspektasi pasar, itu dibuat oleh bawah tekanan sanksi oleh AS dan menghasilkan 3 miliar yuan lebih banyak dari tahun lalu.

Tencent menyumbang 10% dari bobot Indeks Hang Seng. Didorong oleh kinerja Tencent yang bagus harga saham lainnya juga ikut meningkat pada hari ini. Dengan bobotnya ada kemungkinan besar dapat mendukung Hang Seng untuk menghentikan penurunannya. Xiaomi juga menyumbang 5% dari bobot Indeks Hang Seng.

Baru-baru ini, harga saham Xiaomi Grup telah rebound karena didukung oleh Pengadilan Tinggi AS yang membatalkan larangan mantan presiden perdagangan sahamnya di AS, dan ditambah dengan kinerja yang baik pasti akan mendukung kenaikan harga sahamnya.

Kombinasi dari perusahaan-perusahaan besar tersebut di atas menyumbang 25% dari bobot Indeks Hang Seng dan mendorong kenaikan harga saham lainnya. Indeks Hang Seng HK50 berpeluang besar untuk menghentikan penurunannya dan rebound pada hari ini.

Strategi HHK50 Hang Seng untuk Perdagangan Harian

Saran untuk Para Investor:

Setelah pasang posisi, apabila pergerakan tidak mengikuti arah posisi yang telah diambil kemudian mengalami koreksi dan semakin mendekati harga masuk posisi, maka disarankan menutup posisinya untuk menghindari kerugian.

Posisi Buy 1: Harga menembus posisi (28000) atau terjadi Gap Up pada pembukaan pasar, bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop loss (SL) sebesar 80 poin. Jika terkena stop loss, dapat perhatikan posisi buy 2. Jika harga tidak dapat menembus, terus ambil posisi Beli (Buy);  dengan target mengikuti target sell yang tercantum.

Terdapat posisi untuk menang Target Buy pertama di (28243), target kedua di (28365), target ketiga di (28476), dan target keempat di (28547).

Posisi Entri Sell: Jika harga turun menembus (27750), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop loss (SL) sebesar 80 poin, dan apabila terkena stop loss (SL) bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), mengikuti sesuai dengan target buy yang tercantum.

Target sell pertama di (27.613), target kedua di (27.532), target ketiga di (27455), dan target keempat di (27377).

Perhatikan empat poin untuk stop loss dan Take Profit, jika posisi Beli (Buy) tidak dapat menembus, bisa tutup posisinya dan pindah ke posisi Jual (Sell). Jika posisi Jual (Sell) tidak dapat menembus, bisa tutup posisinya dan pindah ke posisi Beli (Buy).

Atau dapat memperhatikan grafik satu menit dapat menembus dan bergerak stabil di atas garis moving average 20 hari (MA20), dapat mengincar rebound untuk masuk posisi Jual (Sell)/Beli (Buy), terapkan stop loss sebesar (80) poin, target: 120 \ 150 \ 180 poin.