Menurut situs ‘Paper Gold of China’, jumlah perdagangan pada bursa pertukaran emas terbesar di dunia, Exchange Traded Fund (ETF), terhitung tanggal 20 Oktober adalah 980,1 ton, setara dibandingkan hari sebelumnya, dan tercatat penurunan bersih sebesar 9,93 ton pada bulan lalu.
Pada hari Selasa awal, karena dolar AS melemah membuat logam mulia lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, dan harga emas sempat naik sebesar 1,2%. Namun, dikarenakan Johnson & Johnson dan Travelers telah melaporkan hasil yang lebih optimis, kinerja laporan keuangan secara musimanan lebih baik, dan data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS yang terbaru telah meningkat dengan kuat. Diperkirakan The Fed akan segera mulai mengurangi skala pembelian aset, mengurangi stimulus dan meningkatkan suku bunga, hal ini cenderung mendorong imbal hasil obligasi pemerintah. Imbal hasil obligasi jangka 10 tahun AS sempat meningkat sebesar 1,6302%, mencapai level tertinggi sejak awal Juni, dan meningkatkan biaya peluang emas. Selain itu, indeks pengukur volatilitas Pasar Chicago Board Options Exchange (VIX), yang dikenal sebagai “Indeks Panik”, mencapai level terendah sejak pertengahan Agustus. Selain itu, Analis sekarang memperkirakan pendapatan S&P 500 naik 32,4% dari tahun sebelumnya. Laporan keuangan yang lebih optimis telah menekan sentimen penghindaran risiko pasar, dan membuat emas tertekan. Harga emas sempat mencapai level tertinggi di US$1.784,98 dalam perdagangan harian, namun berkoreksi dengan penurunan sebesar 1% dari kenaikan sebelumnya. Dan akhirnya, emas spot ditutup pada US$1.769,32 per ounce.
Strategi Investasi Hari Ini:
Pada grafik harian emas, harga emas bergerak sideway pada Bollinger Band, Stochastic membentuk Death Cross. Pada grafik 4 jam, Bollinger Band harga emas menyempit, Stochastic membentuk Death Cross, Pada grafik 1 jam, Bollinger Band harga emas mengarah kebawah, Stochastic membentuk Death Cross. Terdapat konsolidasi koreksi untuk jangka pendek.
Strategi hari ini adalah Beli di harga rendah, disarankan Buy di 1767.6, terapkan stop loss di1759.6, target di 1774.6, level resistansi:1785.6, level support:1759.6
Pada grafik harian perak, harga perak melebar, Stochastic membentuk Death Cross; Pada grafik 4 jam, Bollinger Band harga perak melebar, Stochastic membentuk Death Cross; Pada grafik 1 jam, Bollinger Band harga perak menyempit, Stochastic Golden Cross. Terdapat konsolidasi koreksi untuk jangka pendek.
09:30 Indeks Harga Perumahan Laporan bulanan 70 kota besar & Sedang Cina
09:30 Suku Bunga Utama Kredit Satu Tahun China Hingga Tanggal 20 Oktober
14:00 Indeks Harga Konsumen(CPI) (MoM) & Indek Harga Ritel (MoM) Inggris Bulan September
14:00 Indeks Harga Produsen (PPI) (MoM) Jerman Bulan September
16:00 Transaksi Berjalan Zona Euro Bulan Agustus setelah Disesuaikan Secara musiman
17:00 Indeks Harga Konsumen(CPI) (MoM) Eurozone Bulan September
20:30 Indeks Harga Konsumen(CPI) (MoM) Kanada Bulan September
22:30 Persediaan Minyak Mentah EIA Mingguan AS Hingga Tanggal15 Oktober
01:00 Pidato Wakil Ketua Pengawasan Keuangan Federal Reserve Quarles
02:00 Federal Reserve mengumumkan Beige Book of Economic Conditions
Catatan:
Informasi rekomendasi operasi hari ini berlaku untuk waktu sistem GMT 02:00-11:00 (HKT10:00-19:00). Untuk rekomendasi operasi pasar malam, pelanggan dapat merujuk pada analisis pasar malam.
Emas Turun Selama Dua Hari Berturut-turut, Waspadai Penurunan Lebih Lanjut
Analisis Fundamental:
Menurut situs ‘Paper Gold of China’, jumlah perdagangan pada bursa pertukaran emas terbesar di dunia, Exchange Traded Fund (ETF), terhitung tanggal 19 Oktober adalah 980,1 ton, dengan penurunan 2,62 ton dibandingkan hari sebelumnya, dan tercatat penurunan bersih sebesar 9,93 ton pada bulan lalu.
Setelah Indeks Harga Konsumen AS menunjukkan kenaikan yang kuat bulan lalu, para investor semakin yakin memperkirakan The Fed akan mulai mengurangi skala pembelian aset. Pengurangan langkah-langkah stimulus bank sentral dan prospek kenaikan suku bunga mendorong imbal hasil obligasi pemerintah, memberikan tekanan pada emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Pada hari Senin, imbal hasil obligasi jangka 10 tahun patokan AS naik, karena para investor meningkatkan ekspektasi mereka terhadap kenaikan suku bunga, yang merupakan saingan dengan dolar AS sebagai aset safe-haven, dan indeks dolar AS masih tetap stabil. Ketika pertumbuhan ekonomi China melambat, sentimen di pasar keuangan yang lebih luas masih tetap lemah, dan lonjakan harga minyak yang terus berlanjut telah memperburuk kekhawatiran tentang kenaikan inflasi.
Kekhawatiran tentang inflasi telah meningkat, yang mengarah ke ekspektasi kenaikan suku bunga Fed, yang membuat imbal hasil obligasi tetap optimis dan membatasi kenaikan emas. Harga emas turun tipis pada perdagangan harian, mencapai maksimum di $1771,93, dan akhirnya emas spot ditutup pada $1.764,62 per ons, dan perak spot juga ikut turun sebesar 0,50%, menjadi $23,175.
Strategi Investasi Hari Ini:
Pada grafik harian emas, Bollinger Band harga emas menyempit, Stochastic membentuk Death Cross. Pada grafik 4 jam, Bollinger Band harga emas mengarah ke bawah, Stochastic membentuk Death Cross, Pada grafik 1 jam, Bollinger Band harga emas menyempit, Stochastic berada di level rendah. Terdapat konsolidasi koreksi untuk jangka pendek.
Strategi hari ini adalah Beli di harga rendah, disarankan Buy di 1765.9, terapkan stop loss di 1757.9, target di 1772.9, level resistansi: 1783.9, level support: 1757.9
Pada grafik harian perak, harga perak melebar, Stochastic membentuk Death Cross; Pada grafik 4 jam, Bollinger Band harga perak menyempit, Stochastic membentuk Golden Cross; Pada grafik 1 jam, Bollinger Band harga perak mengarah ke bawah, Stochastic Death Cross. Terdapat konsolidasi koreksi untuk jangka pendek.
Strategi hari ini adalah Jual di harga tinggi, disarankan Sell di 23.34-23.75, terapkan stop loss di 23.85, target di 22.84-23.24, level resistansi: 23.91, level support: 22.48
Informasi dan Acara Penting Hari Ini:
20:05 Pidato Gubernur Bank of England Bailey
20:30 Jumlah Izin Bangunan AS Bulan September
20:30 Jumlah Pembangunan Residensial Dimulai (YoY) AS Bulan September
00:15 AM, Pidato Federal Reserve Barr
01:00 AM, Pidato Fed Bostic
01:15 Pidato Gubernur Fed Bowman
02:50 AM, Fed Bostic Berpartisipasi Dalam Sebuah Acara
03:00 AM, Pidato Gubernur Fed Waller
04:30 AM, Persediaan Minyak Mentah API Mingguan AS Hingga Tanggal 15 Oktober
Catatan: Informasi rekomendasi operasi hari ini berlaku untuk waktu sistem GMT 02:00-11:00 (HKT10:00-19:00). Untuk rekomendasi operasi pasar malam, pelanggan dapat merujuk pada analisis pasar malam.
Ulasan Pasar Tanggal 19 Oktober 2021
Emas berkonsolidasi di atas support harian dinamis kritis. Pasar menimbang prospek stagflasi dalam melonjaknya biaya energi. Emas dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap risiko stagflasi.
Para investor menunggu pertemuan FOMC bulan depan di mana mereka memperkirakan bank sentral AS akan bertindak karena inflasi pada saat ini tampaknya sangat persisten dan tidak mungkin memudar dalam waktu dekat.
Pada daftar data ada Neraca Perdagangan Swiss; Impor & Ekspor Swiss; Output Konstruksi Zona Euro; Pidato Elderson ECB Zona Euro; Pidato Panetta ECB Zona Euro; Izin Bangunan AS; Perumahan Di Mulai AS; Indeks Buku Merah AS; Pidato Bowman Fed AS; Laporan Anggaran Bulanan AS; Pidato Wailer Fed AS dan Stok Minyak Mentah Mingguan AS.
Strategi Emas dan Forex untuk Investasi di Pasar Eropa
Saran untuk Para Investor
Setelah pasang posisi, apabila pergerakan tidak mengikuti arah posisi yang telah diambil kemudian mengalami koreksi dan semakin mendekati harga masuk posisi, maka disarankan menutup posisinya untuk menghindari kerugian.
Data dan Informasi Penting Hari Ini:
14:00 Neraca Perdagangan Swiss Bulan September
20:05 Pidato Gubernur BoE Bailey
20:30 Jumlah Izin Bangunan AS Bulan September
20:30 Jumlah Pembanguan Residensial Dimulai (YoY) Bulan September
00:15 Pidato Federal Reserve Thomas Barkin
01:00 Pidato Federal Reserve Raphael Bostic
01:15 Pidato Anggota FMOC Michelle Bowman
02:50 Federal Reserve Raphael Bostic Menghadiri Acara
03:00 Pidato Gubernur Fed Waller
04:30 Persediaan Minyak Mentah Api Mingguan As Hingga Tanggal 15 Oktober
1. Strategi Emas
Poin Pembelian I : Jika menembus di atas (1775) bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi beli, terapkan stop loss (SL) sebesar $3, dan target take profit (TP) pada (1781/1784/1787)
Poin Pembelian II : Jika menembus di atas (1767) bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi beli, terapkan stop loss (SL) sebesar $5, dan target take profit (TP) pada (1776/1779/1782)
Poin penjualan: Jika harga turun menembus (1762), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar $3, dan target take-profit (TP) pada (1756/1753/1750)
2.Strategi GBPUSD
Poin pembelian: Jika menembus di atas (1.3769) bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 16 poin dan target take-profit (TP) pada (1.3803/1.3823/1.3833)
Poin penjualan: Jika harga turun menembus (1.3751), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 16 poin dan target take-profit (TP) pada (1.3723/1.3713/1.3703).
Apabila setelah pukul 15:30 Waktu Indonesia Barat, harga pasar GBPUSD naik dan tidak dapat menembus (1.3769), saat pergerakan pasar tidak dapat naik lebih tinggi lagi maka dapat mencari titik koreksi untuk mengambil posisi Jual (Sell) dengan menetapkan stop-loss (SL) sebesar 18 poin. Setelah mendapatkan profit, segera menutup posisi Anda.
Apabila setelah pukul 15:30 Waktu Indonesia Barat, harga pasar turun dan tidak dapat menembus angka di atas atau terjadi false breakout, saat pergerkaan pasar tidak dapat menembus turun lebih rendah dan dengan jelas terjadi koreksi harga, maka dapat mencari titik koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy) dengan menetapkan stop-loss (SL) sebesar 18 poin. Setelah mendapatkan profit, segera menutup posisi Anda.
3. Strategi EURUSD
Poin pembelian: Jika menembus di atas (1.1663), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.1683/1.1693/1.1703).
Poin penjualan: Jika turun dan menembus (1.1649), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.1623/1.1613/1.1603).
Apabila setelah pukul 15:00 Waktu Indonesia, harga naik namun masih tidak dapat menembus target EURUSD (1.1663), saat pergerakan pasar tidak dapat naik lebih tinggi lagi maka dapat mengambil posisi Jual (Sell) dengan menetapkan stop-loss (SL) sebesar 18 poin. Setelah mendapatkan profit, segera menutup posisi Anda.
Apabila setelah pukul 15:00 Waktu Indonesia Barat, harga pasar turun dan tidak dapat menembus angka di atas atau terjadi false breakout, saat pergerakan pasar tidak dapat menembus turun lebih rendah dan dengan jelas terjadi koreksi harga, maka dapat mencari titik koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy) dengan menetapkan stop-loss (SL) sebesar 18 poin. Setelah mendapatkan profit, segera menutup posisi Anda.
4. Strategi USDJPY
Poin pembelian: Pada (114.19), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (114.43/114.53/114.63).
Poin penjualan: Pada (114.03) bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 13 poin dan target take-profit (TP) berada di (113.73\113.63\113.53).
5. Strategi USDCAD
Poin pembelian: Pada (1.2355), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 13 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.2383/1.2393/1.2403).
Poin penjualan: Pada (1.2333), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.2313/1.2303/1.2293).
6. Strategi USDCHF
Poin pembelian: Pada (0.9207), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 13 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.9243/0.9253/0.9263).
Poin penjualan: Pada (0.9193), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.9173/0.9163/0.9153).
7. Strategi AUDUSD
Poin pembelian: Pada (0.7469), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.7493/0.7503/0.7513).
Poin penjualan: Jika turun dan harga menembus (0.7453), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 13 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.7423/0.7413/0.7403).
8. Strategi NZDUSD
Poin pembelian: Pada (0.7139), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.7163/0.7173/0.7183).
Poin penjualan: Pada (0.7126), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 13 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.7093/0.7083/0.7073).
Perhatikan baik-baik strategi di atas, posisi take profit (TP) 1, 2, dan 3, jika harga tidak dapat menembus secara efektif, maka segera ambil posisi jual (jika tidak dapat secara efektif menembus turun maka segera ambil posisi beli). Terapkan stop loss (SL) sebesar 18-23 poin sudah cukup, setelah mendapatkan profit boleh tutup posisi. Cepat masuk dan keluar dari pasar. Ketika perubahan pasar sudah dikonformasi, dapat ubah stop loss dan untuk mendapatkan profit hingga 30-7 poin bukanlah masalah besar.
Strategi untuk Mengeksekusi Posisi
Menggunakan prioritas dari waktu ke waktu, disarankan untuk membuka posisi berdasarkan produk yang terpenting. Secara teori, kecuali untuk hari khusus seperti data Upah Non-Pertanian (NFP) di Amerika Serikat, waktu acuan setiap komoditas tidak seragam. Ada waktu yang cukup untuk memperhatikan strategi dari setiap komoditas. Apakah strategi tersebut memenuhi persyaratan untuk membuka posisi.
Untuk mendapatkan keuntungan setiap harinya, jangan hanya fokus pada 1 komoditas, tetapi terapkan strategi untuk semua produk yang memenuhi syarat untuk melakukan pembukaan posisi. Hanya dengan cara ini kita dapat mencapai keuntungan yang besar dan juga dapat melindungi nilai dari risiko.
Investasi terbesar dalam pengendalian risiko modal yaitu dengan hanya menggunakan 10% dari modal. Menggunakan modal untuk investasi dengan dialokasikan secara merata sesuai dengan sejumlah strategi, dengan demikian investor tidak akan kehilangan kesempatan potensi dari pasar dan juga dapat melakukan lindung nilai untuk mengurangi resiko secara keseluruhan.
Kinerja Penjualan Ritel AS Membaik, Harga Emas Terjun
Analisis Fundamental:
Menurut situs ‘Paper Gold of China’, jumlah perdagangan pada bursa pertukaran emas terbesar di dunia, Exchange Traded Fund (ETF), terhitung tanggal 16 Oktober adalah 980,1 ton, dengan penurunan 2,62 ton dibandingkan hari sebelumnya, dan tercatat penurunan bersih sebesar 9,93 ton pada bulan lalu.
Komite pengarah Dana Moneter Internasional (IMF) pada hari Kamis mendesak pembuat kebijakan global untuk memantau dengan cermat dinamika harga, tetapi harus “meninjau” tekanan inflasi yang bersifat sementara, tekanan tersebut akan mereda ketika ekonomi kembali normal. Data penjualan ritel tahunan untuk bulan September di Amerika Serikat meningkat hampir 14%.
Sejak bulan Agustus, penjualan ritel bulanan telah meningkat dengan stabil sebesar 0,7%. Ini merupakan data yang lebih baik dari ekspektasi, dan laporan keuangan perusahaan yang kuat mendorong Imbal hasil obligasi AS lebih tinggi dan melemahkan daya tarik aset tanpa imbal hasil. Pada saat yang sama, kenaikan Indeks S&P500 terus berlanjut, dan mencatat kenaikan intraday terbesar dalam tujuh bulan pada hari perdagangan sebelumnya.
Jika Wall Street terus mendorong kenaikan pasar saham, tren penurunan harga emas mungkin akan berlanjut. Pada hari Jumat, harga emas turun tajam sebesar 28,91 dolar AS, mencapai level terendah dalam perdagangan harian di 1764,7 dolar AS, dan akhirnya emas spot ditutup pada 1.766,86 dolar AS per ons.
Strategi Investasi Hari Ini:
Pada grafik harian emas, Bollinger Band harga emas menyempit, membentuk Golden Cross. Pada grafik 4 jam, harga emas berada di bawah middle band pada Bollinger Band, Stochastic berada di level rendah. Pada grafik 1 jam, Bollinger Band harga emas mengarah ke bawah, Stochastic berada di level rendah. Terdapat konsolidasi kenaikan untuk jangka pendek.
Strategi hari ini adalah Beli di harga rendah, disarankan Buy di 1768.6, terapkan stop loss di 1760.6, target di 1775.6, level resistansi: 1786.6, level support: 1760.6
Pada grafik harian perak, harga perak melebar, Stochastic membentuk Golden Cross; Pada grafik 4 jam, Bollinger Band harga perak mengarah ke atas, Stochastic membentuk Golden Cross; Pada grafik 1 jam, Bollinger Band harga perak mengarah ke bawah, Stochastic Death Cross. Terdapat konsolidasi kenaikan untuk jangka pendek.
Strategi hari ini adalah Beli di harga rendah, disarankan Buy di 22.75-23.16, terapkan stop loss di 22.65, target di 23.26-23.65, level resistansi: 24.03, level support: 22.49
Informasi dan Acara Penting Hari Ini:
10:00 PDB China (QoQ) (TR3)
22:00 NAHB Indeks Harga Rumah AS Bulan Oktober
02:15 AM, Pidato Ketua Federal Reserve Minneapolis Kashkari
Catatan: Informasi rekomendasi operasi hari ini berlaku untuk waktu sistem GMT 02:00-11:00 (HKT10:00-19:00). Untuk rekomendasi operasi pasar malam, pelanggan dapat merujuk pada analisis pasar malam.
Ulasan Pasar Tanggal 18 Oktober 2021
Emas menguat pada level support utama pada grafik harian. Risiko stagflasi sedang ditimbang sebagai sentimen pendorong harga emas. Harga minyak parabola dan gangguan rantai pasokan mendukung prospek bullish untuk emas. Harga emas pada hari Jumat anjlok menyusul adanya tanda-tanda bahwa ekonomi AS mungkin tidak menurun pada tingkat yang dapat memicu stagflasi pada tahun 2022.
Data penjualan ritel AS secara tak terduga lebih kuat dari ekspektasi selama akhir pekan, dan memberi tekanan bulls pada perdagangan harian dengan pergerakan yang lemah. Emas turun dari level tertinggi $1.796.49 dan level terendah $1.764.86 pada hari Jumat.
Pada daftar data ada Pidato Quaries Fed AS; Produksi Industri AS; Utilisasi Kapasitas AS; Indeks Pasar Perumahan AS; Lelang Surat Utang AS 3 dan 6 Bulan serta Laporan Anggaran Bulanan AS.
Emas: Apakah Harga Emas Akan Kembali Naik?
Emas dan perak mengalami goyangan yang kuat minggu ini karena harga dari kedua logam mulia diuntungkan dari meningkatnya kekhawatiran tentang inflasi dan imbal hasil riil yang negatif.
Pullback pada hari Jumat tercermin dalam ketidakmampuan emas untuk bertahan di atas $1.800, serta berita dari peluncuran ETF (Exchange Traded Funds) berjangka Bitcoin yang kemungkinan akan berlangsung minggu depan.
Emas, yang selalu dilihat sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi, mendapat dorongan pada hari Rabu setelah adanya kenaikan pada rilis dari indeks harga konsumen (CPI / Consumer Price Index) sebesar 5,4% dalam basis tahun-ke-tahun pada bulan lalu di Amerika Serikat.
Sebagian investor melihat emas sebagai aset lindung nilai terhadap kenaikan harga yang mengikis nilai mata uang. Namun inflasi yang lebih tinggi memerlukan kebijakan moneter yang lebih ketat oleh bank sentral, yang seharusnya berarti adanya imbal hasil yang lebih tinggi. Namun demikian, imbal hasil yang lebih tinggi umumnya merupakan berita buruk bagi emas.
Ketika inflasi terus meningkat dalam perekonomian, grafik di bawah ini menunjukkan hubungan yang luar biasa antara harga emas dan Indeks CPI sejak krisis keuangan global.
Emas naik lebih dari 75% dari Agustus 2018 hingga Agustus 2020, mencapai titik tertinggi sepanjang masa selama periode tersebut. Kemudian, dengan angka CPI sekitar 1%, beberapa investor memperkirakan inflasi akan menjadi risiko bagi perekonomian.
Kita sekarang berada di puncak harga yang lebih tinggi dari perkiraan (yaitu di 5,4%). Emas terlihat murah secara fundamental tetapi oversold karena inflasi terus meningkat. Akibatnya, kita percaya bahwa hubungan historis antara logam mulia dan inflasi harga konsumen akan terus kuat.
Dari perspektif teknikal, harga emas berusaha menembus zona resistance di sekitar $1.785 / $1.795 ditambah dengan moving average 200 hari pada minggu ini. Dalam jangka menengah, harga bergerak dalam channel yang bearish, sehingga tembusnya batas atas akan menjadi sinyal teknis untuk pemulihan bullish.
Level support yang mencoba untuk buy dengan harga rendah dapat teridentifikasi dengan jelas. Mereka berada di $ 1.750, $ 1.725, dan sekitar $ 1.685. Pullback ke level ini tidak akan keluar dari pertanyaan sebelum tingkat pemulihan yang kuat. Oleh karena itu, buyer harus menunggu untuk memposisikan diri mereka di sepanjang persimpangan antara support $1.750 dan oblique bullish dari titik terendah pada bulan Maret/Agustus.
Dengan asumsi bahwa buyer akan muncul, dan emas berhasil breakout dari bagian atas channel, maka kenaikan kembali akan terjadi pada harga emas. Terakhir, titik pivot utama untuk memicu gelombang bullish baru adalah di $1,830.
Kesimpulan, tren pergerakan emas masih belum berhenti, dan dapat dengan cepat kembali ke garis terdepan dan mengejar ketertinggalannya dalam beberapa minggu mendatang.
Strategi Emas dan Forex untuk Investasi di Pasar Eropa
Saran untuk Para Investor
Setelah pasang posisi, apabila pergerakan tidak mengikuti arah posisi yang telah diambil kemudian mengalami koreksi dan semakin mendekati harga masuk posisi, maka disarankan menutup posisinya untuk menghindari kerugian.
Data dan Informasi Penting Hari Ini:
21:15 Tingkat Output Industri (MoM) AS Bulan September
22:00 NAHB Indeks Harga Rumah AS Bulan Oktober
01:00 AM, Apple Mengadakan Acara Khusus
1.Strategi Emas
Poin Pembelian : Jika menembus di atas (1771) bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi beli, terapkan stop loss (SL) sebesar $3, dan target take profit (TP) pada (1778/1781/1784)
Poin penjualan: Jika harga turun menembus (1766), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar $3, dan target take-profit (TP) pada (1760/1757/1754)
2.Strategi GBPUSD
Poin pembelian: Jika menembus di atas (1.3733) bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 16 poin dan target take-profit (TP) pada (1.3763/1.3773/1.3783)
Poin penjualan: Jika harga turun menembus (1.3716), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 16 poin dan target take-profit (TP) pada (1.3693/1.3683/1.3643).
Apabila setelah pukul 15:30 Waktu Indonesia Barat, harga pasar GBPUSD naik dan tidak dapat menembus (1.3733), saat pergerakan pasar tidak dapat naik lebih tinggi lagi maka dapat mencari titik koreksi untuk mengambil posisi Jual (Sell) dengan menetapkan stop-loss (SL) sebesar 18 poin. Setelah mendapatkan profit, segera menutup posisi Anda.
Apabila setelah pukul 15:30 Waktu Indonesia Barat, harga pasar turun dan tidak dapat menembus angka di atas atau terjadi false breakout, saat pergerkaan pasar tidak dapat menembus turun lebih rendah dan dengan jelas terjadi koreksi harga, maka dapat mencari titik koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy) dengan menetapkan stop-loss (SL) sebesar 18 poin. Setelah mendapatkan profit, segera menutup posisi Anda.
3.Strategi EURUSD
Poin pembelian: Jika menembus di atas (1.1589), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.1613/1.1623/1.1633).
Poin penjualan: Jika turun dan menembus (1.1573), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.1553/1.1543/1.1533).
Apabila setelah pukul 15:00 Waktu Indonesia, harga naik namun masih tidak dapat menembus target EURUSD (1.1589), saat pergerakan pasar tidak dapat naik lebih tinggi lagi maka dapat mengambil posisi Jual (Sell) dengan menetapkan stop-loss (SL) sebesar 18 poin. Setelah mendapatkan profit, segera menutup posisi Anda.
Apabila setelah pukul 15:00 Waktu Indonesia Barat, harga pasar turun dan tidak dapat menembus angka di atas atau terjadi false breakout, saat pergerakan pasar tidak dapat menembus turun lebih rendah dan dengan jelas terjadi koreksi harga, maka dapat mencari titik koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy) dengan menetapkan stop-loss (SL) sebesar 18 poin. Setelah mendapatkan profit, segera menutup posisi Anda.
4. Strategi USDJPY
Poin pembelian: Pada (114.43), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (114.63/114.73/114.83).
Poin penjualan: Pada (114.23) bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 13 poin dan target take-profit (TP) berada di (113.93\113.83\113.73).
5. Strategi USDCAD
Poin pembelian: Pada (1.2399), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.2423/1.2433/1.2443).
Poin penjualan: Pada (1.2380), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.2353/1.2343/1.2333).
6. Strategi USDCHF
Poin pembelian: Pada (0.9253), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.9273/0.9283/0.9293).
Poin penjualan: Pada (0.9235), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.9213/0.9203/0.9193).
7. Strategi AUDUSD
Poin pembelian: Pada (0.7423), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.7443/0.7453/0.7463).
Poin penjualan: Jika turun dan harga menembus (0.7400), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 13 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.7373/0.7363/0.7353).
8. Strategi NZDUSD
Poin pembelian: Pada (0.7089), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.7113/0.7123/0.7133).
Poin penjualan: Pada (0.7063), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 13 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.7033/0.7023/0.7013).
Perhatikan baik-baik strategi di atas, posisi take profit (TP) 1, 2, dan 3, jika harga tidak dapat menembus secara efektif, maka segera ambil posisi jual (jika tidak dapat secara efektif menembus turun maka segera ambil posisi beli). Terapkan stop loss (SL) sebesar 18-23 poin sudah cukup, setelah mendapatkan profit boleh tutup posisi. Cepat masuk dan keluar dari pasar. Ketika perubahan pasar sudah dikonformasi, dapat ubah stop loss dan untuk mendapatkan profit hingga 30-7 poin bukanlah masalah besar.
Strategi untuk Mengeksekusi Posisi
Menggunakan prioritas dari waktu ke waktu, disarankan untuk membuka posisi berdasarkan produk yang terpenting. Secara teori, kecuali untuk hari khusus seperti data Upah Non-Pertanian (NFP) di Amerika Serikat, waktu acuan setiap komoditas tidak seragam. Ada waktu yang cukup untuk memperhatikan strategi dari setiap komoditas. Apakah strategi tersebut memenuhi persyaratan untuk membuka posisi.
Untuk mendapatkan keuntungan setiap harinya, jangan hanya fokus pada 1 komoditas, tetapi terapkan strategi untuk semua produk yang memenuhi syarat untuk melakukan pembukaan posisi. Hanya dengan cara ini kita dapat mencapai keuntungan yang besar dan juga dapat melindungi nilai dari risiko.
Investasi terbesar dalam pengendalian risiko modal yaitu dengan hanya menggunakan 10% dari modal. Menggunakan modal untuk investasi dengan dialokasikan secara merata sesuai dengan sejumlah strategi, dengan demikian investor tidak akan kehilangan kesempatan potensi dari pasar dan juga dapat melakukan lindung nilai untuk mengurangi resiko secara keseluruhan.
Sentimen Bullish Pasar Mulai Mereda, Logam Mulia Meningkat
Analisis Fundamental:
Menurut situs ‘Paper Gold of China’, jumlah perdagangan pada bursa pertukaran emas terbesar di dunia, Exchange Traded Fund (ETF), terhitung tanggal 15 Oktober adalah 982,72 ton, setara dibandingkan hari sebelumnya, dan tercatat penurunan bersih sebesar 7,31 ton pada bulan lalu.
Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada hari Kamis bahwa sejak awal pandemi, jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran untuk pertama kalinya telah turun di bawah 300.000, lebih rendah dari perkiraan 318.000. Harga produsen grosir naik sebesar 0,5% pada bulan September dan 8,6% dari periode yang sama pada tahun lalu, ini merupakan rekor catatan terbaru yang mencerminkan tekanan inflasi yang berkelanjutan.
Harga emas juga tampaknya sebagian besar mengabaikan peningkatan data ketenagakerjaan AS pekan lalu. Para investor akhirnya menyadari bahwa secara historis, apa pun yang dilakukan The Fed, kenaikan inflasi akan menguntungkan untuk logam mulia. Volatilitas pasar saham lebih lanjut dalam bulan ini juga mungkin akan memicu permintaan aset safe-haven terhadap emas.
Karena dolar AS dan imbal hasil obligasi AS turun dan menyebabkan para investor beralih ke emas batangan untuk melakukan aset lindung nilai terhadap inflasi. Pada hari Kamis, emas sempat mencapai level tertinggi dalam satu bulan, mencatat level tertinggi sejak 15 September di $1.800,42 dan level terendah di $1.786,55, dan akhirnya ditutup pada 1.795,77 dolar AS per ons.
Strategi Investasi Hari Ini:
Pada grafik harian emas, Bollinger Band harga emas melebar, membentuk Golden Cross. Pada grafik 4 jam, Bollinger Band harga emas mengarah ke atas, Stochastic membentuk Death Cross. Pada grafik 1 jam, Bollinger Band harga emas menyempit, Stochastic berada di level rendah. Terdapat konsolidasi kenaikan untuk jangka pendek.
Strategi hari ini adalah Beli di harga rendah, disarankan Buy di 1793.9, terapkan stop loss di 1785.9, target di 1800.9, level resistansi: 1811.9, level support: 1785.9
Pada grafik harian perak, harga perak melebar, Stochastic membentuk Golden Cross; Pada grafik 4 jam, Bollinger Band harga perak melebar, Stochastic berada di level tinggi; Pada grafik 1 jam, Bollinger Band harga perak mengarah ke atas, Stochastic Death Cross. Terdapat konsolidasi kenaikan untuk jangka pendek.
Strategi hari ini adalah Beli di harga rendah, disarankan Buy di 22.90-23.30, terapkan stop loss di 22.80, target di 23.40-23.80, level resistansi: 24.23, level support: 22.71.
Informasi dan Acara Penting Hari Ini:
17:00 Neraca Perdagangan Zona Euro Bulan Agustus Setelah Disesuaikan Secara Musiman
20:30 Penjualan Grosir (MoM) Kanada Bulan Agustus
20:30 Penjualan Ritel (MoM) AS Bulan September,
20:30 Indeks Harga Impor (MoM) AS Bulan September,
20:30 Indeks Manufaktur Federal Reserve New York AS Bulan Oktober
22:00 Nilai awal Indeks Keyakinan Konsumen Universitas Michigan AS Bulan Oktober
22:00 Investori Usaha (MoM) AS Bulan Agustus
00:20 AM, Anggota FOMC Fed Williams Berpartisipasi Dalam Diskusi Panel
Catatan: Informasi rekomendasi operasi hari ini berlaku untuk waktu sistem GMT 02:00-11:00 (HKT10:00-19:00). Untuk rekomendasi operasi pasar malam, pelanggan dapat merujuk pada analisis pasar malam.
EURUSD: Euro Telah Pulih, Namun Prospeknya Masih Tetap Bearish
Pasangan EUR/USD telah naik sejak Kamis, oleh karena imbal hasil obligasi Amerika Serikat yang menurun, terutama pada imbal hasil obligasi riil.
Komentar yang terlontar dari Wakil Ketua The Fed, Richard Clarida, pada hari Kamis yang menyatakan bahwa bank sentral masih berada dalam proces untuk memulai pengurangan skala pembelian aset (tapering), serta turut mendorong imbal hasil obligasi jangka panjang turun, sedangkan ekspektasi inflasi jangka panjang tetap berada pada level tertinggi sepanjang tahun, dengan berbagai permasalahan inflasi yang intens.
Hasilnya, imbal hasil riil pada obligasi 30 tahun pun turun dari titik tinggi di -0.06% pada hari Senin hingga ke -0.20% pada hari Rabu, menunjukkan adanya penurunan 14 basis poin dalam 2 sesi. Penurunan tajam pada imbal hasil riil adalah argumen utama terhadap Dolar pada jangka pendek, sehingga dapat menjelaskan adanya rebound pada mata uang utama dan emas pada beberapa hari belakangan.
Indeks Harga Konsumen Amerika Serikat (The U.S. Consumer Price Index/CPI) dan notulensi dari pertemuan The Fed bukan merupakan agenda utama yang dilihat oleh pasar kemarin. Reaksi dari pasar terhadap angka inflasi pun terbilang kecil, dan begitu pula dengan notulensi The Fed, dan tidak menyatakan apapun yang terbaru. EUR/USD sempat turun setelah rilis CPI, namun berhasil terjadi koreksi dalam satu jam setelahnya.
Perihal analisis teknikal, EUR/USD pun membentuk pattern kenaikan pada hari Rabu, yang merupakan sebuah pola pembalikan bullish dalam terminology candlestick Jepang, yang menandakan adanya prospek bullish dalam jangka pendek.
Dalam time frame 4 jam, kita dapat melihat bahwa terjadi break out pada nilai tukar di wedge yang menurun, dan Bollinger Bands-nya juga berada di bagian atas, sehingga kembali menegaskan prospek yang bullish.
Dalam jangka pendek, Euro dapat kembali naik dan kembali ke zona support sebelumnya di $1.1660-1.1700, namun prospek fundamentalnya tetap bearish sampai nilai tukar mengalami break out pada titik resistance utama, yang harus kita lihat pertama adalah titik teratas pada bulan Juli hingga September di $1.1908.