Emas masih berada di bawah tekanan menuju ke angka $ 1.730 di tengah penguatan dolar AS secara luas. Rencana belanja infrastruktur AS mendorong imbal hasil obligasi rebound. Secara teknis mendukung bears Emas menjelang data AS dirilis. Setelah menghadapi penolakan di atas $ 1.740 pada beberapa kesempatan, Emas melemah pada hari Rabu, pada saat ini pergerakan arah menuju ke angka $ 1.730 di tengah dolar AS dan imbal hasil obligasi meningkat.
Emas tetap dalam posisi defensif, karena dolar As mempertahankan posisi yang lebih tinggi di tengah nada risiko meningkat, karena imbal hasil obligasi melanjutkan tren kenaikannya di tengah harapan rencana belanja infrastruktur $ 2,25 triliun Presiden Joe Biden berhasil lolos dari Kongres.
Pada daftar data terdapat Pemesanan Pabrik Jerman; Cadangan Mata Uang Asing Swiss; PMI Konstruksi Inggris; Indeks Harga Produsen (PPI) Zona Euro; Lelang Surat Utang 10 Tahun Inggris; Pernyataan Kebijakan Moneter ECBZona Euro; Klaim Pengangguran Berkelanjutan AS; Klaim Pengangguran Awal AS; Perubahan Simpanan Gas Alam AS; Lelang Surat Utang 4-Minggu AS dan Pidato Ketua Dewan Gubernur Fed AS, Powell.
Dolar Melambung Akibat Hasil Rapat Fed
Dolar AS sedikit naik terhadap Euro di hari Rabu pasca rilis hasil rapat moneter terkini oleh bank sentral (Fed) AS. Para pembuat kebijakan Fed menyatakan dalam pertemuannya bulan lalu bahwa terlepas dari peningkatan ekonomi AS, Fed masih belum mencapai tujuannya.
Pada waktu penulisan, indeks Dolar (DXY) telah naik 0,13%, membalas kerugian tiga hari berturut-turut, sementara EURUSD yang sebelumnya diperdagangkan lebih tinggi, jatuh 0,10% ke USD 1,1862 per Euro.
Dalam hasil pertemuan moneter tanggal 17 Maret, Fed kembali menyatakan bahwa kebijakan moneter ultra-akomodatif akan tetap ada hingga target pekerjaan dan inflasi terpenuhi dan tidak akan diubah hanya karena perkiraan ekonomi.
Kebanyakan peserta Komite Moneter merasakan bahwa “risiko mengenai prediksi inflasi seimbang.” Namun, beberapa menyatakan bahwa “gangguan pasokan dan permintaan yang kuat dapat mendorong harga sedikit lebih tinggi dari yang diantisipasikan,” berdasarkan hasil pertemuan tersebut.
Imbal hasil obligasi 10 tahun AS sedikit berubah saat hasil pertemuan bank sentral dirilis, yaitu tetap di sekitar 1,65%.
Sementara itu, ekonomi AS pulih lebih cepat dari negara-negara lain di dunia, yang juga didorong oleh vaksinasi dan paket stimulus raksasa, para trader berpikir berapa lama Fed akan mampu mempertahankan kebijakan moneter ultra-akomodatifnya tanpa membuat ekonomi terlalu panas dan inflasi mengambil alih.
Pengetatan kebijakan moneter AS akan membuat Dolar lebih menarik. Pertemuan moneter oleh Fed selanjutnya akan dijadwalkan pada tanggal 27-28 April.
Sementara Euro telah pulih terhadap Dolar sejak awal bulan, mata uang tunggal Eropa tersebut masih tetap merugi 2,7% sejak awal tahun.
Dengan kampanye vaksinasi di Uni Eropa yang melambat, investor tidak terlalu optimis terkait pemulihannya.
Sumber Grafik: Tradingview 07.04.2021
Strategi Emas dan Forex untuk Investasi di Pasar Eropa
Saran untuk Para Investor
Setelah pasang posisi, apabila pergerakan tidak mengikuti arah posisi yang telah diambil kemudian mengalami koreksi dan semakin mendekati harga masuk posisi, maka disarankan menutup posisinya untuk menghindari kerugian.
1. Strategi Emas
Poin Pembelian: Jika menembus di atas (1741) bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi beli, terapkan stop loss (SL) sebesar $5, dan target take profit (TP) pada (1752/1755/1758),
Poin penjualan: Jika harga turun menembus (1736), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar $3 dan target take-profit (TP) pada (1726/1723/1720)
2. Strategi GBPUSD
Poin pembelian: Jika menembus di atas (1.3763), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 16 poin dan target take-profit (TP) pada (1.3873/1.3893/1.3913).
Poin penjualan: Jika harga turun menembus (1.3738), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 16 poin dan target take-profit (TP) pada (1.3703/1.3683/1.3673).
Apabila setelah pukul 15:00 Waktu Indonesia Barat, harga pasar GBPUSD naik dan tidak dapat menembus (1.3763), saat pergerakan pasar tidak dapat naik lebih tinggi lagi maka dapat mencari titik koreksi untuk mengambil posisi Jual (Sell) dengan menetapkan stop-loss (SL) sebesar 18 poin. Setelah mendapatkan profit, segera menutup posisi Anda.
Apabila setelah pukul 15:00 Waktu Indonesia Barat, harga pasar turun dan tidak dapat menembus angka di atas atau terjadi false breakout, saat pergerkaan pasar tidak dapat menembus turun lebih rendah dan dengan jelas terjadi koreksi harga, maka dapat mencari titik koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy) dengan menetapkan stop-loss (SL) sebesar 18 poin. Setelah mendapatkan profit, segera menutup posisi Anda.
3. Strategi EURUSD
Poin pembelian: Jika menembus di atas (1.1883), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.1903/1.1913/1.1923).
Poin penjualan: Jika turun dan menembus (1.1860), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 16 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.1833/1.1823/1.1813).
Apabila setelah pukul 15:00 Waktu Indonesia, harga naik namun masih tidak dapat menembus target EURUSD (1.1879), saat pergerakan pasar tidak dapat naik lebih tinggi lagi maka dapat mengambil posisi Jual (Sell) dengan menetapkan stop-loss (SL) sebesar 18 poin. Setelah mendapatkan profit, segera menutup posisi Anda.
Apabila setelah pukul 15:00 Waktu Indonesia Barat, harga pasar turun dan tidak dapat menembus angka di atas atau terjadi false breakout, saat pergerakan pasar tidak dapat menembus turun lebih rendah dan dengan jelas terjadi koreksi harga, maka dapat mencari titik koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy) dengan menetapkan stop-loss (SL) sebesar 18 poin. Setelah mendapatkan profit, segera menutup posisi Anda.
4. Strategi USDJPY
Poin pembelian: Pada (109.83), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (110.13/110.23/110.33).
Poin penjualan: Pada (109.63), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 13 poin dan target take-profit (TP) berada di (109.33/109.13/109.03).
5. Strategi USDCAD
Poin pembelian: Pada (1.2623), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 13 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.2653/1.2683/1.2693).
Poin penjualan: Pada (1.2600), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 13 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.2573/1.2563/1.2553).
6. Strategi USDCHF
Poin pembelian: Pada (0.9300), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.9323/0.9333/0.9343).
Poin penjualan: Pada (0.9281), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.9260/0.9253/0.9243).
7. Strategi AUDUSD
Poin pembelian: Pada (0.7629), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 13 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.7653/0.7663/0.7673).
Poin penjualan: Jika turun dan harga menembus (0.7606), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 13 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.7573/0.7563/0.7553).
8. Strategi NZDUSD
Poin pembelian: Pada (0.7023), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 13 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.7053/0.7063/0.7073).
Poin penjualan: Pada (0.7008), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 13 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.6973/0.6963/0.6953).
Perhatikan baik-baik strategi di atas, posisi take profit (TP) 1, 2, dan 3, jika harga tidak dapat menembus secara efektif, maka segera ambil posisi jual (jika tidak dapat secara efektif menembus turun maka segera ambil posisi beli). Terapkan stop loss (SL) sebesar 18-23 poin sudah cukup, setelah mendapatkan profit boleh tutup posisi. Cepat masuk dan keluar dari pasar. Ketika perubahan pasar sudah dikonformasi, dapat ubah stop loss dan untuk mendapatkan profit hingga 30-70 poin bukanlah masalah besar.
Strategi untuk Mengeksekusi Posisi
Menggunakan prioritas dari waktu ke waktu, disarankan untuk membuka posisi berdasarkan produk yang terpenting. Secara teori, kecuali untuk hari khusus seperti data Upah Non-Pertanian (NFP) di Amerika Serikat, waktu acuan setiap komoditas tidak seragam. Ada waktu yang cukup untuk memperhatikan strategi dari setiap komoditas. Apakah strategi tersebut memenuhi persyaratan untuk membuka posisi.
Untuk mendapatkan keuntungan setiap harinya, jangan hanya fokus pada 1 komoditas, tetapi terapkan strategi untuk semua produk yang memenuhi syarat untuk melakukan pembukaan posisi. Hanya dengan cara ini kita dapat mencapai keuntungan yang besar dan juga dapat melindungi nilai dari risiko.
Investasi terbesar dalam pengendalian risiko modal yaitu dengan hanya menggunakan 10% dari modal. Menggunakan modal untuk investasi dengan dialokasikan secara merata sesuai dengan sejumlah strategi, dengan demikian investor tidak akan kehilangan kesempatan potensi dari pasar dan juga dapat melakukan lindung nilai untuk mengurangi risiko secara keseluruhan.
Risalah Rapat FOMC Dovish, Mendukung Harga Emas
Pada hari sebelumnya, harga emas berfluktuasi menurun dan meneruskan tren yang stabil. Pada sesi awal setelah konsolidasi kembali bergerak turun. Pada sesi tengah, setelah tertahan support di sekitar 1735, harga emas koreksi rebound. Pada sesi akhir, lagi-lagi terjadi penurunan hingga ke sekitar 1730 lalu kembali rebound hingga 1743. Selanjutnya terus mengalami penurunan dan akhirnya ditutup pada 1737.4.
Analisis Fundamental
Dari sisi berita, risalah pertemuan the Fed mengenai kebijakan moneter pada bulan Maret menunjukkan sikap dovish, dan tata cara perkataannya jauh lebih lembut daripada penyataan pada pertemuan sebelumnya. Selain itu, Yellen terus berbicara tentang rencana infrastruktur milik Biden dan “rencana” mengumpulkan dana. Sentimen pasar investasi saat ini cenderung lebih berhati-hati, dan harga emas terus mengalami fluktuasi ke titik tinggi di bawah dukungan dari hal ini, juga sedang menunggu kelanjutan dari penembusan struktur saat ini.
Analisis Teknikal
Pada grafik harian, terlihat harga emas kembali retrace dan hanya dapat menyelesaikan konfirmasi pengujian ulang pada area dasar channel kemudian kembali rebound sehingga membentuk struktur huruf N yang mendukung rebound untuk terus berlanjut. Jika dikombinasikan dengan pergerakan koreksi rebound harga emas yang sudah dikonfirmasi, dan juga dengan penurunan perlahan dari middle band telah membentuk 2 posisi yang menarik perhatian. Jadi, apakah kali ini sudah membentuk persiapan yang cukup untuk koreksi lebih lanjut?
Pada grafik 4 jam, sebelumnya kami telah menentukan $1,875 sebagai titik awal pergerakan harga emas belakangan ini, dan ini dapat membentuk struktur 5 gelombang, dimana pergerakan koreksi dari gelombang ke-4 menciptakan ekspektasi besar terhadap pergerakan gelombang ke-5. Tetapi retracement harga emas minggu lalu tidak berhasil mencapai level rendah yang baru, kemudian rebound hingga menembus naik dari pivot point $1,719, sehingga struktur gelombang ini menjadi rusak. Untuk membentuk ulang struktur tersebut, maka ada 2 skenario: Pertama, jika gelombang impulsif adalah gelombang penurunan, harga emas telah membentuk struktur double bottom sehingga pergerakan gelombang 4 korektif terbilang cukup rumit, tetapi ini masih masuk akal mengingat pergerakan gelombang 2 korektif relatif sederhana. Karena itu, penting untuk diperhatikan apakah pergerakan harga emas saat ini dapat membentuk struktur rebound.
Jika kenaikan harga emas tidak dapat menembus resistansi di posisi $1,785, maka kita dapat menunggu pergerakan gelombang ke-5 setelah koreksi berakhir. Skenario kedua adalah potensi terbentuknya struktur huruf N yang mengindikasikan terjadinya pembalikan arah, tetapi harga emas perlu menembus level tinggi rebound sebelumnya di $1,755 terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan konfirmasi pullback pada struktur sebelumnya, setelah itu baru berpotensi untuk mendorong tindak lanjut bullish. Risalah pertemuan The Fed yang diumumkan kemarin menunjukkan sikap dovish, dan tidak ada tanda-tanda hawkish. Oleh karena itu, meskipun fluktuasi pada harga emas mengalami penurunan tetapi jaraknya tidak terlalu besar, dan dalam 1 hari dapat dengan cepat pulih sehingga perubahan struktur akan terus berlanjut. Hal ini membutuhkan beberapa waktu untuk memberikan panduan lebih lanjut. Oleh karena itu, investor disarankan untuk menindaklanjuti pengujian uang rebound harga emas saat ini dengan hati-hati, dan untuk sementara atur kisaran harga dalam transaksi jangka pendek!
Strategi investasi malam
Berhati-hatilah ketika berinvestasi di malam hari dan ambil posisi Jual (Sell) di harga tinggi. Ambil posisi Jual (sell) di 1749.0-1755.0, terapkan stop loss di 1760.0, target di 1733.0-1742.0, level resistensi: 1755.0, level support: 1720.0.
Data penting malam ini
19:30 Risalah Rapat Kebijakan Moneter Bank Sentral Eropa bulan Maret
20:30 Klaim Tunjangan Pengangguran Awal AS hingga minggu lalu
22:30 Georgieva selalu Ketua Dana Moneter Internasional (IMF), Powell selaku Ketua Federal Reserve, dan Iweala selaku Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), menyampaikan pidato tentang ekonomi global pada pertemuan musim semi antara Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia
00:00 (keesokan hari) Powell selaku Ketua Federal Reserve berpartisipasi dalam webinar tentang ekonomi global yang diselenggarakan oleh Dana Moneter Internasional (IMF)
Catatan
Ulasan malam hari ini berlaku selama waktu sistem GMT 09:30-20:00 (HKT17:30-04:00).
Pasar Menunggu Panduan dari Hasil Pertemuan FOMC
Pada hari sebelumnya, harga emas berfluktuasi menunjukkan pergerakan ke atas dan melanjutkan tren rebound. pada sesi awal mengalami konsolidasi dan stabil sekitar 1727 dan kemudian diuji kembali. sesi tengah terlihat resistensi dekat 1738 dan dengan cepat kembali ke sekitar 1727 untuk berkonsolidasi dan stabil kemudian gagal naik lagi dan ditutup pada 1743.1.
Analisis Fundamental
Dari sisi berita, setelah data ketenagakerjaan non-pertanian yang dirilis AS jauh melebihi ekspektasi pada pekan lalu, dolar AS tampak menunjukkan keuntungan lebih dengan kinerja yang baik. Dengan hilangnya moving average 200 hari, mendorong harga emas untuk terus rebound. Tetapi karena hasil rapat Federal Reserve akan segera diumumkan, investor harus lebih berhati-hati, hal ini membatasi kinerja rebound pada harga emas saat ini.
Analisis Teknikal
Pada grafik mingguan, pergerakan harga emas minggu lalu di luar perkiraan membentuk sebuah candlestick dragonfly doji, dan telah naik kembali hingga posisi support yang tentunya akan membatasi tindak lanjut bearish, dan mendukung ekspektasi rebound. Pada grafik harian, terlihat harga emas kembali retrace dan hanya dapat menyelesaikan konfirmasi pengujian ulang pada area dasar channel kemudian kembali rebound sehingga membentuk struktur huruf N yang mendukung rebound untuk terus berlanjut.
Jika dikombinasikan dengan pergerakan koreksi rebound harga emas yang hanya mencapai resistansi awal, dan juga dengan pivot point harga semakin bergerak turun mendekati resistansi berikutnya, maka rebound harga emas hari ini berpotensi menyelesaikan rebound pada resistansi tersebut.
Pada grafik 4 jam, sebelumnya kami telah menentukan $1,875 sebagai titik awal pergerakan harga emas belakangan ini, dan ini dapat membentuk struktur 5 gelombang, dimana pergerakan koreksi dari gelombang ke-4 menciptakan ekspektasi besar terhadap pergerakan gelombang ke-5. Tetapi retracement harga emas minggu lalu tidak berhasil mencapai level rendah yang baru, kemudian rebound hingga menembus naik dari pivot point $1,719, sehingga struktur gelombang ini menjadi rusak.
Untuk membentuk ulang struktur tersebut, maka ada 2 skenario: Pertama, jika gelombang impulsif adalah gelombang penurunan, harga emas telah membentuk struktur double bottom sehingga pergerakan gelombang 4 korektif terbilang cukup rumit, tetapi ini masih masuk akal mengingat pergerakan gelombang 2 korektif relatif sederhana. Karena itu, penting untuk diperhatikan apakah pergerakan harga emas saat ini dapat membentuk struktur rebound.
Jika kenaikan harga emas tidak dapat menembus resistansi di posisi $1,785, maka kita dapat menunggu pergerakan gelombang ke-5 setelah koreksi berakhir. Skenario kedua adalah potensi terbentuknya struktur huruf N yang mengindikasikan terjadinya pembalikan arah, tetapi harga emas perlu menembus level tinggi rebound sebelumnya di $1,755 terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan konfirmasi pullback pada struktur sebelumnya, setelah itu baru berpotensi untuk mendorong tindak lanjut bullish. Dari kedua skenario di atas, kami lebih condong pada skenario pertama. Oleh karena itu, investor disarankan untuk terus memperhatikan ruang rebound harga emas saat ini.
Strategi Investasi Malam
Berhati-hatilah ketika berinvestasi di malam hari dan ambil posisi Jual (Sell) di harga tinggi. Ambil posisi Jual (sell) di 1749.0-1755.0, terapkan stop loss di 1760.0, target di 1732.0-1742.0, level resistensi: 1755.0, level support: 1720.0.
Data Penting Malam Ini
20:30 Neraca Perdagangan AS bulan Februari
21:00 Pidato oleh Evans dari Federal Reserve AS
22:30 Perubahan Persediaan Minyak Mentah EIA AS minggu lalu
02:00 Keesokan harinya, Federal Reserve mengumumkan Hasil pertemuan kebijakan moneter bulan Maret
03:00 Keesokan harinya, Perubahan Kredit Konsumen AS bulan Februari
Catatan
Ulasan malam hari ini berlaku selama waktu sistem GMT 09:30-20:00 (HKT17:30-04:00).
Kenaikan Dolar AS dan Imbal Hasil Obligasi AS Meningkatkan Momentum Emas
Analisis Fundamental
Menurut situs Paper Gold of China, jumlah perdagangan pada bursa pertukaran emas terbesar di dunia Exchange Traded Fund (ETF) terhitung tanggal 7 April adalah 1029,04 ton, dengan pengurangan 3,79 ton dibandingkan hari sebelumnya, dan tercatat pengurangan bersih sebesar 8,46 ton dalam bulan ini.
Karena pelemahan dolar AS dan imbal hasil obligasi AS telah mendukung harga emas, penurunan imbal hasil obligasi AS telah meningkatkan daya tarik terhadap emas yang merupakan aset tanpa imbal hasil, dan melemahnya dolar AS telah membuat emas lebih menarik bagi investor untuk pemegang mata uang lainnya.
Pada Selasa, harga emas naik, emas spot sempat naik 1%, mencapai kembali titik tertingginya sejak tanggal 25 Maret menjadi $1.745,29 per ons, kemudian ditutup pada $1.743,11 per ons, dan diperkirakan akan menuju level resistensi berikutnya di $1.753 per ons.
Strategi Investasi Hari Ini
Pada grafik harian emas, Bollinger Bands harga emas menyempit, Stochastic berada di area tinggi. Pada grafik 4 jam, harga emas mengarah ke atas, Stochastic berada di area tinggi: Pada grafik 1 jam, Bollinger Band harga emas mengarah ke atas, Stochastic membentuk Golden Cross. Terdapat konsolidasi koreksi untuk jangka pendek.
Strategi hari ini adalah Beli di harga rendah, disarankan Beli (Buy) di 1726.4-1737.4, terapkan stop loss di 1724.4, target di 1742.4-1750.4, level resistensi: 1766.4, level support: 1719.4.
Pada grafik harian perak, Bollinger Bands harga perak menyempit, Stochastic membentuk Golden Cross; Pada grafik 4 jam, Bollinger Bands harga perak mengarah ke atas, Stochastic Death Cross: Pada grafik 1 jam, Bollinger Bands harga perak mengarah ke atas, Stochastic berada di area rendah. Terdapat konsolidasi koreksi untuk jangka pendek.
Strategi hari ini adalah Beli di harga rendah, disarankan Beli (Buy) di 24.67-25.07, terapkan stop loss di 24.57, target di 25.17-25.57, level resistensi: 25.82, level support: 24.48.
Informasi dan Acara Penting Hari Ini
16:00 Cadangan Devisa (100 Juta Dolar AS) China Bulan March
16:30 Markit Nilai Akhir Industri Jasa PMI Inggris Raya Maret
20:30 Neraca Perdagangan (100 Juta Dolar Kanada) Kanada Bulan Februari
20:30 Akun Perdagangan (100 Juta Dolar AS) AS Bulan Februari
22:00 (PMI) Ivey Telah Tersesuaikan Musim Kanada Bulan Maret
22:30 Perubahan Persediaan Minyak Mentah EIA Mingguan AS Hingga Tanggal 2 April
21:00 Presiden Fed Chicago Evans Memberikan Pidato Online Tentang Kondisi Ekonomi Saat Ini Dan Kebijakan Moneter
23:00 Presiden Fed Dallas Kaplan Berpartisipasi Dalam Sesi Tanya Jawab
00:00 AM, Ketua Federal Reserve Richmond, Thomas Barkin Menyampaikan Pidato Tentang Prospek Kebijakan Moneter, Dampak Pasar Tenaga Kerja, Dan Masalah Lainnya.
01:00 AM 2021 Komite Pemungutan Suara FOMC Dan Ketua Fed San Francisco Daley Membahas Ekonomi, Perubahan Iklim, Dan Ketidaksetaraan Ekonomi Dalam Seminar
02:00 AM, Federal Reserve Mengumumkan Risalah Pertemuan Kebijakan Moneter
Catatan
Informasi rekomendasi operasi hari ini berlaku untuk waktu sistem GMT 02:00-11:00 (HKT10:00-19:00). Untuk rekomendasi operasi pasar malam, pelanggan dapat merujuk pada analisis pasar malam.
Harga Emas Rebound Pasca Rencana Infrastuktur Joe Biden
Harga emas telah rebound dalam beberapa hari terakhir dan kembali mendekati titik tingginya di bulan Maret. Logam mulia tersebut mendapat keuntungan jangka pendek dari konsolidasi suku bunga jangka panjang dan juga dari rencana investasi infrastruktur AS.
Joe Biden memperkenalkan bagian pertama dari rencana tersebut lebih kecil dari yang diprediksikan pada minggu lalu, yaitu USD 2,3 triliun dibanding perkiraan awal di kisaran USD 3 triliun dan USD 4 triliun, tapi akan diikuti dengan bagian keduanya di musim panas ini.
RUU ini memberi dampak positif bagi emas di kondisi saat ini di mana pasar khawatir inflasi mengalami slippage dan utang yang berada dalam tingkatan yang belum pernah muncul sejak Perang Dunia II.
Dengan begitu, proyeksi emas masih turun. Meskipun suku bunga telah berkonsolidasi dalam beberapa hari terakhir, tren tetap naik. Selama suku bungadi AS tetap naik, pasar obligasi akan nampak lebih menarik, yang selanjutnya menekan emas.
Terkait analisis teknikal, tren utamaturun sejak musim gugur tahun lalu. Namun, sejak mencapai titik rendahnya pada Mei 2020 di sekitar USD 1.660, emas telah berkonsolidasi antara level dukungan ini dan titik rendahnya pada November 2020 di USD 1.764, yang ditembus di akhir Februari.
Di bawah USD 1.764, prediksi turun terus mendominasi. Pembalikkan harga di dekat titik resistansi ini dapat menjadi titik harga menarik untuk kembali ke arah tren utama.
Prediksi naik dapat muncul lagi jika harga emas menembus resistansi tersebut. Harga emas selanjutnya akan membentuk pola pembalikkanturun “double bottom” yang akan membuka jalan agar emas bisa kembali ke titik puncak saluran turun jangka panjangnya.
Sederhananya, perkiraan pelaku pasar di perekonomian global akan membentuk tren emas. Semakin optimis investor terhadap ekonomi, semakin naik suku bunga jangka panjangnya yang akan menekan emas (dan sebaliknya).
Sumber Grafik: Tradingview 06.04.2021
Data Upah Non-Pertanian (NFP) Lebih Baik dari Ekspektasi, Mendorong Tiga Indeks Saham Utama AS Meningkat Tajam
Data yang dirilis oleh Departemen ketenagakerjaan AS pada hari Jumat menunjukkan bahwa Upah Non-Pertanian (NFP)AS meningkat sebesar 916.000 pada bulan Maret, peningkatan terbesar sejak Agustus tahun lalu.
Data pada bulan Februari direvisi dan meningkat 468.000 pekerjaan, dibandingkan dengan peningkatan 379.000 pekerjaan dari nilai sebelumnya. Ekonom yang diwawancarai oleh Reuters sebelumnya memperkirakan bahwa Upah Non-Pertanian (NFP)diharapkan meningkat 675.000 di bulan Maret.
Para ekonom memperkirakan bahwa dengan pemulihan ekonomi dan dimulainya pengeluaran stimulus, ekonomi akan menjadi sangat kuat di kuartal kedua, yang seharusnya menguntungkan untuk pasar saham – kecuali jika suku bunga naik terlalu cepat.
Di bulan April, indeks saham utama naik tajam. Pada hari Kamis, Indeks S&P 500 naik 1,2% mencapai rekor tertinggi dan ditutup pada 4.019,87 poin. Pada saat yang sama, Dow Jones Industrial Average naik lebih dari 170 poin dan Nasdaq Composite melonjak 1,8%.
Pada hari data Upah Non-Pertanian (NFP)AS diriliskan bertepatan dengan hari libur nasional di Hong Kong, dan pasar ditutup. Bullish yang disebutkan diatas diyakini akan mendorong Indeks Hang Seng Hong Kong HHK50 naik mengikuti pasar saham AS pada pembukaan pasar hari Rabu setelah liburan .
Saran untuk Para Investor
Setelah pasang posisi, apabila pergerakan tidak mengikuti arah posisi yang telah diambil kemudian mengalami koreksi dan semakin mendekati harga masuk posisi, maka disarankan menutup posisinya untuk menghindari kerugian.
Posisi Buy: Harga menembus posisi (29150) atau terjadi Gap Up pada pembukaan pasar, bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 80 poin. jika terkena stop loss, incar rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), dengan target mengikuti target sell yang tercantum.
Target Buy pertama di (29419), target kedua di (29545), target ketiga di (29652), dan target keempat di (29736).
Posisi Entri Sell: Jika harga turun menembus (28950), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 80 poin, dan apabila terkena stop-loss (SL) bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), mengikuti sesuai dengan target buy yang tercantum.
Target sell pertama di (28636), target kedua di (28527), target ketiga di (28441), dan target keempat di (28349).
Perhatikan empat poin untuk stoploss, jika posisi Beli (Buy) tidak dapat menembus, bisa tutup posisinya dan pindah ke posisi Jual (Sell). Jika posisi Jual (Sell) tidak dapat menembus, bisa tutup posisinya dan pindah ke posisi Beli (Buy). Atau dapat memperhatikan grafik satu menit dapat menembus dan bergerak stabil di atas garis moving average 20 hari (MA20), dapat mengincar rebound untuk masuk posisi Buy (Sell)/Beli (Buy), terapkan stoploss sebesar (80) poin, target: 120 \ 150 \ 180 poin.
Strategi berlaku hingga penutupan pasar hari ini.
BTCUSD Memperpanjang Keuntungan di Hari Senin Paskah, JPM Menetapkan Target Jangka Panjang
Bitcoin terkoreksi tajam pada hari Sabtu dari sekitar $59,500 di Sabtu pagi ke $56,800 di Sabtu malam, jatuh sebesar 5% dalam 10 jam. Mata uang kripto ini berusaha untuk rebound di hari Minggu meskipun tidak terlalu diyakini karena BTCUSD diperdagangkan lebih dekat ke posisi $57,000 di Minggu pagi.
Analisis teknikal menggambarkan konteks yang cenderung tidak bagus untuk BTCUSD pada sesi hari ini. Memang Bitcoin menembus ke bawah garis tren jangka panjang pada 22 Maret sebelum rebound, yang kemudian tertahan pada tanggal 30 Maret oleh garis tren lama yang sebelumnya telah ditembus, sehingga mengonfirmasi penerobosan tersebut.
Meskipun Bitcoin nampaknya tertunda untuk pembalikkan tren turun, aksi perdagangan selanjutnya mendorong aset kripto tersebut kembali ke $59,000. Pergerakan di atas $60,000 nampaknya akan kembali memicu tren naik, tetapi hanya perdagangan di garis tren lama sekitar $61,500 yang akan mengonfirmasi kelanjutan tren naik tersebut.
Di sisi lain, di luar konteks grafik yang untuk saat ini masih menyarankan trader untuk waspada karena kita akan memasuki titik penting $60,000, beberapa pendapat berpengaruh terus memberikan proyeksi yang ambisius untuk Bitcoin. Hal ini khususnya benar untuk JP Morgan, yang akhir-akhir ini menyatakan pandangannya terhadap Bitcoin dalam sebuah analisis.
JP Morgan memberikan target $130,000 untuk BTCUSD.
Dalam sebuah laporan yang dirilis akhir pekan kemarin, bank JP Morgan mengestimasikan bahwa Bitcoin dapat mencapai rekor baru dengan cepat, berkat penurunan volatilitasnya.
Bank menyatakan bahwa volatilitas harga Bitcoin telah menurun di beberapa minggu terakhir, membuat mata uang kripto tersebut lebih diterima oleh berbagai institusi yang mencari aset dengan korelasi rendah (bersama dengan pasar saham) untuk lebih meragamkan portofolio investasinya.
Pengaplikasian Bitcoin oleh institusi “nampaknya untuk memotong pergerakan terkini di struktur korelasi Bitcoin yang relatif ke kelas aset tradisional,” kata pihak bank.
Hal ini menjelaskan bahwa salah satu hambatan utama untuk mengadopsi institusional mata uang kripto adalah volatilitasnya yang sangat tinggi, yang meledak pada tahun 2020 ketika Bitcoin meningkat lebih dari tiga kali lipat. Dari perspektif manajemen risiko, volatilitas yang tinggi “bertindak sebagai hambatan untuk pengadopsian kelembagaan yang lebih besar,” kata JPMorgan.
Salah satu aset yang terkena dampak negatif dari pertumbuhan bitcoin di antara institusi adalah emas, yang telah mengalami outflow sehingga $20 miliar sejak pertengahan Oktober, dibandingkan dengan $7 miliar dalam inflow ke bitcoin selama periode yang sama, menurut pihak bank.
“Mengingat pentingnya investasi keuangan dalam emas, setiap emas sebagai mata uang ‘alternatif’ menyiratkan kenaikan tajam dalam bitcoin dalam jangka panjang,” kata JPMorgan.
Dengan demikian, bank mencatat target harga jangka panjang di posisi $130,000, yang mewakili potensi kenaikan lebih dari 120% dari level saat ini.
“Secara mekanis, harga Bitcoin perlu mencapai $130,000 untuk menyamai total investasi sektor swasta dalam emas,” kata JPMorgan.
Ingat bahwa JPMorgan sebelumnya mencatat target harga jangka panjang di posisi $146,000 untuk Bitcoin, tetapi target itu telah direvisi turun karena harga emas baru-baru ini turun dari puncak di posisi $1,900/troy ons.
“Penurunan harga emas secara mekanis telah mengurangi perkiraan potensi kenaikan untuk bitcoin sebagai alternatif digital untuk emas tradisional, dengan asumsi penyetaraan dengan bobot emas dalam portofolio,” pihak bank menjelaskan.
Target harga jangka panjang JPMorgan untuk bitcoin didasarkan pada gagasan bahwa volatilitas bitcoin akan bertemu dengan emas. Namun, selama 3 bulan terakhir, volatilitas bitcoin telah melampaui 80%, dibandingkan dengan emas yang hanya lebih dari 15%.
“Konvergensi volatilitas antara bitcoin dan emas tidak mungkin terjadi dengan cepat dan kemungkinan akan menjadi proses tahunan. Ini menyiratkan bahwa tujuan teoretis dari harga bitcoin di atas $130,000 harus dianggap sebagai tujuan jangka panjang,” kata JPMorgan.
Sumber grafik:Tradingview: 05.04.2021
Strategi Emas dan Forex untuk Inventasi di Pasar Eropa
Saran untuk Para Investor
Setelah pasang posisi, apabila pergerakan tidak mengikuti arah posisi yang telah diambil kemudian mengalami koreksi dan semakin mendekati harga masuk posisi, maka disarankan menutup posisinya untuk menghindari kerugian.
1. Strategi Emas
Poin Pembelian: Jika menembus (1735) bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi beli, terapkan stop loss (SL) sebesar $5, dan target take profit (TP) berada di (1744/1747/1750),
Poin penjualan: Jika harga turun menembus (1730), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar $5 dan target take-profit (TP) berada di (1724/1721/1718)
2. Strategi GBPUSD
Poin pembelian: Jika menembus (1.3908), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 16 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.3943/1.3963/1.3973).
Poin penjualan: Jika turun dan harga menembus (1.3880), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 16 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.3853/1.3843/1.3833).
Apabila setelah pukul 15:00 Waktu Indonesia Barat, harga pasar GBPUSD naik dan tidak dapat menembus (1.3908), saat pergerakan pasar tidak dapat naik lebih tinggi lagi maka dapat mencari titik koreksi untuk mengambil posisi Jual (Sell) dengan menetapkan stop-loss (SL) sebesar 18 poin. Setelah mendapatkan profit, segera menutup posisi Anda.
Apabila setelah pukul 15:00 Waktu Indonesia Barat, harga pasar turun dan tidak dapat menembus target atau terjadi penembusan palsu, saat pergerkaan pasar tidak dapat menembus turun lebih rendah dan dengan jelas terjadi koreksi harga, maka dapat mencari titik koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy) dengan menetapkan stop-loss (SL) sebesar 18 poin. Setelah mendapatkan profit, segera menutup posisi Anda.
3. Strategi EURUSD
Poin pembelian: Jika menembus (1.1809), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 13 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.1843/1.1853/1.1863).
Poin penjualan: Jika turun dan harga menembus (1.1793), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 13 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.1763/1.1753/1.1743).
Apabila setelah pukul 15:00 Waktu Indonesia, harga naik namun masih tidak dapat menembus target EURUSD (1.1809), saat pergerakan pasar tidak dapat naik lebih tinggi lagi maka dapat mengambil posisi Jual (Sell) dengan menetapkan stop-loss (SL) sebesar 18 poin. Setelah mendapatkan profit, segera menutup posisi Anda.
Apabila setelah pukul 15:00 Waktu Indonesia Barat, harga pasar turun dan tidak dapat menembus target atau terjadi penembusan palsu, saat pergerkaan pasar tidak dapat menembus turun lebih rendah dan dengan jelas terjadi koreksi harga, maka dapat mencari titik koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy) dengan menetapkan stop-loss (SL) sebesar 18 poin. Setelah mendapatkan profit, segera menutup posisi Anda.
4. Strategi USDJPY
Poin pembelian: pada (110.43), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (110.63/110.73/110.83).
Poin penjualan: Pada (110.30), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (110.13/110.03/109.93).
5. Strategi USDCAD
Poin pembelian: Pada (1.2545), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 13 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.2573/1.2583/1.2593).
Poin penjualan: Pada (1.2527), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (1.2503/1.2493/1.2483).
6. Strategi USDCHF
Poin pembelian: Pada (0.9385), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.9403/0.9413/0.9423).
Poin penjualan: Pada (0.9371), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.9353/0.9343/0.9333).
7. Strategi AUDUSD
Poin pembelian: Pada (0.7649), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 13 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.7683/O.7703/0.7713).
Poin penjualan: Jika turun dan harga menembus (0.7628), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 16 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.7593/0.7583/0.7573).
8. Strategi NZDUSD
Poin pembelian: Pada (0.7058), bisa mencari koreksi untuk mengambil posisi Beli (Buy), terapkan stop-loss (SL) sebesar 10 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.7083/0.7093/0.7103).
Poin penjualan: Pada (0.7038), bisa mencari rebound untuk mengambil posisi Jual (Sell), terapkan stop-loss (SL) sebesar 13 poin dan target take-profit (TP) berada di (0.7013/0.7003/0.6993).
Perhatikan baik-baik strategi di atas, posisi take profit (TP) 1, 2, dan 3, jika harga tidak dapat menembus secara efektif, maka segera ambil posisi jual (jika tidak dapat secara efektif menembus turun maka segera ambil posisi beli). Terapkan stop loss (SL) sebesar 18-23 poin sudah cukup, setelah mendapatkan profit boleh tutup posisi. Cepat masuk dan keluar dari pasar. Ketika perubahan pasar sudah dikonformasi, dapat ubah stop loss dan untuk mendapatkan profit hingga 30-70 poin bukanlah masalah besar.
Strategi untuk Mengeksekusi Posisi
Menggunakan prioritas dari waktu ke waktu, disarankan untuk membuka posisi berdasarkan produk yang terpenting. Secara teori, kecuali untuk hari khusus seperti data Upah Non-Pertanian (NFP) di Amerika Serikat, waktu acuan setiap komoditas tidak seragam. Ada waktu yang cukup untuk memperhatikan strategi dari setiap komoditas. Apakah strategi tersebut memenuhi persyaratan untuk membuka posisi.
Untuk mendapatkan keuntungan setiap harinya, jangan hanya fokus pada 1 komoditas, tetapi terapkan strategi untuk semua produk yang memenuhi syarat untuk melakukan pembukaan posisi. Hanya dengan cara ini kita dapat mencapai keuntungan yang besar dan juga dapat melindungi nilai dari risiko.
Investasi terbesar dalam pengendalian risiko modal yaitu dengan hanya menggunakan 10% dari modalnya. Menggunakan modalnya untuk investasi dengan dialokasikan secara merata sesuai dengan sejumlah strategi, dengan demikian investor tidak akan kehilangan kesempatan potensi dari pasar dan juga dapat melakukan lindung nilai untuk mengurangi risiko secara keseluruhan.